
Panglima Yama adalah sepupu dari Putri Cahaya, dulu Panglima Yama sangat membenci Putri Bintang yang selalu merendahkan nya, bahkan Putri Bintang sering melukai Panglima Yama dengan pedangnya. Putri Bintang selalu berbuat kasar terhadap orang yang berhubungan dengan keluarga selir.
" Putri Bintang! " Ibu Ratu bernada tinggi memanggil Bintang
" Nenek? " Bintang kaget
" Kamu harus berlatih, jika terus begini bagaimana kamu bisa perang sebentar lagi? " tanya Ibu Ratu
" What? Perang? " kaget Bintang
Tiba - tiba kepala Bintang sakit dan melihat seseorang prajurit ingin menebaskan pedang pada Putri Bintang namun yang kena adalah Raja.
" Au sakit? " Bintang merasa sakit
" Kamu kenapa nak? " Raja mendekat kearah Bintang
Bintang merasa melihat sesuatu yang akan terjadi " Ayahanda! " Bintang melihat arah Raja dan ada seorang prajurit dari belakang Bintang ingin menebas Bintang dengan pedang, dari tatapan Raja sama dengan dia lihat barusan, Bintang merasa yang baru saja lihat seperti akan terjadi.
Bintang menjatuhkan diri dengan menarik Raja, prajurit yang akan melukai Bintang akhirnya tak dapat melukai Raja maupun Bintang, semua kaget, Panglima Yama langsung menahan prajurit itu.
" Baginda !!! " semua orang kaget dan menghampiri Raja dan Bintang
Saat itu juga Bintang melihat lagi, dia melihat dirinya menebas prajurit yang melukai Raja sampai kepala putus.
" Aaaaa " Bintang berteriak
Bintang histeris menjauh dan gemetar, Ibu Ratu menghampiri Bintang dan menenangkan Bintang " ada apa nak? " tanya Ibu Ratu
" Nenek, aku ... aku ... aku bisa melihat masa depan yang Putri Bintang akan lalui " kata Bintang sambil ketakutan
" Sayang, tenang... Ayah tidak apa - apa sayang " Raja juga menghampiri Bintang
" Kau harus mati Putri kejam!! Kau telah membunuh istri ku dan kau telah menjual anak ku sampai bunuh diri, kau harus mati!!! " teriak prajurit yang sangat marah kepada Bintang
" Hentikan omong kosong mu! plak " panglima Yama memukul prajurit yang menyamar
" Bawa dia ke penjara kerajaan " perintah Raja
" Terkutuk kau Putri ... Terkutuk !!! " teriakan orang asing itu sambil di seret ke penjara istana
Bintang tidak mau bicara dan dia hanya diam segera kembali ke kediaman nya bersama para dayang dan prajurit.
*Di kamar Bintang ...
__ADS_1
" Mina? " Bintang memanggil dayang nya
" Iya Tuan Putri " jawab dayang Mina
" Seperti apa aku yang dulu? " tanya Bintang
" Jangan dipikirkan namanya juga seorang Putri ada yang suka ada yang tidak Tuan Putri " jawab dayang mina
" Mina, jawab aku sejujurnya. jelaskan semua nya ke aku, walau aku akan kaget tapi aku harus tahu bagaimana Putri Bintang " Bintang sangat kesal
" dulu saat mau ada perang kita butuh banyak senjata kau meminta orang tadi membuat kan pedang dan anak panah untuk prajurit, namun dia tak bisa menyelesaikan tepat waktu, saat itu kamu sangat emosi dan ingin memenggal kepala orang tadi, namun saat kamu mengayunkan pedang istrinya lah yang kena dan meninggal. Anak nya seorang gadis melihat kejadian itu sangat kesal dan melemparkan mu batu sehingga kepala mu berdarah, kamu semakin emosi dan menunggangi kuda kesayangan mu langsung mengikat gadis itu di kuda mu, kau membawanya ke rumah gisaeng dan menjualnya disana. Saat kau menang perang , kau bermabuk - mabuk di istana sambil mengundang para wanita gisaeng penghibur, saat itu anak nya pun ikut, dia meminta mu untuk melepaskannya, bukannya kau melepaskan malah kau memberikan gadis itu 3 pria sekaligus. Saat dia merasa harga dirinya hilang keesokan pagi sudah melihat mayatnya tergantung yaitu Bunuh diri. Saat itu ayahnya datang dan kaget sehingga pingsan, kau sebagai Putri malah mengasingkan dia ke temoat terpencik Putri, semenjak itu dia sangat ingin membunuh mu Putri " cerita Dayang Mina
" Jadi ini adalah kesalahan ku , aku sangat kejam " Bintang tahu sekarang kenapa nasibnya sial karena karma nya sendiri sangat besar
" Putri, lebih baik kau istirahat " saran dayang Mina
" Tidak, aku harus ke penjara menyelesaikan masalah ku ini " Bintang
" Jangan Tuan Putri " dayang Mina berlutut
" Kenapa kamu berlutut " Bintang bingung
" Jangan lakukan itu Putri, Putri belum pulih benar, jika dia ingin mencelakai Putri, bagaimana? " tanya dayang Mina
" Putri tidak pernah melakukan itu, itu sangat bertentangan dengan kerajaan , Raja akan marah, Putri akan terhina disana, hamba dayang Mina memohon pada Putri Bintang batalkan niat Putri " kata dayang Mina
" Mina, aku mau seperti itu, jika kamu tidak mendukung ku, aku akan penjarakan kamu " ancaman Bintang agar di antar ke penjara
" Hamba terima di penjara. dari pada Tuan putri celaka " Dayang Mina yang masih belutut memilih di penjara
Bintang mengajak dayang Mina berdiri " Mina aku mohon jika aku gagal, aku akan selalu menuruti mu, aku janji aku kesana akan melihat saja, tidak bernegosiasi lagi. janji! " ucap Bintang
" Beneran? " tanya dayang Mina meyakinkan janji tidak akan di ingkari
" Bener " ucap Bintang serius
Mereka pergi ke penjara, sebelumnya jika Putri Bintang pergi ke penjara pasti akan memghukum mati ditangan Putri Bintang langsung, tapi kali ini Bintang akan mengubah masa lalu yang membuatnya menderita di masa depan. Putri bintang berjalan bersama para dayang , semua orang istana yang melihat Putri Bintang selalu ketakutan. " Padahal Putri Bintang memiliki wajah polos, sangat cantik, bahkan anggun kayak model tapi kenapa orang pada takut, yah apa boleh buat semua karena kekejaman Putri Bintang sebelumnya " Pikiran Bintang sambil berjalan menuju penjara.
Mereka sampai depan pintu menuju penjara.
" Putri Bintang tiba ... " Prajurit
Bintang datang tepat waktu , orang yang akan mencelakai Putri Bintang sedang di adili dan akan diberikan hukuman. Selain pejabat kerajaan, Panglima Yama, Raja dan rakyat pun ikut menyaksikan.
__ADS_1
" Putri? sini " Raja memanggil
" Tidak ayahanda, hamba akan melihat dari sini saja " ucap Bintang
" Baik lah " ucap Raja
" Hukuman yang akan diberikan atas penyerangan Raja dan Putri Bintang yaitu hukum di gantung depan rakyat! " Hakim kerajaan menentukan hukuman
" Tunggu! " Bintang
" Apa lagi mau Putri itu? " Rakyat saling berbisik
" Mungkin dia akan mengambil pedang, dan menggal nya langsung disini " Rakyat saling berbisik
" Emang Putri terkutuk " Rakyat
Bintang jalan masuk mendekati orang yang sedang dihukum.
" Putri! " Dayang Mina dihadang senjata prajurit
" Aku memohon maaf pada mu " ucap Bintang ke orang yang telah mencelakainya
" Apa? apaan itu " Rakyat mulai membicarakan
Ini adalah pertama kalinya Putri Bintang mengatakan maaf "Putri Bintang " Raja berteriak
" Aku tahu dulu aku salah, aku menghancurkan kehidupan mu, aku tahu bagaimana perasaan mu saat kehilangan istri bahkan kau melihat anak mu mati karena tidak kuat dengan kehidupan yang aku kacau kan " ucap Bintang
" Kenapa kau minta maaf saat ini!! " orang itu berteriak
" Aku tahu kesalahan ku tidak termaafkan, aku terima kau akan menghukum ku apa tuan " ucap Bintang
" Bunuh aku! Percuma aku hidup melihat dan mengingat keluarga ku! " kata orang itu
" Aku tidak akan menghukum mu, tapi aku akan membebaskan mu dan aku akan berikan apa saja yang kau mau, asalkan kau mau memaafkan kesalahan ku " ucap Bintang
" Bagaimana bisa dimaafkan? Kembalikan hidup keluarga ku! " ucap orang itu
Bintang berlutut di depan orang itu dan dihadapan semua orang. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Putri Bintang melakukan hal ini.
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
__ADS_1