Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 2


__ADS_3

Bintang keluar dari kamarnya, Ibu dan Ayahnya sangat bahagia melihat Bintang sangat cantik dan seksi bahkan Bintang untuk pertama kalinya tidak melawan kepada orang tuanya.


“Kamu sangat cantik, coba saya belum tua sudah saya jadikan istri kamu Bintang.” Ucap Ayah


Ibu menginjak kaki Ayah “Ayah , ingat aku ini apa? kamu kan cinta mati dengan aku”


“Aduh Bu sakit, ayah kan bercanda.” mencium kening Ibu


“Bintang yuk kita pergi , jangan biarkan uang kita lama menunggu.” Kata Ibu


“Ayah akan antar kamu sekarang nak,” ucap Ayah


Bintang tidak ada sedikit pun bicara, dia hanya diam dan pasrah dengan kehidupannya yang bertubi - tubi didatangkan masalah.


Mereka berangkat ke sebuah hotel, Bintang menunggu di kamar yang sudah disiapkan.


“Bintang, kamu jangan kecewakan mereka, kamu harus bisa memuaskan mereka, yang pertama membayar kamu 200 juta, jadi kamu harus bisa melayani dengan baik, setelah ini kamu akan saya libur kan sebulan, ini adalah hadiah buat kamu, kamu ngerti” ucap Ayah


Bintang sama sekali tidak berbicara apa pun. Bintang hanya diam, dia tahu inilah takdir kehidupannya, yaitu kehancuran.


Bintang menunggu, dia memikirkan kenapa dia mengalami ini, dia berharap di luar sana tidak ada yang memiliki nasib sama dengannya, yang dihancurkan oleh keluarganya sendiri.


Tepat pukul 11 malam , pintu kamar Bintang dibuka, Bintang tahu itu adalah laki - laki yang harus dia layani pertama, Bintang sadar dia bisa saja mendapatkan kakek - kakek. Bintang memiliki waktu setiap orang 3 jam, Bintang akan bersama pria itu selama 3 jam, entah Bintang akan bertahan atau akan mengecewakan, Bintang hanya pasrah dan bisa berserah diri.


Pria itu masuk, pria itu tidak terlalu tua, dia sekitar umur 30an. Bintang melihat pria itu tidak buruk banget.


"Hai … ?" ucap pria pertama


Bintang hanya diam.


"Saya tahu kamu dijual oleh orang tua mu sendiri." ucap pria pertama


"Maaf saya akan melayani anda sekarang." ucap Bintang sambil membuka bajunya


"Stop!" melarang Bintang buka baju "Bukan hanya tubuh mu yang saya mau."


"Anda membayar saya dengan mahal, lalu buat apa anda membayar saya?" tanya Bintang


"Maafin saya sebelumnya, saya memang membayar kamu tapi bukan tubuh mu saja yang saya ingin kan." menenangkan Bintang

__ADS_1


Bintang bingung dengan pria ini "Saya akan minta ayah saya mengembalikan uang anda."


"Tidak perlu, saya masih muda, umur saya tahun ini baru 30 tahun, kita beda 10 tahun kan?" ucap Pria Pertama


"Iya, lalu?" tanya Bintang


"Saya sebenarnya mencari istri, saya susah mencari istri semua hanya melihat uang saya, tidak seutuhnya mereka menerima saya." curhatan Pria


Bintang merasa tumben ada pria yang tidak membutuhkan tubuh nya "Maaf , kalau anda cari istri sangat salah mencari saya, saya hanya pelayan di ranjang."


"Mungkin kamu pelayan di ranjang, tapi saya tahu ini bukan kemauan mu, kamu hanya di paksa."


"Anda tidak perlu menceritakan diri anda, anda silahkan ambil dari bayaran anda."


"Bintang nama mu kan? Saya cuma mau teman ngobrol dengan kamu hanya itu saja." ucap Pria


Bintang berpikir "Oke, saya akan layani anda mengobrol. Bicara lah"


"Saya ingin kamu bebas dari kedua orang tua mu, apakah kamu mau hidup dengan saya?" ucap Pria


"Saya tidak mau dibeli." ucap Bintang


"Saya tidak membeli kamu," mengeluarkan sesuatu dari kantong jaket "ini?"


"Ini berlian yang bisa kamu jual dan kabur dari orang tua mu, berlian ini seharga 2Milyar, kamu kabur lah dari orang tua mu." ucap Pria Pertama


"Aku gak mau," menolak


"Please jangan menolak" memaksa Bintang


"Baiklah." menerima nya


"Aku pergi, aku akan bilang puas dengan ayah mu di luar" bergegas pergi


"Tapi ini baru 20 menit?" bingung


"Ngga apa, suatu saat kita akan ketemu kok." membuka pintu dan pergi


"Tunggu!" Bintang mengejar namun dia sudah keluar

__ADS_1


Bintang melihat kalung berlian yang diberikan, Bintang tidak akan melupakan pria tadi, Bintang merasa bersyukur ada pria yang tidak mencari tubuhnya. Bintang masih belum tahu siapa nama nya, Bintang merasa sedikit beruntung saat ini, namun dia harus melalui 2 pria hidung belang lagi entah mereka akan kejam atau akan baik seperti pria pertama.


** Bintang **


Aku tahu diri ku tak pantas untuk siapa pun, namun bagaimana lagi apa mungkin sampai mati aku tak miliki siapa pun disisi ku? Aku tahu ini takdir hidup ku, aku juga tahu mungkin pria tadi hanya kasihan sama aku, tapi aku senang dia memberikan sesuatu untuk menjadi bekal ku. Apa pun yang terjadi aku akan menjalankan dengan ikhlas, mungkin ini adalah karma buruk ku di kehidupan sebelumnya, andaikan ada mesin waktu yang bisa buat aku kembali dan perbaiki semua terutama aku ingin ketemu dengan orang tua kandung ku, siapa yang membuat ku dan apa alasan mereka memberikan aku kepada ayah dan ibu sekarang. Buat apa lagi aku mengeluh juga gak ada gunanya akan tetap seperti ini, akan tetap merasakan penderitaan. Mengeluh bukan jalan keluarnya, aku hanya harus kuat sampai semua berakhir, semoga aku memiliki takdir yang happy ending setelah ini.


Bintang menguatkan dirinya sendiri, Bintang tiduran sambil menunggu jam habis. Sebisa mungkin dia masih sabar dalam kehidupan nya, hanya keajaiban yang bisa merubahnya. Ayah Bintang pun masih setelah 3 jam, ayahnya tidak tahu jika tadi hanya sebentar.


Ayah berkata "Bintang, kamu hebat bisa memuaskan yang pertama, dia memberikan Ayah tips 5 juta, katanya kamu hebat, luar biasa Ayah punya anak yang menghasilkan uang bisa buat Ayah kaya raya setiap hari jual kamu."


Bintang kesal mendengarnya "Ayah , sebenarnya salah Bintang apa? Kenapa kalian tega menjual aku seperti ini? Apa kalian tidak kasihan aku kalian urus dari bayi?"


"Kamu itu banyak tanya, karena kamu anak kami. ya kami manfaatkan, anggap ini bayar utang setelah Ayah membesarkan mu apalagi sukses bikin kamu secantik ini, Ayah aja pengen nyobain kamu." Ayah mulai melirik Bintang


"Ayah tega." Bintang kecewa


"Sudah, jangan cerewet , kamu siap - siap yang kedua sebentar lagi datang, kamu layani dengan baik , oke?" menyemangatkan Bintang


Bintang sedih merasa kecewa dengan orang tuanya, Ayah keluar dari kamar itu dan petugas bersih - bersih datang untuk membereskan semuanya untuk yang kedua. Bintang tidak tahu alasan dari orang tuanya melakukan ini dan apa yang membuat mereka kejam seperti ini.


"Nak, kamu masih muda, kenapa jual diri?" tanya petugas bersih - bersih


Bintang sedih "Saya tidak pernah mau seperti ini Bu, tapi ayah saya yang menjual saya seperti ini."


Ibu Petugas kaget "Ah? Masak ada orang tua jual anak? Kenapa kamu gak lapor polisi? Kamu kan dalam perlindungan juga nak?"


"Saya tidak bisa berbuat apa. Saya terlalu sayang kepada kedua orang tua saya, dari dulu saya sudah terlanjur di hancurkan jadi ya sudah saya ikutin kemauan mereka." Bintang


Ibu petugas merasa heran "Kasihan kamu nak. harusnya kamu sedang menikmati masa muda mu, bukan menghabiskan masa muda mu dengan lelaki hidung belang nak."


"Saya juga ingin seperti itu Bu, tapi apa daya saya. saya hanya seorang anak bisanya nurut terhadap orang tua saya." pasrah Bintang


"Yang sabar ya nak. semoga kelak kamu mendapatkan kebahagian yang tidak bisa kamu bayangkan lagi." doa Ibu Petugas


"Terima kasih banyak Bu." Bintang sedikit tenang


Ibu petugas sudah selesai dengan tugasnya dan keluar dari kamar itu, Bintang sendiri menunggu dan melihat jam 15 menit lagi pria kedua akan datang.


 

__ADS_1


 


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


__ADS_2