Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 6


__ADS_3

*** Ayah ***


"Banyak sekali aku dapat uang dari jual tu bocah, begini setiap hari kaya raya lah aku, seandainya kamu masih hidup kamu akan lihat bagaimana penderitaan anak mu hahahhaha."


"Uang ini setengah aku berikan ke sayang ku, setengah lagi buat istri jelek ku, setelah aku gak butuh dia akan aku ceraikan dia, gak guna punya istri kayak dia, gak bisa ngasik anak, mengahasilkan juga gak, emang istri bodoh!"


*** Pagi Hari ***


Bintang sudah bangun dari tidur, Ibunya sudah hilang dari kamar Bintang. Bintang segera mandi dan bergegas untuk bekerja. Bintang sudah sangat cantik selama ini, kini dia mengubah dirinya dengan pakaian yang lebih berani dan seksi. Bintang sudah pasrah jika kebenaran yang selama ini dia sembunyikan akan diketahui oleh semua orang karena paman Deon pun tahu bahkan dia sudah dipakai oleh para kru paman Deon. Bintang sudah tidak peduli jika Deon mengetahui siapa sebenarnya Bintang.


"Pagi Bu ... " Bintang menyapa ibu nya


"Bintang, sarapan dulu sayang." tawaran sarapan ibu


"Nggak usah Bu, aku ingin langsung berangkat kerja saja." penolakan halus Bintang


"Ya udah kamu hati hati di jalan ya sayang." ucapan Ibu Bintang


Bintang pun berangkat kerja dengan sangat cantik.


Bintang sangat cantik, semua orang terheran melihat Bintang yang berubah drastis.


"Bintang tumben kamu cantik sekali?" teman Bintang


"Ah kamu bisa saja." Bintang merendah


"Hebat ya Deon bisa punya pacar cantik, baik hati, ramah, smart kayak gini, pria mana yang gak beruntung!" teman Bintang


"Ah kalian bisa aja." Bintang


Semua terheran tak menyangka Bintang yang sangat polos menjadi cantik luar biasa.


Deon yang melihat dari jarak jauh bagaimana Bintang yang sangat seksi dan cantik sekali, Deon belum bisa move on dari Bintang. Namun menurut Deon, Bintang sangat munafik tidak mau melakukan hubungan sex dengan nya. Deon menghampiri Bintang sambil membawa bunga mawar yang ada di meja nya.


"Pagi sayang…" mencium rambut Bintang

__ADS_1


"Wah , aku jadi iri sama pasangan satu ini !" teman kantor


"Ya dong, aku kan selalu mengutamakan Bintang ku, namanya Bintang akan selalu terang dan menjadi no satu di hati ku ya kan sayang?" gombal Deon


Bintang hanya diam sambil senyum sinis.


"Kalian bagaikan yang di film - film korea, romantis banget!" teman kantor


"Sayang kita ke ruangan ku yuk?" ajakan Bintang


"Tentu sayang, aku bahagia banget lihat kamu pagi ini cantik sekali." memberikan bunga


"wah tambah so sweet" teman kantor


"Terima kasih sayang." menerima bunganya


"Love you sayang." Deon mencium kening Bintang


Bintang menarik tangan Deon untuk keruangan Bintang.


Bintang menampar Deon "Kamu gak usah sok romantis!"


"Kamu licik Deon, kamu sudah menghianati cinta kita masih bisa anggap aku pacar kamu? Hebat sekali kamu?" Bintang


"Bintang kamu gak udah deh sok suci, kalau kamu sok suci kamu akan di cap jelek. Nama mu sudah bagus di kantor ini, kamu orang berpengaruh kalau ada yang tahu kita putus gara - gara aku selingkuh maka kamu akan punya scandal, dan jika kamu ada scandal yang tercium sampai ke pemegang saham maka kamu akan di pecat, ingat itu Bintang." menyepelekan Bintang


"Aku gak peduli lagi dengan karir ku Deon, aku hancur kamu juga hancur. Aku mau putus dan jangan pernah mesra kebohongan depan orang, gak sudi aku, jijik aku sama kamu." kata Bintang


Deon ketawa "Hahaha … Bintang kita sudah pacaran lama, kamu gak pernah memenuhi apa yang aku inginkan, jadi aku wajar dong selingkuh?" tanya Deon


"Apa kata mu wajar selingkuh? Aku sangat mencintai mu, aku merasa kamu sangat spesial di hidup ku, kamu juga adalah orang yang paling ngerti aku, tapi apa? Kamu tega sama aku Deon?" kesal Bintang


"Bintang, pria mana pun jika ada di posisi ku pasti lah dia selingkuh, itu normal coba deh kamu cari cowok yang benar - benar setia, gak ada jaman gini Bintang, kamu jangan bodoh Bintang." kata Deon


"Aku gak peduli, aku mau putus, semua akan aku ambil." kata Bintang

__ADS_1


"Gak bisa Bintang, itu punya ku semua. kamu gak bisa ambil yang sudah jadi milik ku, lagian semua atas nama ku." kata Deon


"kamu kira aku bodoh? Semua atas nama mu itu palsu, semua data yang asli ada di aku, kamu mau jual? Kamu mau perkara kan di pengadilan? Kamu pasti kalah, jangan anggap aku bodoh, aku bukan orang bodoh yang hanya percaya sama kamu! kata Bintang


*** Pov Harta


Bintang sering membelikan barang mahal untuk Deon saking sayangnya, Bintang mendapatkan gaji yang sangat tinggi bahkan di saat Bintang di jual oleh ayahnya Bintang sering mendapatkan uang yang digunakan untuk membeli aset. Deon dibelikan rumah, mobil, saham, deposito bahkan masih banyak lagi. Bintang tidak bisa percaya orang siapa pun itu sepenuhnya. Bintang membuat surat - surat duplikat atas nama Deon dan yang asli tetap di pegang Bintang. Bintang menyimpan dengan baik di bank, Deon yang tidak memiliki apa selama ini hanya memanfaatkan Bintang. Walau Bintang cinta banget sama Deon tapi Bintang tidak mau dibodohi jika suatu saat nanti.


“Cewek brengsek kamu Bintang, beraninya selama ini menipu aku?” menjambak rambut Bintang


“Lepasin,” memukul deon “Kamu kira aku wanita bodoh? Kamu yang bergantungan dengan ku, tapi kamu yang menghancurkan nya? Salah siapa Deon?” kata Bintang


“Dasar kamu wanita Breng***!!!” kata Deon


“Aku nggak peduli apa katamu Deon, bagi ku , kamu sudah mati.” kata kesal Bintang


“Bintang, aku mohon maafin aku, aku nggak ada maksud, aku janji akan berubah dan akan menjadi kekasih terbaik untuk mu sayang.” kata DEon memohon pada Bintang


Bintang yang sudah terlanjur kecewa “Maaf Deon , walau kamu kembali sama aku tapi semua itu tidak akan kembali karena semua sudah aku jual.”


“Bintang, please jangan kayak gini, kamu tega melihat aku akan tinggal dimana?” kata Deon


“Loh, gadis waktu itu yang dengan bahagianya tanpa salah kamu lihatin ke aku mana? Itu aja ajak tidur dan tinggal di rumahnya, buat apa lagi aku?” kata Bintang


“Bintang” terputus perkataan Deon


“Stop, aku sudah gak mau dengar apa pun dari kamu, aku mau kamu pergi dari kehidupan ku.” Bintang keluar meninggalkan ruangannya


“Shittttttttt …” Deon sangat marah sambil membanting gelas di ruangan Bintang


“Sepertinya mereka berantem hebat” kata teman kantor


Bintang pergi ke kamar mandi, menguatkan dirinya sendiri dan berusaha tegar tanpa memperlihatkan bahwa dia sedang hancur. Bintang sudah tidak mau memberikan hati dan belas kasihan kepada orang yang sudah menyakitkan dia. Bintang tahu bahwa Deon tidak akan memiliki tempat tinggal namun Bintang sudah meminta ke pengacara nya untuk menjual semua yang digunakan oleh Deon dan membelikan lagi yang baru. Bintang ingin menghancurkan orang - orang yang sudah membuatnya hancur terutama dia akan mulai dari Deon.


 

__ADS_1


 


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


__ADS_2