
Dayang Mina sangat terkejut mendengar kebenaran tentang Putri Bintang. Selir pun tiba, dayang Mina ditangkap oleh Selir.
" Ada apa di luar ribut " Raja
Selir menarik rambut dayang Mina " Ampun Selir " dayang Mina kesakitan
" Berani nya kau menguping pembicaraan " Selir dengan kasar
" Ada apa ini? " Raja keluar dari kamar nya bersama Ratu
" Dayang Mina? " Ratu
" Tolong hamba Ratu " Dayang Mina
" Hentikan selir! " Raja
" Raja dia menguping apa yang kaliam bicara kan " ucap Selir
" Hentikan! Lepaskan dia " Raja
" Hamba tidak mendengar apa pun Baginda " Dayang Mina
" Hentikan! " Putri Bintang tiba
" Putri Bintang! " Selir yang kaget
" Kau, berani memperlakukan dayang kesayangan ku seperti ini? " mengeluarkan pedang
" Putri, jangan! " Raja
" Siapa pun yang berani dengan milik ku, maka dia harus mati di tangan ku " Putri Bintang
" Kau! Harusnya kau menghormati aku, aku juga ibu mu Putri?! " Selir
" Ibu! " Putri Cahaya
" Putri Cahaya! " Selir kaget
" Ayo kita kembali, harus ada yang kita bicarakan " ajakan Putri Cahaya
" Putri, kau! " Selir berpikir ini bukan waktu gang tepat, dan langsung pergi ikut dengan Putri Cahaya
" Putri, ampuni hamba Putri " dayang Mina
" Mina, sudah lah, kita kembali, jangan disini " Putri Bintang
" Putri! Apa kau tidak mau menyapa ayahanda mu? " Raja
" Mina, ayo kita pergi " Bintang cuek seakan tidak mendengar yang di katakan Raja
" Baik Putri " dayang Mina
Putri Bintang dan para dayang kembali ke istana. Raja sedikit kesal dengan sikap Putri Bintang yang tidak menganggap, namun dia tahu bahwa Putri Bintang masih kesal deengan penolakan Raja kemarin.
" Baginda, berikan Putri kita waktu " ratu
" Iya, kita harus mendukung nya, aku seperti mengenal sosok semua yang ada di masa depan " Raja
Ratu bingung " Maksud baginda apa?"
__ADS_1
" Sudah lah kita lupakan saja Ratu " Raja
** Istana Selir
" Kenapa kau sebagai anak selalu mengacaukan yang Ibu ingin lakukan Putri? " Selir kesal karena kehadiran Putri Cahaya tadi di istana
" Ibu, aku tidak akan pernah mengacaukan, tapi ibu apa tidak bisa berpikir jika Putri Bintang marah Ibu akan di kirim ke penjara bawah tanah sama seperti dulu, apa Ibu mau tinggal di penjara bawah tanah yang bau dan menjijikan itu Ibu? " tanya Putri Cahaya
" Ibu sudah punya rencana, kamu harus percayakan semua nya pada Ibu Putri " Selir
" Terserah Ibu " Putri Cahaya pun pergi
** Istana Putri Bintang
" Putri ada yang hamba ingin tanyakan " dayang Mina
" Di kamar ku saja " Putri Bintang
Setiba di kamar Putri Bintang " Putri hamba akan tutup kamar nya " dayang Mina
" Ada apa sebenarnya Mina? " Putri Bintang
" Putri, kau selalu mengatakan jika kita adalah saudara, tidak akan ada yang disembunyikan antara kita kan? " Dayang Mina
" Tentu, ada apa sebenarnya Mina? Aku gak paham " Putri Bintang
" Aku mau kau jujur jika aku menanyakan semua nya " dayang Mina
" Iya, tapi apa? " Putri Bintang yang penasaran
" Tapi aku juga tak yakin " Dayang Mina bingung
" Aku mendengar semua yang di katakan oleh Raja dan Ratu tadi Putri " Dayang Mina
" Emang hal apa yang kamu dengar " tanya Putri Bintang
" Apa benar kamu adalah Putri Bintang yang datang dari masa depan? Apa itu masa depan? " Dayang Mina
" Aku ... Aku rasa kamu salah dengar? " Putri Bintang
" Entah lah, aku gak ngerti masa depan dan nasa lalu, tapi aku mendengar kau bukan Putri Bintang yang dulu " Dayang Mina
" Emang kamu merasa aku berbeda? Aku tetap sama " Putri Bintang
" Tapi , aku merasa sesuatu yang beda dengan mu " Dayang Mina
" Sudah lah Mina, kamu jangan bahas itu, aku masih tetap sama, jangan dengar kan omongan orang lain " Putri Bintang
Dayang Mina bingung dengan hal yang di dengar nya, namun Putri Bintang juga seperti tidak mengerti apa yang dia bicarakan. Dayang Mina pun mencoba melupakan yang sudah di dengar.
" Raja tiba ... " Penjaga
" Raja? " Putri Bintang
Raja membuka pintu datang bersama Ratu " Dayang kau bisa keluar " ucap Raja
" Baik Baginda " dayang Mina keluar
" Putri, ayahanda dan ibu mu kemari untuk membicarakan sesuatu " ucap Raja
__ADS_1
" Apa lagi yang mau ayahanda bicarakan? " Tanya Putri Cahaya
" Apa kau masih marah dengan Ayah? " Tanya Raja
" Lupakan, gak ada guna nya aku marah " putri Bintang
" Anak ku, Kami sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan mu Bintang " Ratu
" Kau adalah masa depan Putri Bintang yaitu Bintang, kami akan mendukung apa yang kau ingin lakukan untuk merubah masa depan yang menyakitkan itu " Raja
" Ibu akan berusaha membantu mu, Ibu tidak akan biarkan semua menghancurkan mu " Ratu
" Percaya lah nak, kita juga akan menjadi orang tua mu di masa depan, jika ayah terlahir kembali, ayah akan mencari mu kemana pun nak " Raja
Bintang meneteskan air mata " ibu, ayah " memeluk
" Sudah lah nak " Raja dan Ratu memeluk Bintang
" Kita akan selalu ada untuk mu sayang " Ratu
" Terima kasih kalian adalah orang tua terbaik yang aku miliki " Bintang
" Putri kau harus menjadi Putri yang baik, istana dan kerajaan ini adalah milik mu, jangan pernah kau bingung untuk menjalankan hidup ini, lakukan sesuka hati mu sayang " Ratu
" Ayah berjanji apa pun yang kau inginkan , ayah akan selalu setuju " Raja
Bintang terharu, Bintang merasa baru mendapatkan keluarga yang benar - benar dia idamkan selama ini.
" Jadi kalau aku bersikap aneh seperti di masa depan, kalian tidak merasa aku aneh lagi kan? " Tanya Bintang
" Tentu Putri, tapi ada satu permintaan ayah, bawa lah nama Putri untuk nama mu " Raja
" Oke mulai sekarang nama ku Putri Bintang " Bintang
" Tapi ada yang Ibu heran, kenapa kamu bisa menggunakan pedang? " Ratu
" Entah lah, mungkin karena ini masa lalu ku, tapi aku bisa melihat apa yang dulu aku lakukan sehingga aku juga bisa mengubah nya Ibu" Bintang
" Sudah, sekarang kita lebih perhatian kepada Putri kita saja sayang " Raja
" Ibu, ibu sangat pucat, apakah disini tidak ada merah pipi atau make up? " Bintang yang selama ini memperhatikan ibu nya
" Ada sih, tapi dia dari bunga dan kita belum ada yang bisa menggunakan nak " Ratu
" Oke, aku mau minta semua bahan nya, aku akan ubah dari jaman ini sudah mengenal make up " Bintang
" Apa itu make up " Ratu
" Make up itu untuk mempercantik wajah kita, itu sih bahasa masa depan, entah lah disini apa namanya " Bintang
" Sudah lah sayang, dia lebih maju di banding kita, disana juga ayah melihat orang bisa saling bicara cuma dengan alat kotak kecil , mereka bisa membuat gambar kita di alat itu " Raja
" Hahahahha , Bintang tertawa, itu namanya hand phone, tapi jaman ini mana ada , masih pakai surat kirim prajurit atau burung, disana sih cukup hand phone saja sudah bisa semua dunia Ayah " Bintang
" Wah, hebat ya masa depan itu " Ratu
" Kalau kamu liat sayang, pasti terheran - heran " Raja
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
__ADS_1