Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 19


__ADS_3

Rencana dayang Putri Cahaya akan melakukan suatu ide untuk membuat Putri Bintang tidak sadarkan diri lagi namun apakah itu akan berhasil?


*Kediaman Putri Bintang ...


Tabit mengatakan tak lama lagi Putri Bintang akan sadar namun hal ini tidak boleh banyak yang mengetahui karena banyak di luar sana membenci Putri Bintang. Ratu memperketat penjagaan di kediaman Putri Bintang karena dia ingin Putri kesayangannya segera bangun dsri tidur panjangnya.


" Ratu , maafkan hamba lancang Ratu ... " ucap tabit


" Ada apa tabit? Katakan lah? " ucap Ratu


" Mohon di kamar harus ada yang menjaga tuan putri sampai sadar .. " Ucap Tabit


" Biarkan hamba Ratu, Tuan Putri sudah menolong hamba " dayang Tuan Putri menawarkan diri


" Tentu, kamu bisa menjaga tuan Putri, tapi kamu jangan pernah mengatakan pada siapa pun jika tuan Putri seperti karena menolong mu, kau akan dipenggal di penjara kerajaan " ucap Ratu


" ampuni hamba Ratu, hamba tidak ada maksud " dayang Tuan Putri Bintang


" Saya percayakan nyawa anak saya pada mu, jagalah dia sebaik mungkin " kata Ratu


" Baik Ratu, hamba laksanakan " Dayang Putri Bintang


" Baik Ratu, hamba permisi untuk pergi Ratu " tabit pamit kepada Ratu


" Baik lah, saya juga akan pergi sekarang " Ratu meninggalkan kediaman Putri Bintang bersama tabit


Dayang setia Putri Bintang berada di kamar Putri Bintang. Dayang setia ini adalah teman dari masa kecil Putri Bintang yang sudah dianggap saudara sendiri oleh Putri Bintang.


Malam pun tiba, dayang pun pergi dari kamar Putri Bintang untuk membuang air kecil. Tak berselang lama ada seorang dayang membawa air kedalam kamar Putri Bintang. Sebelum masuk kamar dayang tersebut diperiksa oleh penjaga namun dayang itu mengatakan bahwa ini pemberian Ratu. Penjaga pun percaya dan segera memberikan dayang tersebut masuk kamar Putri Bintang.


Dayang ini merupakan dayang yang di berikan perintah oleh dayang setia Putri Cahaya untuk meneteskan air yang di bawa nya ke dalam mulut Putri Bintang. Dayang itu menutup pintu dan mulai memberikan air itu kemulut Putri Bintang.


Dayang menggunakan sendok kecil untuk memasukkan air yang sudah di campur tanaman penidur selamanya namun tetap memiliki detak jantung. Saat dayang masukan air itu, tiba - tiba Putti Bintang sadar, dayang tersebut kaget dan menjatuhkan air yang dibawanya, penjaga segera masuk untuk mengecek suara keributan.


" Ada keributan apa? " tanya penjaga ke dayang


" Tuan Putri? " ucap dayang dengan kaget dan gemetar


" Ada apa? " penjaga melihat Putri Bintang sadar sambil memegang kepalanya


" Ampuni hamba Tuan Putri " dayang berlutut kepada Tuan Putri Bintang karena takut ketauan yang dia ingin masukkan


" Tuan Putri Bintang sadar, ayo segera kita berikan kabar ini ke tabit, Raja dan Ratu " penjaga membagi tugas


Dayang putri Bintang kembali " Ada apa? kenapa kalian berlarian? " tanya dayang Putri Bintang keada para penjaga

__ADS_1


Dayang Putri Cahaya ikut pergi membawa semua bukti keluar dari kamar Putri Bintang bersama penjaga.


" Tuan Putri? " Dayang Putri Bintang senang


" Aku dimana? " berusaha untuk duduk dan sambil memegang kepala nya


" Tuan putri " dayang memegang Putri Bintang " Jangan memaksakan diri tuan Putri


" Kamu siapa? " Bintang yang merasa bingung


" Ratu tiba .... " teriakan penjaga di luar


" Putri ku " Ratu membuka pintu dan menangis " Putri ku? Apakah kau sudah sadar Putri? " memeluk Putri bintang


" Kenapa nama ku Putri? " Bintang masih bingung dengan keadaan di kerajaan


" Raja tiba ... " teriakan penjaga


" Hormat kami baginda .. " semua horant kepada Raja termasuk Ratu


" Putri ku? " memeluk Bintang " Ayahanda akan lakukan apa pun asalkan kau tidak tidur selama itu lagi Putri " Raja menangis melihat Putri Bintang


Kenapa semua orang aneh disini " Kalian siapa? Dimana saya? " Bintang masih belum mengerti dengan keadaan sekelilingnya


" Tabit , bagaimana dengan Putri Bintang? " Raja bertanya kepada tabit


" Sepertinya Putri Bintang melupakan beberapa hal karena hampir 2,5 bulan harus tertidur Baginda " kata tabit yang melihat Putri Bintang yang tidak mengenal siapa pun


" Lalu bagaimana? Apakah dia tak bisa kembali seperti semula tabit? " tanya Ratu yang mulai menangis melihat keadaan Putri Bintang


" Ampuni hamba Ratu, hamba hanya bisa memberikan ramuan hamba untuk memulihkan semua kondisi Putri Bintang namun keberhasilan akan terjadi jika kita semua mengganggap tak pernah terjadi apa pun Ratu " ucap tabit kepada Ratu


" Dengar , siapa pun yang mengetahui ini, rahasiakan dari rakyat dan semua seisi istana , jangan sampai ada yang tahu bahwa Putri Bintang memiliki masalah, selama pemulihan Putri bintang tidam boleh keluar dari kediaman Putri Bintang, semua harus menjaga rahasia ini " ucap Baginda mengeluarkan perintah


" Baik Baginda ... " semua menuruti perintah Raja


Pov Bintang ...


" Apa mungkin aku sedang mimpi? " mencoba mencubit tangan dengan sembunyi - sembunyi.


" Au sakit, aku nggak mimpi? dan aku sadar, apa aku tenggelam di sungai itu malah dibawa kesini? Atau aku masuk ke dunia lain? " Bintang masih merasa bingung. " Apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus mencoba jalani? Tapi nggak mungkin aku bukan seorang Putri, dan aku nggak tahu masa lalu Putri Bintang yang mereka katakan! " Bintang masih mencoba untuk menerima keadaannya. "Tapi jika aku seorang Putri, apa pun yang aku lakukan bebas dong? Up to you deh, aku kayaknya disini nggak akan dijual , aku bisa menjalani kehidupan di tubuh orang lain, bahkan aku memiliki kulit yang begitu lembut, rambut begitu halus, eit wajah ku " baru sadar untuk wajah.


" Hai kalian punya kaca nggak? " tanya Bintang saat semua mendengar perintah Raja


" kaca? " semua bingung

__ADS_1


" Putri ku apakah kaca itu? " Ratu bertanya


" Kalau kalian mau lihat wajah kalian menggunakan apa? " tanya Bintang


" Oh Giok? " jawab dayang Putri bintang


" Giok? Bukannya itu batu? " Bintang bingung


" Bukan, sebentar Tuan Putri " Dayang mengambil sebuah yang bisa bersinar


" Ini Tuan putri " memberikan yang disebut Giok


" Oh ini? Ini sih namanya cermin, cermin ini sama dengan kaca, kalian ubah deh namanya jadi cermin alias kaca " Bintang mengambil kaca yang diberikan dayang


" Dengar buatkan titah kerajaan , ubah benda itu mulai saat ini bernama Cermin ... " perintah Raja


" Baik Baginda .. " penasihat Raja


" Wauw ... " suara keras Bintang yang kaget dengan wajahnya sangat mirip saat dia dulu namun lebih terawat dan mulus


" Ada apa Putri ku? " Ratu bertanya kaget


" Aku cantik banget disini " Bintang yang kagum dengan wajahnya


Semua tertawa kecil ...


" Putri, wajah mu memang terkenal paling tercantuk dari semua kerajaan " Raja memberitahu Bintang


" Oh Sory, aku nggak ngerti disini kalian gak ada make up tapi bisa mulu gini, kalian pake masker apa? dari luar negri mana? " Bintang yang masih belum bisa berbicara dalam kerajaan


" Putri, apa itu Sory? apa itu make up? apa itu masker? dan apa itu luar negri? " tanya Ratu yang bingung bahasa Bintang


Bodoh nya aku, ini kan kerajaan mana mereka ngerti " Aduh, kepala ku masih sakit, dan aku ngantuk banget, aku lihat di luar gelap " Bintang mengalihkan pembicaraan


" Baik lah kita semua pergi, hanya kamu disini " Raja meminta semua keluar dan hanya dayang setia Putri Bintang tetap dikamar menemani


" Putri ku, kami pergi, besok kita akan bicara " Ratu mencium kening Bintang


" Iya sampe besok " ucap Bintang


Dayang setia Putri Bintang menghidupkan lampu kecil untuk Putri bintang tidur, semua orang kerajaan pergi kembali kediaman masing - masing. Dayang menyiapkan selimut dan segalanya keperluan Tuan Putri Bintang.


 


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^

__ADS_1


__ADS_2