Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 9


__ADS_3

Bintang sangat kesal dengan tingkah laku Deon. Bintang keluar dari ruangan Deon, Di luar sejumlah pegawai sudah mulai melakukan gosip. Bintang hanya diam karena dia merasa percuma melawan gosip yang tidak benar.


Jam istirahat tiba, semua pegawai istirahat, Bintang berada di BOD otomatis makan keluar dengan bos lainnya. Bintang memiliki firasat buruk, namun dia harus positif karena jika negatif dia tidak akan tenang juga sendiri.


Deon istirahat di kantin dengan pegawai lainnya. Deon banyak bicara sambil sedih menceritakan hubungan nya yang kandas dengan Bintang.


"Deon, tadi kita denger kamu ngomongin Bintang ada sakitin kamu ya?" tanya teman Deon


"Ya, aku gak bisa cerita maaf ya." Deon sedih


"Udah jangan sedih, lebih baik kamu bagi ma kita ada apa." saut teman Deon


"Aku nggak enak." Deon


"Kenapa Deon, selama ini Bintang terlalu perfect, coba kamu jelaskan ada apa, biar kita tahu juga kenapa Bintang selalu perfect." tanya teman Deon


"Bener tu Deon, cerita aja!" teman Deon


"Aku bingung mau dari mana cerita." Deon


"Santai aja, ceritakan semuaNya Deon" teman memaksa


"Aku akan cerita. tapi kalian jangan hakimi Bintang, karena mungkin dia khilaf." kata Deon


"Iya, cerita aja dulu." kata teman Deon


"Waktu kemarin aku ke rumah nya. Di rumahnya sangat sepi, aku masuk seperti biasa. dari dalam aku denger suara desahan Bintang, aku mengira itu apa. Aku hampirin dan benar aja , aku melihat dia melakukan hubungan dengan lelaki lain, bahkan saat aku dateng mereka tidak selesai, Bintang malah meledek aku, bahkan dia bilang ini semua salah aku, mereka tetap melakukan, aku seperti nonton film dewasa, kecewa, kalian di posisi ku gimana?" Deon memutar balik kan fakta


"Trus Bintang gak minta maaf?" tanya teman Deon


"Yah, setelah itu selesai dia bilang itu pacar barunya. Aku bilang aku gak apa kamu selingkuhin tapi jangan melakukan hal itu, aku selalu menjaga kesucian dia demi dia juga." Deon


"Wah gak nyangka ya " teman Deon


"Makanya dia tiba - tiba putus. Dia bilang barang lelaki itu lebih enak, padahal sama aku nggak pernah, kita sama - sama sudah dewasa, kenapa dia gak bilang jika dia mau itu, aku bingung dengan sikap Bintang akhir - akhir ini. Bahkan aku menjadi kandidat direktur, dia berusaha menghancurkannya, dia berusaha membuat aku tidak lolos, bayangkan? Aku nggak mau nyalahin dia, tapi aku bingung dengan sikap dia yang seperti ini, dia keras kepala nggak mau denger omongan orang lain, entahlah aku harus bagaimana lagi." Deon

__ADS_1


"Nggak nyangka Bintang yang polos dan ceria itu bisa seperti itu, tingkah lakunya lebih buruk dari pada binatang ya." teman Deon


"Udah lah Deon, putus aja, cewek gitu kelaut aja mati, dasar cewek nggak tahu untung, dapat cowok ganteng, perhatian, baik, romantis kok malah disia - siakan. Cewek begini di usir aja dari kantor, buat dia nggak betah aja" teman Deon


"Udah jangan terlalu keras, biar aku aja berusaha merubah dia pelan - pelan." Deon


"Kok gitu Deon, jangan lah, kamu juga terlalu baik." teman Deon


"Udah deh, aku nggak mau bahas, aku duluan ya." deon pamit duluan


Pov Deon


Akhirnya aku berhasil mempengaruhi anak kantor, dengan begini Bintang akan dibenci semua orang, bahkan aku yakin setelah ini, nggak akan ada yang mau berteman dengannya. Aku bisa hancurin siapa aja Bintang, apalagi kamu yang sudah ambil semua milik ku. Aku akan buat kamu membayar semuanya. Aku akan buat kamu merasakan sengsara sehingga kamu berlutut minta ampun sama aku. Deon kamu lawan, rasakan aja Bintang kamu akan tahu bagaimana namanya di musuhin oleh banyak orang. Aku akan singkirkan kamu Bintang.


Jam istirahat telah berakhir, Bintang kembali ke ruangan, Bintang meminta salah satu karyawan untuk mencari data klien namun di tolak. Deon meminta pada Bintang untuk berubah dan bisa kerja sendiri.


"Mba, tolong data klien Vip di rekap serahkan ke saya sekitar jam 3 ini sudah di meja saya ya Mba." pinta Bintang


"Kamu kerjakan aja Bintang." Deon


"Deon, kamu nggak usah ikut campur, ini pekerjaan mereka, mereka yang kerjakan otomatis aku minta sama mereka." tanggap Bintang


"Bintang kamu kok tega ya sama Deon, Deon begitu baiknya kamu malah macem - macem!" kata teman Deon dan Bintang


"Kalian salah, kalian harus tahu apa yang dilakukan Deon." Bintang


"Kita semua sudah tahu, kamu jahat banget sama Deon, menjijikkan banget kamu." Teman


"Kenapa kamu sangat polos ternyata lebih bejat daripada *******." kata Teman


"Kalian kenapa membela Deon?" Bintang yang heran


"Kamu jangan sandiwara lagi Bintang." kata Deon


"Kalian dibohongi sama Deon, kenapa kalian bisa percaya sama Deon?" kata Bintang

__ADS_1


"Bintang, please jangan gini." kata Deon


"Terserah kalian, Mba saya minta yang tadi tolong segera dikerjakan." Pinta Bintang


"Dasar wanita nggak tahu diri." Teman Deon


Bintang tahu Deon mengatakan hal yang tidak benar atau membalikkan fakta. Bintang sudah tidak peduli dengan apa yang terjadi. Semua akan ketahuan suatu saat nanti.


Bintang mulai dijauhi teman - teman di kantor, Bintang selalu diberikan cibiran dengan kata - kata kasar. pengaruh yang dilakukan Deon sangat manjur hingga sebagian orang berpikir itu benar. Deon senang melihat banyak orang yang membenci Bintang. Tujuan Deon terjadi Sesuai rencana nya.


Deon menghampiri Bintang "Bintang sayang, gimana perasaan kamu dibenci banyak orang?" tanya Deon


"Apa yang kamu lakukan sampai mereka seperti itu?" tanya Bintang


"Aku kan nggak ada bilang apa, mereka yang menilai Bintang." kata Deon


"Kamu yang melakukan , kamu balikin ke aku, aku nggak paham dengan sifat mu Deon." kata Bintang


"Bintang, kamu nikmati saja, kamu yang duluan mencari gara - gara sama aku, ya sudah aku buat kamu merasakan yang lebih dari aku." Deon


"Kenapa kamu tega banget Deon? Selama ini aku selalu bantu kamu dan memberikan yang terbaik, kamu yang selingkuh kenapa aku yang kena?" tanya Bintang


"Aku juga nggak tahu." jawab Deon santai


"Deon hentikan semua kekacauan yang kamu buat." Bintang


"Loh kenapa? Seru kok? Aku juga nggak yakin kamu setia sama aku? Masak sih kamu nggak pernah main api saat pacaran sama aku? Kita pacaran lama, aku yakin pasti kamu pernah bermain api seperti aku." sindir Deon


Bintang pun pergi males membahas "Terserah kamu."


Deon kesal dengan kelakuan Bintang yang selalu pergi saat Deon ingin membuat Bintang merasa sakit. Bintang pergi ke kamar mandi, dia menangis berpikir apa yang dilakukan selama ini untuk Deon hanya sia - sia, semua yang Deon lakukan buat Bintang hanya palsu. Deon yang sudah dibantu oleh Deon tega membuat Bintang sesakit ini. Bintang meratapi nasib nya yang begitu kurang beruntung, kenapa dia tidak ikut mati dengan orang tua kandungnya. Bintang merasa benar - benar tidak memiliki siapa pun lagi di dunia ini.


Jam pulang pun sudah tiba, Bintang merasa muak berada di kantor dan ingin cepat - cepat pulang. Saat Bintang pulang, Bintang melihat ada pengumuman bahwa akan ada pegawai wanita baru untuk asisten baru Direktur yang akan diangkat. Bintang berpikir mengapa direktur utama tidak ada membicarakan apa pun padanya. bintang merasa lelah dan sudah tidak memperdulikan pekerjaan kantor lagi.


 

__ADS_1


 


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


__ADS_2