
Pintu tiba - tiba ada yang buka, Bintang tahu itu adalah pria kedua, entah seperti apa yang akan datang. Pria kedua sedikit tua sama seperti ayahnya. Bintang melihat wajahnya dan Bintang sangat terkejut ternyata Paman Deon.
"Bintang?" Paman Deon
"Om?" Bintang sangat takut dan malu
Paman Deon menelpon ayah Bintang "Halo, bagaimana ini, cewek yang kamu janjikan mana?"
"Om?" Bintang menghentikan Paman Deon menelpon Ayah
"Bintang, saya salah kamar, saya akan keluar, maafkan om ya." Paman Deon panik
Bintang merasa sudah tak peduli dengan reputasinya "Om, wanita yang om cari adalah saya, yang om telpon adalah ayah saya, saya siap melayani om."
"Bintang? Kamu bicara apa? Kamu pacar Deon." heran dan bingung
"Om, saya sudah putus dengan Deon, Deon selingkuhin saya." Bintang menceritakan
"Bintang walau kalian putus , kamu tidak boleh jual diri, kehidupan mu masih panjang nak." Paman Deon
"Bintang sebenarnya memang ******* om dari dulu, dan saya memang telah berbohong dengan Deon selama ini, jadi om nikmati saja, saya tidak kenapa." berharap Paman Deon membatalkan
"Maafkan saya Bintang, saya bayar kamu mahal dan tidak mungkin saya tidak dapat apa - apa, maafkan om, kamu sangat cantik sudah lama om menginginkan mu, tapi karena kamu pacar Deon, om tidak berani, om membayar kamu 300 juta dengan video menunjukkan sex mu nanti." Paman deon tidak munafik
"Apa maksud om mau buat video sex kita?" Bintang kaget
"Iya Bintang, tapi hanya wajah mu, dan bukan om yang akan melakukan sex dengan kamu, tapi sudah ada pemain nya, pemain yang sudah biasa dengan sex. Sebenarnya bisnis om adalah ini Bintang. Maafkan om." jujur dengan bisnisnya
Bintang kaget dan lemas jatuh kelantai "Om akan membuat video itu dan menjualnya?"
"Iya Bintang" tok tok suara pintu, dan pintu dibuka Paman Deon "Kalian sudah datang? Masuk."
"Pak ini pemain wanitanya?" tanya anak buah paman Deon
"Iya, silahkan kalian lakukan sesuka hati kalian seperti biasa." perintah Paman Deon
"Om, saya tidak mau." penolakan Bintang
"Maaf Bintang, ini pekerjaan mu, dan ini bisnis om." pergi meninggalkan mereka
Bintang kecewa, marah, sedih dan merasa ingin mati. 4 lelaki yang berada di kamar itu, 1 orang pemain, 3 lagi kru kamera dan penata adegan.
Penata adegan berkata "Kamu nurut dengan kita maka kamu akan tetap hidup terutama keluarga mu, kamu akan tanda tangan kontrak ini, kalau kamu melawan, semua yang dekat dengan mu akan habis, tapi jika kamu nurut kita akan lupakan cukup hanya bisnis sampai sini. Apa kamu paham?"
__ADS_1
Bintang hanya diam.
Kemara 1 "Eh , kamu ngerti nggak? Kita nggak bisa lama ni."
Pemain "Kamu tenang saja, aku juga seumuran sama kamu, kamu pasti puas kok, jadi aman."
Bintang yang merasa takut ancaman menerima "baik saya akan ikutin semuanya."
Bintang mulai tanda tangan kontrak, Bintang diminta ganti baju dengan yang lebih seksi. Baju tersebut sudah disiapkan. Semua adegan di mulai dari skenario " Bintang kedatangan tamu, Bintang membuka pintu dengan baju sangat seksi. Bintang mengobrol dengan tamunya (pemain), bintang mulai di raba pada paha nya, Bintang senyum kecil memberikan kode. Tamu mulai mendekati Bintang, Tamu mencium lembut bibir Bintang. Bintang pun memperlihatkan belahan dada nya, memberikan bokongnya yang menarik. Tamu merasa terangsang, mengambil tangan Bintang untuk masuk kedalam. Bintang menjalani semua adegan sex hingga mereka melakukan hubungan yang sangat panas. Mereka melakukan dengan mahir, bahkan semua ikut merasa terangsang."
Adegan film sudah selesai , Bintang mengambil bajunya dengan merasa sudah tidak ada harganya lagi, namun kameramen dan yang mengatur adegan menarik baju Bintang. Mereka bertiga kecuali pemain tidak ikutan karena merasa terpuaskan dalam hidupnya. Mereka bertiga memaksa Bintang, Bintang meronta - ronta melawan sekuat mungkin, Bintang kalah. Kaki dan tangannya di ikat pada ranjang. Mereka menikmati Bintang sampai mereka pun melakukan lebih dari sekali, mereka memperkosa Bintang, menikmati semua tubuh Bintang. Bintang hanya menangis dan sudah tidak bisa berbuat apa lagi. Setelah mereka menyelesaikan , mereka melepaskan Bintang. Bintang hanya pasrah sambil mengenakan pakaiannya. Mereka semua pergi meninggalkan Bintang begitu saja. Bintang mandi dan make up kembali untuk tamu ketiga.
"Apapun yang dipikirkan orang tentang aku, aku sudah tidak peduli, aku bukan manusia, aku hanya sampah yang bau dan menjijikan. Aku hidup bagaikan mayat hidup. Semua merasakan tubuh ini, tidak ada yang bisa mengerti hati ku. Jika suatu saat waktunya tiba aku akan meminta pada Tuhan jangan pernah lahirkan aku sebagai manusia lagi, biarkan aku menjadi mahluk yang paling menjijikan asalkan tidak manusia yang akan mendapatkan penderitaan sama seperti ini." Bintang keluh kesah
Kali ini ayahnya tidak muncul sedikit pun, bintang sadar ayah tidak akan muncul karena tahu apa yang sudah dihadapi barusan. Bintang hanya berdiam diri dan bengong. Petuga pun masuk namun bukan Ibu tadi. petugas lain membersihkan kamar itu, kini sudah pukul 4 pagi. Malam yang panjang di hari ulang tahunnya.
Pria ketiga telah tiba, Bintang bersiap - siap jika yang datang akan lebih buruk dari yang tadi. Bintang tahu akan lebih buruk datang, apa pun yang akan datang, Bintang siap.
"Permisi," Pria Ketiga
"Silahkan masuk, saya sudah siap." Bintang tak melihat wajahnya
"Maafkan saya, saya yang bayar kamu." kata pria ketiga
"Kamu Bintang kan?" kata pria ketiga
"Kamu bukannya sahabat Deon?" kaget kembali
"Iya, kenapa kamu?" bingung
"Aku akan melayani kamu." kata Bintang
"Bukannya kamu adalah wanita yang sempurna, kenapa kamu jadi gini?" tanya pria ketiga
"Kamu tidak usah tahu kenapa, aku tidak dibayar untuk mengatakan itu." ucap Bintang
"Bintang, aku mencari wanita penghibur untuk membalas dendam ke pacar ku, entar kita akan lakukan hubungan itu lalu pacar ku akan kesini dan marah sama kamu, apa kamu siap?" tanya pri ketiga
"Oke, berapa kamu bayar ke ayah ku?" tanya Bintang
"Aku hanya bayar 10 juta. Emang kenapa Bintang?" tanya pria ketiga
"Oh, okeh, ayo kita lakukan." tantang Bintang
__ADS_1
"Tapi ada masalah Bintang." kata pria ketiga
"Ada apa lagi?" tanya Bintang
"Aku susah bangun, apa mungkin bisa bangun?" tanya pria ketiga
"Maksud nya?" Bintang bingung
"Aku punya masalah, punya ku gak bisa bangun. Ini alasan aku supaya pacar ku tahu dan memutuskan aku, aku sudah berapa cara untuk mengakhiri hubungan ku dengannya tapi gagal ketahuan tidak bisa naik, jadi aku harap kali ini berhasil Bintang, bantu aku." cerita pria ketiga
"Aku gak tau harus bilang apa, aku akan bantu kamu sebisa ku, semoga kamu berhasil itu aja." Bintang bingung
"Oke Bintang, trus sekarang kita ngapain dulu?" tanya pria ketiga
"Kita akan pemanasan, kamu buka semua pakaian mu, dan aku akan buka semua pakaian ku." Bintang
"Setelah ini?" tanya pria ketiga
"Kamu harus mulai taruh tangan mu di payudara ku, kamu remas dengan lembut dan rasakan, coba kamu sambil menutup mata, kamu rasain seperti sesuatu yang kamu paling sukai." Bintang
"Aku akan lakukan, tapi kenapa aku belum merasakan apa Bintang?" tanya pria ketiga
"Kamu suka wanita kan?" tanya Bintang
"Sebenarnya punya aku pernah naik sama cowok Bintang." pengakuan
"What?" kaget "Ya ampun kamu artinya homo dong? Ya pantes aja kamu gak bisa sama cewek." Bintang mulai paham
"Trus gimana Bintang?" tanya pria ketiga
"Kamu pernah bisa itu sebagai kamu ceweknya atau kamu cowoknya?" Bintang
"Aku sebagai cowok, nafsu banget aku ma cowok yang kekar gitu Bintang, aku melihat menarik dan punya ku selalu naik dengan hal gitu." Pria ketiga
"Oke, kamu anggap aku cowok sekarang kamu tutup mata dan bayangkan aku cowok" membantu pria ketiga
Pria ketiga "Aku gak bisa, kamu cewek, aku gak suka cewek"
Bintang tidak ingin melakukan hal ini, tapi ini adalah pekerjaan terakhir yang harus diselesaikan, walau Bintang sudah tidak memiliki harga diri namun dia hanya menyelesaikan semuanya. Bintang sudah tidak bisa berpikir untuk melindungi dirinya sendiri karena dia merasa hidupnya sudah tidak berharga dan tidak ada gunanya.
__ADS_1
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^