
Semua masalah di Kerajaan barat telah selesai. Setelah Rakyat merasa lebih tenang mereka pun kembali ke istana, para prajurit yang telah menghianati Raja Tama dihukum seumur hidup di penjara kerajaan. Raja Tama pun merasa tenang dan bahagia.
" Baginda, hamba rasa hamba telah selesai membantu anda, kini saatnya hamba kembali ke Kerajaan Langit " ucap bintang
" Tidak ! Maaf maksud ku, bisa kah kau menginap disini lagi sehari saja? " Permintaan Raja Tama
"" Putri, kita sudah terlalu lama, mari kita kembali " bisik Panglima Yama kepada Putri Bintang
Bintang pun merasa sudah cukup lama " Maaf Baginda, kami sudah terlalu lama, kami harus kembali " ucap Putri Bintang
" Apakah kau menolak? " Tanya Raja Tama
Bintang berpikir lama " Baik lah, kami akan menginap semalam lagi " ucap Putru Bintang
" putri ! " panglima Yama
" Tidak apa Panglima, kali ini aku tidak akan buat ulah kok! " menenangkan Panglima Yama
" Baik lah " Panglima Yama tidak dapat berkata apa lagi
* Malam pun tiba
Bintang duduk di luar kamar nya sendiri, dia melihat Bintang " Aku bernama Bintang mungkin karena Bintang iru banyak dan bisa selalu bersinar, jadi mungkin aku di harapkan bisa hidup bagaikan Bintang " pemikiran Bintang
" hhhmmmm ... " panglima Yama
Bintang kaget " Panglima! " Bintang menoleh ke belakang
" Apa yang sedang anda pikirkan Putri? " tanya Panglima Yama
" Maafkan aku sudah buat kamu bingung dan khawatir selama ini " ucap bintang meminta maaf
" Hentikan, itu tidak masalah, tapi aku mohon jangan pernah buat aku khawatir lagi " ucap Panglima Yama
" Tentu, aku gak bakal seperti ini lagi " Bintang dengan senyum nya
" Apa kamu sudah merasa senang membantu orang? " Tanya Panglima Yama
" Uhhh aku seneng banget, aku merasa bahagia bisa bantu Raja Tama, kini dia tidak akan takut dengan rakyat nya sendiri " ucap Putri Bintang
" Kenapa wakti itu kamu tidak mengatakan nya? jika kamu bilang, kau bisa membantu mu dengan mudah " ucap Panglima Yama
" Aku nggak bisa buat kamu terlibat kasus ini, kamu pasti akan melawan dan melarang ku kan " ucap Putri Bintang
__ADS_1
Panglima Yama langsung memeluk Putri Bintang dengan erat " Aku sangat khawatir, aku mohon jangan lakukan itu lagi, aku nggak mau kehilangan mu, walau kamu belum milik ku, kamu selalu menolak ku, tapi aku akan tetap berada disisi mu, aku gak mau lihat kamu menderita atau sakit, tolong jangan lakukan hal itu lagi Putri " ucap Panglima Yama
Dari kejauhan Raja Tama tidak sengaja melihat Putri Bintang dipeluk oleh Panglima Yama. Raja Tama sangat sedih, dia merasa hancur melihat Putri Bintang di peluk, Raja Tama pun hanya diam melihat mereka. Putri Bintang yang tidak sengaja melihat Raja Tama segera melepaskan pelukan Panglima Yama.
" Ada apa Putri? " tanya Panglima Yama
" Tama! " Bintang mengejar Raja Tama
Raja Tama segera pergi kembali ke kamar nya
" Tama ... Tunggu ... " ucap Putri Bintang
Panglima Yama melihat keakraban Putri Bintang dengan Raja Tama, dia pun kesal melihat itu, Putri Bintang meninggalkan Panglima Yama dan mengejar Raja Tama.
Raja Tama masuk kamarnya dan menutup pintunya.
" Tama, buka pintu nya ! " ucap Putri Bintang
" Putri pergi lah, aku ingin sendiri " ucap raja Tama
" Tolong buka lah, aku tahu kamu pasti salah " ucap Putri bintang
" Aku nggak apa, kembali lah " ucap Raja Tama
Bintang mencari ide agar di buka kan pintu " Au ... Kaki ku! " Bintang bersandiwara
Raja Tama pun panik di dalam dan segera membuka pintu " Bintang, kamu nggak apa? " tanya Raja Tama
" Aku nggak kenapa, akhirnya kamu buka pintu juga " ucap bintang yang baik baik saja
" Kamu bohong? " Raja Tama
" Iya lah, nggak gitu kamu nggak bakal buka pintu kan? " ucap Putri Bintang
Bintang masuk ke dalam " Kamu marah? " tanya Bintang
" Nggak! " ucap Raja Tama
" Terus kamu kenapa? " tanya Putri Bintang
" Aku mau tanya " raja Tama
" Mau tanya apa? " Putri bintang
__ADS_1
" Apa kamu ada hubungan spesial dengan Panglima Yama? " tanya Raja Tama
" Hah? Hahahahhaha " Putri Bintang tertawa
" Kenapa tertawa? " Raja Tama
" Jadi kamu kesal karena tadi? " ucap Bintang
" Nggak! " Raja Tama
" Bohong " mendekatkan wajah nya ke Raja Tama
" Kenapa kamu lihat kayak gitu? " tanya Raja Tama
" Ya udah lah, kita teman kan? Kalau kamu nggak jujur aku bakal pulang sekarang " ancaman Putri Bintang
" Tunggu! " narik tangan PutRi Bintang
Bintang terjatuh di pelukan Raja Tama " Aku menyukai mu Putri " ucap raja Tama
" Apa? Aku anggap kamu temen nggak lebih kok " ucap Putri Bintang
" Kenapa? Apa kamu ada orang lain? " tanya Raja Tama
" Nggak! Sudah lah aku nggak mau mikirin suka ini suka itu, semua sama " ucap bintang
Raja Tama langsung mencium bibir Putri Bintang , Bintang sangat kaget dan berusaha melepaskan diri dari Raja Tama, Raja Tama mengkeratkan pelukan nya tidak melepaskan Putri Bintang. Putri Bintang berusaha melepaskan dan berhasil.
" Apa yang kamu lakukan Tama? " tanya Putri Bintang
" Aku mohon jadilah Ratu ku " Raja Tama
" Maaf aku tidak bisa! Aku akan kembali besok pagi " Putri Bintang
Putri Bintang keluar dari kamar Raja Tama , dia pun kembali ke kamar nya, Putri Bintang ingin segera kembali ke Kerajaan Langit. Raja Tama merasa bersalah telah mencium Putri Bintang namun dia menyukai Putri Bintang. Putri Bintang belum bisa menerima siapa pun di dalam hatinya.
* Keesokan pagi nya
Bintang dan Panglima Yama pergi sangat pagi, dia tidak berpamitan dengan Raja Tama, Putri Bintang meninggal kan sepucuk surat di kamar nya untuk Raja Tama. Mereka berdua pergi tanpa ada yang tahu, Raja Tama pun pagi - pagi segera pergi ke kamar Putri Bintang untuk meminta maaf, namun Raja Tama menemukan kamar Putri Bintang kosong. Raja Tama sangat kaget, dia pun segera mencari Putri Bintang, Raja Tama menemukan sepucuk surat.
" Tama, maafkan aku, aku pergi tanpa memberitahu mu. Aku tahu kamu menyukai ku tapi aku tidak bisa menerima mu, tujuan hidup ku bukan mendapatkan pasangan namun aku hanya tujuan memperbaiki kehidupan ku di masa ini, semoga kau bisa mengerti maksud ku, semoga di masa depan aku dan kamu bisa bertemu dan akrab sebagai teman, jalani lah hidup dengan bahagia, kini kamu sudah aman di kerajaan mu sendiri, bahagia lah Tama, sekali lagi aku ucapkan maaf sama kamu, terima kasih atas semua kebaikan mu "
Raja Tama sedih melihat surat yang di tinggalkan namun dia tidak bisa berbuat banyak. Putri Bintang dan Pangilama Yama kembali ke Istana Langit, mereka menunggangi kuda dengan cepat. Panglima Yama melihat Putri Bintang selama di perjalanan hanya diam, dia tahu bahwa ada sesuatu yang terjadi antara Putri Bintang dan raja Tama.
__ADS_1
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^