Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 48


__ADS_3

Raja yang kesal mendengar tingkah laku Panglima Yama segera pergi ke Istana Putri Bintang.


Raja sangat marah dan masuk ke kamar dayang Mina, Raja melihat semua sangat berantakan. Raja pun di tunjukan pedang Panglima Yama. Malam ini menjadi malam yang memegangkan terjadi di Istana.


Raja sangat marah sehingga meminta seluruh prajurit menangkap Panglima Yama sekarang juga dan di masukkan dalam penjara.


** Putri Bintang


" dayang Mina bangun lah, Panglima Yama tidak bersalah, Panglima yama bersama ku dari tadi, dia tidak ada membawa pedang, please bangun, aku gak mau membuat kesalahan kedua kalinya. Aku yakin kamu melihat siapa pelaku nya, cuma kamu yang bisa menolong Panglima Yama. jika aku membela Panglima Yama tanpa bukti hanya logika ku yang di masa depan, maka semua orang gak akan ada yang percaya, aku mohon Dayang Mina bangun lah. " Putri Bintang memohon agar Panglima Yama tidak di salahkan.


** Istana Selir


Mata - mata selir sampai di tempat selir dan langsung masuk ke kamar nya.


" aaaa... " Selir berteriak


" Selir diam ... " Mata - mata


" Kau mengejutkan ku, kenapa kau kesini? Apa tugas mu sudah beres? " tanya selir


" Tentu Selir, hamba sudah menyelesaikan semua yang anda perintah kan, hamba juga sudah berhasil kabur " Mata - mata


" bagaimana dengan Dayang itu? " Selir


" Dia seperti nya tidak sadar kan diri Selir " Mata - mata


" Apa!!! Kau bodoh, bunuh dia sekarang, jika dia sadar maka dia akan membongkar semua yang terjadi " Selir


" Tapi hamba yakin dia tidak mengetahui hamba Selir " Mata - mata


" Aku nggak mau tahu beres kan semua jika tidak nyawa mu dan keluarga mu akan habis " Selir


" Ampun Selir, hamba akan melakukan semua nya, tolong jangan lakukan itu Selir " Mata - mata


" Baik lah. Selesaikan hari ini " Selir


" Ibu .. Ibu .... " suara Putri Cahaya


" Cepat kau pergi " perintah Selir ke mata - mata nya


Mata - mata Selir pergi mengikuti apa yang di perintahkan Selir.


" Ibu ... Ibu ... " Putri Cahaya mencari


Selir membuka pintu " Ada apa Putri? "


" Ibu, kau kemana saja sih? " Putri Cahaya


" Ada apa kau malam begini teriak sana teriak sini, emang nya Ibu ini gak bisa mendengar apa? " selir


" Ibu ini, Ibu selalu gak tau yang terjadi mengenai istana , kapan sih Ibu bisa lebih peduli dengan kejadian ini itu " PutrI Cahaya


" Maksud mu apa sih Putri? " Selir


" Ibu, Dayang Mina diperkosa sama Panglima Yama di istana Putri Bintang " Putri Cahaya


" Apa? " Selir


" makanya yang seperti ini Ibu gak pernah tau " Putri Cahaya


" Terus emang beneran Panglima Yama? " tanya Selir

__ADS_1


" Yah beneran Bu, pedang Panglima Yama sebagai bukti Bu " Putri Cahaya


" Trus kalau begitu Panglima Yama sudah di tangkap? " Selir


" Belum, aku dengar dia lari tadi ... Tapi dayang Mina gak sadarkan diri Bu " Putri Cahaya


" Kenapa bisa begitu? Menurut tabit bagaimana? " Selir


" Yang aku dengar bisa lama banget Bu " Putri Cahaya


Selir berpikir masih ada kesempatan " Yah semoga Putri Bintang tidak marah dengan hal ini "


" Putri Bintang sih gak marah, tapi Baginda marah bahkan sekarang sedang di Istana Putri Bintang Bu " Putri Cahaya


" apa, kita harus kesana sekarang " Selir


" Tidak bisa Bu " Putri Cahaya


" Kenapa tidak bisa? " Selir


" Ayah melarang siapa pun kesana " Putri Cahaya


" Kalau begitu ya sudah kita jangan mikir kan itu lagi " Selir


" Ya Bu, aku hanya mau mengabari itu, kalau begitu aku mau tidur lagi " Putri Cahaya


Selir senang kini dia masih ada kesempatan untuk membunuh Dayang Mina.


** Panglima Yama


Panglima Yama sedang bahagia sambil berjalan. Tanpa dia mengerti banyak prajurit datang membawa surat perintah raja menangkap Panglima Yama.


" Apa di tangkap? emang salah ku apa? " Panglima Yama bingung


" Sudah jangan sok tidak tahu. lebih baik kau ikut kami karena ini perintah Raja " Prajurit


Panglima Yama tidak ingin ada keributan, dia pun segera mengikuti perintah para prajurit " Baik lah aku ikut "


Panglima Yama di bawa ke penjara bawah tanah, Panglima Yama tidak melakukan perlawanan, dia hanya mengikuti walau dia tidak tahu masalah apa.


** Keesokan pagi nya ...


Putri Bintang membersihkan tubuh dayang Mina, dia mengobati dayang Mina, namun Putri Bintang sedih dia belum sadar, Putri Bintang berpikir antara dayang Mina dan Panglima Yama.


Putri Bintang memutuskan untuk meminta pada Panglima Yama agar pergi dari Istana, namun prajurit melaporkan.


Putri Bintang tiba di rumah Panglima Yama banyak prajurit yang menjaga..


" Kenapa banyak prajurit? " Putri Bintang


" Putri! Maaf Putri tidak ada satu pun yang diberikan kemari oleh Raja " Prajurit


" Panglima Yama kemana? " Putri Bintang


" Panglima Yama sudah berada di penjara bawah tanah Putri " Prajurit


" Dimana itu? Dia kan belum tentu bersalah " Putri Bintang


" Ampun putri, mungkin anda bisa tanyakan pada Baginda " Prajurit


Putri Bintang segera pergi ke Istana Raja dan Ratu

__ADS_1


" Ayah ... Ayah ... " Putri bintang berteriak di kamar Baginda


" Anak ku, ayah mu tidak ada nak," Ratu


" Maksud Ibu? Ayah kemana? " Putri Bintang


" Ayah ke penjara bawah tanah menanyakan tentang kejadian di istana mu " Ratu


" Tapi Ibu. Panglima Yama gak bersalah, Aku yakin ada yang menjebak mereka " Putri Bintang


" Sayang , pengadilan disini berbeda nak " Ratu


" Apa nya beda? Aku akan cari ayah " Putri Bintang


" Anak ku! " Ratu memanggil Putri Bintang yang segera pergi


** Penjara Istana


Panglima Yama tidak mengerti kesalahan yang dia lakukan, namun tetap diminta untuk mengakui. Dia pun di pecut oleh prjurit secara terus menerus.


" Mengaku kau! " Prajurit


Tangan Panglima Yama diikat beserta kaki nya sehingga dia pun tidak bisa melawan apa pun.


" Mengaku kamu! " Prajurit


" Aku tidak tahu, aku tidak ada berbuat apa pun, aku gak ngerti maksud kalian! " Panglima Yama


" Hentikan kebohongan mu, jelas - jelas kau melakukan nya. katakan apa yang kau ingin kan! " prajurit


" Aku tidak melakukan apa pun " Panglima Yama


pecutan kembali diberikan ... Panglima Yama merintih kesakitan.


" Hentikan! " Putri Bintang


" Putri! " Prajurit kaget


" Hentikan! Aku perintah hentikan! " Putri Bintang


" Maaf Putri ini perintah dari atas " Prajurit


" Apa kau berani dengan ku? " Putri Bintang mengeluarkan pedang nya


" bagaimana ini " para pRajurit takut


" Kalian mau menantang? " Putri Bintang


" Ampun Putri kami tidak bisa menghentikan, bukan nya yang terlibat adalah bagaikan saudara Putri sendiri? " Prajurit


" Baik , kalau begitu biarkan aku yang memberokan hukuman " Putri Bintang


" bagaimana ini? " para prajurit saling berdiskusi


" Cepat pergi " Putri Bintang


" Baik Putri " Prajurit


Putri Bintang menunggu hingga para prajurit pergi, dia sangat sedih melihat Panglima Yama penuh luka cabuk, bahkan dia bingung harus menolong bagaimana. Sedangkan Raja setelah berteme dengan kepala pengadilan , akan segera ke penjara untuk mengintrogasi Panglima Yama.


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^

__ADS_1


__ADS_2