Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 49


__ADS_3

Putri Bintang menangis melihat Panglima yama yang kesakitan.


" Yama? " Putri Bintang


Yama mendengar suara Putri Bintang dan segera bangun dalam keadaan terikat.


" Putri? " Panglima Yama


" Aku tahu kau tidak salah " Putri Bintang


" aku gak tahu apa yang mereka salah kan? mereka gak ada yang mau bilang , aku gak ngerti ada apa Bintang " Panglima Yama


" Sebenar nya kamu di tuduh memperkosa Dayang Mina dengan bukti pedang mu tertinggal di kamar dayang Mina " Putri Bintang


" Apa? Bukan nya malam itu aku bersama mu terus? " Panglima Yama


" Ya, aku tahu, makanya aku bilang kamu gak salah, tapi aku harus buktikan kamu gak salah Yama " Putri Bintang


" Bagaimana caranya? " Panglima Yama


" Aku akan bantu dayang Mina sadar, dan hanya dia yang bisa membantu kita Yama " Putri Bintang


" Baik lah, kamu jangan menangis, aku baik - baik saja, aku akan tunggu kamu disini " Panglima Yama


" Bagaimana aku gak nangis, aku gak bisa lihat kamu terluka dan di siksa seperti ini " Putri Bintang


" Tenang saja, kita akan bisa melewati semua masalah ini, hanya perlu kesabaran Bintang " Panglima Yama


" Putri! " Teriakan Raja


Putri Bintang menoleh ke belakang " ayah? "


" Keluar kau! " Raja


" ayah, dia gak salah ayah " Putri Bintang


" Hentikan Putri, dia sudah jelas bersalah jangan membela, kita sudah ada bukti, jadi tidak bisa kita katakan dia tidak salah " Raja


" Tapi Ayah ... " Putri Bintang


" Bawa Putri kembali ke istana " raja


" tidak ayah! Jangan sentuh aku, lepaskan " Putri Bintang di ajak oleh prajurit untuk pergi


" Maafkan kami Putri , ini perintah Raja " Prajurit


Aaahhhhh ... teriakan Panglima Yama dari penjara. Putri Bintang sangat sedih mendengar suara jeritan Panglima Yama yang tidak bersalah.


Putri Bintang kembali ketempat dayang mina, Putri bintang memohon untuk dayang Mina sadar.


Raja yang di penjara menyiksa Panglima Yama untuk mengaku, Panglima yama tidak mau mengaku, karena tahu dia tidak pernah melakukan tuduhan yang dikatakan Putri Bintang tadi.


Panglima Yama pun akhirnya pingsan, prajurit melepaskan Panglima Yama yang tidak sadar kan diri. Raja dan para prajurit meninggalkan penjara.

__ADS_1


Tak lama setelah Raja pergi, Selir pun datang sendiri menemui Panglima Yama. Prajurit memberikan Selir masuk penjara untuk bicara. Saat Selir masuk Panglima Yama pun sadar.


" Selir " Panglima Yama lemas


" Bagaimana rasanya Yama? " selir


" Hamba tidak salah selir " Panglima Yama


" Hentikan! Akui saja apa yang mereka tanyakan yama " Selir


" Maksud Selir? " panglima Yama


" Jika kau mau mengakui maka Putri Bintang selamat tapi jika kau tidak mau mengakui, aku pastikan sebelum kamu keluar penjara, Putri Bintang sudah tiada " Selir


" selir! " Panglima Yama teriak


" Tidak usah teriak! Aku tidak mengancam tapi memberikan kau pilihan " Selir


" Hentikan Selir, aku masih kerabat mu " Panglima Yama


" Kasian! Karena kau kerabat ku lah, aku membantu meringankan beban mu " Selir


" Kenapa kau sangat kejam seperti ular? " Panglima yama


" Aku tidak peduli apa yang katakan, jika kau mengakui maka Putri bintang akan selamat tapi jika tidak maka Putri Bintang bernasib sama dengan dayang Mina " selir


" Aku tahu sekarang, ini pasti ulah mu, kau sudah menjebak ku, kini kau ingin mendapatkan keuntungan dari hal itu " Panglima yama


" Pilih saja yang mana kamu suka, aku akan mendukung mu, aku selalu baik, apa sih yang tidak baik aku lakukan Yama " Selir


" terserah " Selir meninggalkan penjara


" selirrrrrr .... !!! " Panglima Yama


Selir meninggalkan Panglima Yama, Panglima yama tidak mau jika Putri Bintang kenapa - kenapa, namun dia juga tidak bisa mengakui hal yang tidak pernah ia lakukan. Kini panglima Yama menunggu Putri Bintang.


** Istana Putri Bintang


" Raja tiba ... " Prajurit


" Hormat kami baginda " semua orang


" Tinggalkan kami berdua " perintah Raja


Semua pergi dari kamar Bintang ...


" Putri, kau harus bisa kejam kepada orang yang bersalah " raja


" Ayah, Panglima Yama tidak bersalah apa Ayah " Putri Bintang


" Ayah tahu kamu memiliki hati lembut dan tidak ingin masa depan mu hancur tapi jika seseorang berbuat salah, kita pantas menghukumnya, jika tidak dia akan melakukan tindakan sama di kemudian hari nak " Raja menasihati


" Ayah, kau harus menunggu Dayang Mina bangun dan menanyakan apa sebenarnya terjadi, percaya lah sama aku Ayah aku berani tanggung jawab bahwa dia tidak bersalah " Putri Bintang

__ADS_1


" Hentikan Putri kau sudah terlalu jauh membela Panglima Yama, dia hanya orang rendahan bukan sederajat dengan kita nak " Raja


" Semua orang sama di mata Tuhan bukan dilihat dari kedudukan ayah, dan aku saat itu bersama nya, jadi aku tahu bahwa dia tidak bersalah Ayah " Putri Bintang


" Ayah tahu kebaikan mu, tapi jangan membela seseorang sampai segitunya " Raja


" Aku gak tahu harus bicara apa dengan Ayah, aku mengatakan sejujur nya Ayah " Putri Bintang


" Istirahat lah Putri, Ayah tahu kamu sedang lelah " Raja meninggalkan kamar Putri Bintang


Pov Putri Bintang ...


Aku nggak akan biarkan orang tidak bersalah mendapatkan hukuman, aku harus bisa buktikan ke semua orang bahwa dia tidak bersalah.


*** Istana Selir


" Ibu , kenapa ibu senyum - senyum baru datang? " tanya Putri Cahaya


" Kau itu, Ibu senang salah, Ibu kesal salah, mau mu apa sih Putri? " Selir


" Ibu tidak biasa nya , kenapa jadi berubah begini? " Putri Cahaya


" Sudah lah, Ibu banyak memiliki cara untuk membahagiakan kamu nak " Selir


" Ya udah lah terserah Ibu " Putri Cahaya


*** Penjara


" Panglima " Prajurit


" Aku tidak bersalah " Panglima Yama


" Panglima, hamba prajurit anda Panglima " Prajurit


" Kenapa kau berani kemari? kau bisa di hukum mati " Panglima Yama


" Saya akan membebaskan anda Panglima, kita akan pergi dari istana ini " Prajurit


" Tidak, bukan itu yang aku mau. biarkan ini di selesaikan secara pengadilan " Panglima Yama


" Tapi hamba dengar, anda tidak akan pernah di bebaskan namun akan di hukum pancung, tolong pikir kan hal ini, lebih baik kita pergi, anda tidak bersalah, hamba menjadi saksi bahwa saat itu anda pergi tidak membawa Pedang panglima Yama " prajurit


" Sudah, kita terima saja, semua akan berlalu, aku yakin jika kita benar, kita pasti menang, semua percaya hal itu jangan pernah kita meragukan nya " Panglima Yama tetap menolak ajakan kabur dari penjara walau dia tahu hidup nya dalam keadaan bahaya


Prajurit setia Panglima tidak ingin melihat sesorang yang di jadikan panutan " Panglima, hamba akan menggantikan posisi anda, mohon bersabar lah, hamba pasti membantu anda "


Panglima yama senyum kecil merasa masih ada yang percaya dia selain Putri Bintang " Terima kasih kamu sudah baik dengan saya, pergi lah jangan berbuat hal aneh, percayakan pada yang sudah di rencanakan "


Prajurit itu tidak bisa bicara langsung pergi..


** Istana Putri Bintang


Dayang mina mulai sadar kan diri, tabit melihat pergerakan kesehatan Dayang Mina, tabit berusaha membantu dayang Mina sadar, namun dayang Mina belum bisa sadar.

__ADS_1


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


__ADS_2