Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 55


__ADS_3

Ratu dan raja pergi, Putri Bintang sangat bersyukur dia tidak ketahuan.


" Ayo keluar " Putri Bintang


Dia pun keluar dari persembunyian nya.


" Apa Raja dan Ratu sudah keluar dan pergi? "


" Hmmm, kenapa kamu kesini? " tanya Putri Bintang


" Ya aku kesini mau kasik info, ternyata keluarga byyang menfitnah Panglima Yama mengatakan bahwa mereka diculik oleh orang bagian kerajaan, itu surat yang aku baca " Prajurit Sun


putri bintang "siapakah orang kerajaan yang dimaksudkan itu?"


"aku masih mencurigai selir, tapi aku belum mempunyai bukti" prajurit sun


"aku akan membantumu mencari bukti itu semua, tapi jika benar itu Selir, aku tidak akan pernah memaafkannya" putri bintang


"kita belum mempunyai bukti yang kuat, tapi kita harus menjaga rahasia ini dari raja dan ratu" prajurit sun


"apakah panglima Yama harus perlu mengetahui ini?" putri bintang


"menurutku ini belum saatnya untuk memberitahukannya" prajurit sun


"baiklah jika itu yang menurutmu yang terbaik" putri bintang


"jika seperti itu, aku pamit dulu sebelum orang lain melihatku ada disni" prajurit sun


Putri Bintang " Oke "


Prajurit Sun pergi, Putri Bintang mulai berpikir apa yang bisa dia lakukan untuk menemukan siapa yang bersalah selama ini.


" Apa yang harus aku lakukan, aku harus menghentikan semua kekacauan ini, aku harus bisa menghentikan orang yang jahat di kerajaan ini " Putri Bintang


*** Kerajaan Langit


Selir " Aku tahu Baginda di dalam, keluar lah Baginda!!! " berteriak kencang sambil berlutut


" Ada apa ini? " Putri Bintang bingung baru tiba di Keraajaan Langit


Pagi yang sangat dingin, banyak dayang dan prajurit yang bersiap - siap menjalani tugas, namun ada Selir yang di pagi hari sudah berteriak.


" Hentikan semua ini Baginda " Selir menangis dalam posisi berlutut "Kenapa anda tega menyakiti hamba?"


" Mina, ini apaan ya? " tanya Putri Bintang


" Yah ini emang sering terjadi setiap 2 tahun sekali di bulan purnama kesembilan " Dayang Mina yang tidak bingung dan merasa biasa saja

__ADS_1


Dalam ruangan Baginda ..


" Baginda, kenapa anda selalu lupa dengan hari ini? Kenapa anda tidak biasa sedikit pun peduli dengan Selir " tanya Ratu


" Sudah lah Ratu, biarkan, ini kan sudah biasa terjadi setiap tahun ke tahun " Baginda dengan santai sambil memperbaiki baju dan mahkota nya


" Tapi selama ini anda tidak pernah menjawab kenapa anda menikahi dia dan memiliki anak jika tidak pernah mau tidur bersama nya? " Ratu yang kesal selama ini Baginda tidak pernah menjawab pertanyaan Ratu


" Ratu!!! " bentakan Baginda yang kesal dengan pertanyaan Ratu


" Kenapa Baginda? Kenapa anda selalu marah saat hamba menanyakan hal ini? " Ratu


" Karena aku tidak pernah memiliki anak dari nya !!! " Baginda berteriak kesal


" apa? " Ratu kaget


" Iya, rahasia ini yang selama ini aku sembunyikan dari mu Ratu " Baginda menghampiri Ratu


" Jika anda tidak pernah bersama Selir, lalu siapa Putri Cahaya? " Ratu bertanya dengan tidak percaya


" Itu adalah jebakan Selir " Baginda yang tidak ingin membahas


" Baginda kenapa anda baru mengatakan nya sekarang Baginda? " Tanya Ratu dengan sedih


Di luar kamar Ratu dan Raja, Putri Bintang masih memandangi Selir ...


Selir yang sedang kesal " Kenapa? Kamu mau mentertawakan aku? Kamu biasa tertawa dengan keras " Selir kesal setiap dia seperti ini Putri Bintang selalu meledek nya


" Ya udah aku bertanya baik - baik , malahan kasar , tak peduli lah aku " Putri Bintang mengacuhkan Selir


" Kenapa? Karena aku hanya Selir? Kamu tahu kamu hanya Putri penghancur perasaan rakyat? Kamu Putri yang kejam! Apa kamu sadar itu? " Selir kesal berdiri dan mencaci maki Putri Bintang


Sejenak putri Bintang berhenti " Apa kau bicara dengan ku? " Putri Bintang menoleh kearah Selir


" Kau!!! Dasar Putri kejam !!! " Selir berteriak


" Yah , emang aku kejam, bukan nya kamu senang kalau aku kejam? " Putri Bintang balik bertanya


" Suatu saat aku akan membuat kamu sengsara. Tidak dikehidupan ini tapi di kehidupan akan datang " Selir mengancam


Putri Bintang ingat wanita yang menolong dia dan yang akan menjual dia saat itu adalah Selir. Dia kabur dan sampai disini karena di kejar oleh Selir yaitu si Mami penjual wanita.


Putri Bintang sejenak sadar jika ini adalah awal dia akan mendapatkan kesengsaraan di masa depan karena dia menyakitkan perasaan orang lain atau ini adalah dendam dari seorang Selir.


" Hentikan mulut jahat mu Selir " Raja tiba - tiba datang


Putri Bintang masih terdiam " Raja "

__ADS_1


Selir " Kenapa ?? Jika aku tidak mencaci maki Putri mu ini, kamu tidak akan pernah keluar? " Selir kesal


" Kau selalu membuat ulah seperti ini, kau hanya ingin tidur dengan ku! " bentak Raja


" Apa aku salah sebagai istri? Apa aku salah minta tidur bersama suami 2 tahun sekali? Aku tidak pernah meminta apa pun dari anda, tapi anda tidak pernah memberikan saya kebahagian. Raja apa anda? " Selir sangat marah


Putri Cahaya datang sambil berlari kearah Selir " Ibu hentikan !! Ibu sangat memalukan " Putri Cahaya menghentikan Selir


" Putri jangan kau hentikan Ibu Mu, Ibu meminta keadilan dari Raja " Selir


" Penjaga !!! " Raja memanggil penjaga


" Hamba Raja " Penjaga


" Seret mereka, hukum di penjara " Raja yang kesal


" Hentikan Ayah " Putri Bintang menghentikan perintah Raja


Raja " Putri Bintang ada apa? "


" Ayah sebagai suami harus memberikan kepuasan untuk semua istri bukan harta tapi rohani dan jasmani " Putri Bintang


" Putri, sebaiknya tidak usah ikut campur " Dayang Mina menarik Putri Bintang


" Tidak Mina , " melepaskan tangan dayang Mina " Ayah seharusnya adil dengan istri ayah, bagaimana pun Putri Cahaya adalah kakak ku, Selir aadalah Ibu tiri ku, bagaimana ayah tidak melayani Selir? " Putri Bintang betanya


" Putri , tidak usah pura - pura baik, kau hanya Putri busuk " Selir menghina Putri Bintang


Plakkkk ... Suara tamparan


" Ratu? " Putri Cahaya


" Jaga bicara mu Selir, aku tidak akan tinggal diam jika kau menghina Putri ku " Ratu


" Wauw , sekarang Ratu juga sudah mulai kasar? " Selir memegang pipi yang di tampar nya


" Ibu aku mohon hentikan " Putri Cahaya


" Penjaga, hukum Selir " Raja


Putri Cahaya mengambil pedang penjaga " Hentikan!!! Jika aku melihat seperti ini, maka aku akan memotong leher ku sendiri " Putri Cahaya menaruh pedang di lehernya


" Jangan bodoh kamu Putri Cahaya " Selir


" Putri, jangan lakukan itu " Ratu


" Di dunia ini tidak ada satupun yang mendengar kan ku, semua hanya bisa merendahkan aku, Ibu ku sendiri selalu membuat ulah, Aku lelah di bicarakan oleh mereka bu, kenapa Ibu selalu seperti ini? " Putri Cahaya sangat sedih dengan hal ini yang sudah berulang kali terjadi

__ADS_1


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


__ADS_2