Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 46


__ADS_3

Raja dan Ratu sudah mendukung apa yang di inginkan Putri Bintang, mereka akan membantu Putri Bintang untuk mencapai tujuan nya.


" Ayah, aku ingin besok pergi untuk berbaur dengan rakyat, apa bisa? " Tanya Putri Bintang


" Tentu, tapi ayah tidak yakin jika rakyat akan menerima mu semudah itu nak " Raja


Ratu khawatir " Ibu takut kamu malah celaka "


" Kalian bisa percaya sama aku, aku akan mengubah semua pemikiran mereka terhadap aku, aku akan kembalikan ketentraman kerajaan, aku yakin mereka akan paham dengan ini semua, mungkin dulu aku kejam tapi setiap manusia bksa berubah, itu akan aku yakin kan ke mereka Ayah Ibu " Putri Bintang


" tapi apa akan baik - baik saja Baginda? " Ratu


" ayah akan memberikan kamu teman untuk melakukan ini semua nak " Raja


" Tidak usah ayah, aku hanya perlu panglima Yama, dia bisa mengerti aku kok , dan dia selalu melindungi aku " Putri Bintang


" Apa kamu yakin nak? " Raja


" Tentu Ayah, percaya lah, semua keputusan yang aku lakukan pasti membuahkan hasil " Putri Bintang


" Kamu harus bisa menjaga diri mu sendiri " Ratu


" Iya Bu , terima kasih kalian sudah mendukung aku " Putri Bintang


Raja dan Ratu pun kembali ke istana nya, mereka menyerahkan semua nya kepada putri Bintang, walau mereka ragu dengan Panglima Yama, tapi ini harus tetap di lakukan oleh Raja untuk mendukung Putri Bintang.


Putri Bintang membuat surat kepada Panglima Yama, penjaga di perintahkan untuk membawa surat tersebut.


Panglima Yama menerima surat yang di berikan Putri Bintang, Putri Bintang meminta Panglima Yama untuk menemui nya malam ini dekat danau istana.


Panglima Yama sangat senang, ini adalah pertama kali nya Putri Bintang sendiri ingin bertemu. Panglima Yama pun bersiap - siap untuk menunggu Putri Bintang.


Putri Bintang pun merias diri menjadi sangat cantik, dia pun berjalan dengan sembunyi - sembunyi menemui Panglima Yama. Panglima Yama yang sudah cukup lama menunggu Putri Bintang disana. Putri Bintang tiba dengan sangat anggun dan cantik, Putri Bintang berpenampilan beda untuk Panglima Yama.


" Putri? " Panglima Yama yang tersipu dengan penampilan cantik Putri Bintang


" Maaf aku terlambat " Putri Bintang


" Oh, maaf, maksud hamba, hamba baru saja sampai Putri " Panglima Yama salah tingkah


" Santai aja, kamu bisa panggil aku Bintang, jadi santai aja, jangan pakai bahasa kerajaan " Putri Bintang


" Baik putri, maaf baik bintang. Silahkan duduk " Panglima Yama

__ADS_1


" ternyata malam disini indah ya, udara masih segar tanpa polusi, bintang - bintang dan bulan bersinar terang banget , mungkin karena semua masih alami " Putri Bintang yang mengagumi malam hari


" Ya Bintang, sangat indah banget langit di atas, mungkin kerajaan langit ini sama indah nya dengan langit karena Bintang seperti kamu " Panglima Yama


" Ah , kamu ,, bukan aku yang membuat disini indah, tapi kedamaian yang ada " Putri Bintang


" Bintang, kenapa kamu tiba - tiba memberikan aku surat untuk bertemu " tanya Panglima Yama


" Oh itu, aku cuma mau minta tolong ke kamu " Putri Bintang


" Apa yang bisa aku bantu? " Panglima Yama


" kamu mau menemani ku berbaur dengan rakyat? " Putri Bintang


" Maksud mu? kita akan ke rakyat? " Panglima Yama


" Iya, aku mau membuat rakyat tidak benci aku lagi " Putri Bintang


" Aku nggak setuju, kamu tahu dulu kamu kejam , gak seperti sekarang yang berbeda dan lembut, semua rakyat pernah kamu siksa, bagaimana cara nya kamu berbaur? apa kamu tidak takut jika di serang rakyat? Pikir kan lah Bintang. Aku gak setuju " Panglima Yama


" Aku ketemu kami bukan nanya setuju atau tidak, aku mengajak kamu, tapi kalau kamu gak mau ya sudah aku bisa sendiri " Putri Bintang


" Bintang, tolong jangan keras kepala, itu mustahil, aku nggak mau kamu kenapa - kenapa , kamu pahami ini " Panglima Yama


" Terus sampai kapan aku di benci rakyat Yama? " Putri Bintang


" Lebih baik? Kamu salah Yama. Jika akau terus melakukan hal yang dulu maka masa akan datang aku akan hancur, bahkan hubungan kita hancur " Putri Bintang


Panglima Yama " Bintang aku hanya mengkhawatirkan mu, bukan melarang mu "


" Jika kamu khawatir ikut lah bersama ku melakukan apa yang aku ingin kan " Putri Bintang


Panglima Yama " Bintang, aku rela serahkan nyawa ku, asal kamu jangan mencari masalah, tolong lah demi kerajaan, kamu adalah penerus dari kerajaan ini "


" Harus seperti apa sih aku jelasin, kalau gak mau ya udah, aku juga gak maksa, aku cuma mau ajak kamu lakukan ini bersama, gak disini gak masa datang sama saja sifat mu tetap egois " Putri Bintang bangun dari tempat duduk dan akan pergi


Panglima Yama segera berdiri menarik Putri Bintang dan mencium Putri Bintang. Putri Bintang kaget dengan ciuman itu, dia hanya menutup mulutnya. Panglima Yama mencium Putri Bintang sambil memeluk erat Putri Bintang. Ciuman itu berlangsung sedikit lama, akhirnya Panglima Yama melepaskan ciuman itu pelan - pelan dengan posisi masih memeluk Putri Bintang.


Panglima Yama memandangi wajah Putri Bintang, dan dia kembali memeluk dengan erat dan berkata " Aku mohon jangan biarkan diri mu terluka, aku gak mau kamu celaka "


" Bantu aku " Putri Bintang


Panglima Yama melepas pelukan dan kembali mengajak Putri Bintang duduk " Aku akan ikut tapi kamu harus mendapat ijin raja dan ratu Bintang "

__ADS_1


" Ayah dan Ibu sudah setuju, makanya aku mengajak mu " Putri Bintang


" Baik lah, kapan kita akan mulai? " Panglima Yama


" Aku ingin segera " Putri Bintang


" Baik lah, maaf kan aku yang sedikit bernada tinggi dengan mu Bintang, aku hanya tidak mau ada hal buruk terjadi dengan mu " Panglima Yama


" aku paham itu " Putri Bintang


Panglima Yama dan Putri Bintang saling mandang, mereka seperti saling mencintai. Disisi lain mata - mata Selir melihat semua kejadian itu.


Mata - mata selir segera pergi dan melaporkan hal ini kepada selir.


" Tok ... tok ... " suara orang mengetuk jendela selir


Selir membuka jendela " Kau? ada berita apa? "


" Selir, ...... " mata - mata itu menceritakan semua nya sampai mereka saling ciuman


" Kurang ajar Yama membantu Putri Bintang, dia tidak sadar bila berasal sama dengan ku? " Selir


" Apa yang harus hamba lakukan Selir? " Mata - mata


" Jika keadaan seperti ini, pergi lah, bunuh dayang Mina, buat pembunuhan ini adalah kasus perkosaan dan yang melakukan Yama " Selir


" Baik selir, hamba akan melakukan nya " Mata - mata


" Jangan sampai gagal, jika dayang kesayangan Putri Bintang mati, dia akan sangat marah, siapa pun pelaku nya akan di bunuh oleh pedang nya, jika keadaan kacau maka dia akan mengurungkan niat nya untuk pergi berbaur dengan rakyat " Selir


" maaf selir, tapi Panglima Yama masih kerabat selir? " mata -mata


" Aku tidak peduli, dia sudah berani bersekutu dengan Putri Bintang bahkan jatuh cinta jadi aku harus menghancurkan nya " Selir


" Baik selir. hamba akan lakukan " mata - mata


" Dia akan memilih kesayangan dayang itu atau memilih cinta nya! " Selir


" Hamba akan melakukan semua yang selir inginkan " Mata - mata


" ini hadiah mu " uang koin diberikan


" Terima kasih selir " mata - mata

__ADS_1


Mata - mata Selir pergi untuk menjalankan misi yang di berikan Selir.


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


__ADS_2