
* Kerajaan Langit
Raja ingin menyetujui pendapat Putri Bintang namun tidak bisa semudah itu, Putri Bintang harus membuktikan semua dengan tindakan bukan hanya bicara.
" Putri Bintang, kapan kamu akan pergi ke kerajaan barat untuk membicarakan hal ini?" tanya Raja
" Baginda .... Jangan lakukan itu " para pejabat berlutut memohon agar Raja tidak menyetujui hal itu
" Kalian tidak perlu memohon oada Raja, aky adalah penerus kerajaan langit, apa pun yang tindakan aku ambil , aku harap kalian semua bisa mematuhi dan satu hal lagi, walau saya mulai seperti melemah menurut kalian, maka itu salah! Saya tidak lemah dan saya akan ambil tindakan tegas sampai memenggal kepala kalian jika ada yang berani membantah. Saya hanya mau berpikir logis dan lebih dewasa bukan hanya dengan kekerasan , jadi maafkan semua yang sudah saya pernah lakukan. sekarang ikut lah bersama - sama berjuang dengan saya! "ucap Bintang yang tegas dan tidak mau diangga lemah
" Baik tuan Putri Bintang " semua berlutut untuk menghormati Putri Bintang
" Putri, kami akan menyiapkan semua yang akan anda butuhkan dalam misi ini " ucap penasihat memberikan semangat kekuatan kepada Putri Bintang
" Putri, kamu yakin ini berhasil? " kekhawatiran Ratu
" Ibunda tenang saja, serahkan semua pada Putri mu " ucap Bintang
" Percayakan semua dengan Putri mu nak " ucap Ibu Ratu kepada Ratu
" Dasar gadis licik, dia akan mati disana " ucap Putri Cahaya
" Tenang Putri, sebelum dia sampai, dia akan mati di perjalanan " ucap Selir
" Maksud Ibu? " tanya Putri Cahaya
" Percaya lah pada Ibu mu sayang " Ucap Selir
" Ibu lakukan yang terbaik, aku ingin segera menjadi Putri mahkota " ucap Putri Cahaya
" Sudah, kamu diam saja " ucap Selir
*Dunia nyata Bintang
Orang pintar yang mengirim kupu - kupu datang kerumah Bintang. Dia memberi tahu bahwa Bintang baik - baik saja.
__ADS_1
" Anak anda baik - baik saja, dia akan merubah semua nasib di masa depan " ucap orang pintar
" Bagaimana anda bisa tahu? Dimana dia sekarang? " ucap Ibu Bintang
" Saya sudah mengirim kupu - kupu yang saya temui disana akan membantunya untuk bertahan hidup, anda harus percaya, saya baru saja bicara 5 menit lalu " kata orang pintar
" Saya tidak tahu harus percaya atau tidak, tapi saya serahkan nyawa anak saya dengan anda " Ucap Ibu Bintang
" Baik, saya akan membantu menjaga nya " ucap orang pintar
" Saya akan tunggu Bintang kembali " ucap Ibu bintang
" baik kalau begitu saya pergi dulu " ucap orang pintar
Ibu Bintang sudah mulai lega, jika anak nya bisa baik - baik saja, walau dia tidak mengetahui anak nya dimana, dia bisa merasakan anak nya baik - baik saja.
*Kerajaan Langit
Di kediaman Putri Bintang banyak prajurit, Bibtang menggunakan pakaian perang dan semua persiapan nya sudah siap untuk Bintang gunakan. Bintang tidak pernah menegoisasi dengan hal peperangan namun dia percaya diri bahwa dia bisa karena sering mengalami yaitu mewakiki perusahaan untuk menang tender tanpa kekerasan.
" Mina, kamu percaya sama aku? aku akan kembali dengan baik - baik saja kok " ucap Bintang
" tapi aku tidak boleh ikut, trus siapa yang akan mengurus mu Putri, aku mohon batalkan semua nya, kamu baru saja sadar kenapa kamu mencari masalah lagi sih? Kapan kamu mau bisa dengerin pendapat ku Putri Bintang? " tanya dayang Mina
"Mina , aku sangat yakin jika aku akan berhasil, kamu harus menunggu ku, aku juga bukan anak kecil, aku hanya mau mengubah yang buruk menjadi lebih baik saja, aku ingin di masa akan datang aku bisa bertemu dengan mu lagi, kita bisa menjadi saudara bukan majikan dan dayang, aku percaya dengan hal ini kita bisa bersama dan hidup lebih baik di masa akan datang " kata Bintang
" Baik lah, kembali dengan selamat, aku mohon " dayang Mina
" iya iya, kok kita kayak orang saling mencintai sih? hahahaha " ketawa Bintang menghibur dayang Mina
" Kau! Aku mau kau kembali itu saja " dayang mina
" Baik lah, tunggu aja. Oya Dayang Mina aku mau tanya siapa sih Panglima Yama? Dan bagaimana aku dulu dengan Panglima Yama? " tanya Bintang
" Ah? Panglima Yama sih bukan siapa - siapa dari dulu, dulu kamu lebih suka merintah dia, kemana pun kamu , dia pasti akan ikut cuma dia itu orangnya pendiam dan judes. Sedangkan kamu cuek, judes dan jarang bicara dengan Panglima Yama, hanya saat kalian mau membentuk strategi saja , cuma setau ku, dia bermain pedang dengan mu selalu kalah dan kau selalu marah karena tidak memiliki lawan sebanding " ucap DaYang Mina
__ADS_1
" Oh Gitu, ternyata hanya panglima biasa, ya emang itu yang oantas untuknya " ucap Bintang
" Ah? " Dayang Mina bingung
" Udah jangan di bahas, aku sebelum berangkat ingin minum teh hangat bisa? " ucap Bintang
" Bisa kok, aku buatin dulu ya " ucap Dayang Mina
Bintang berpikir, di dunia masa depan Bintang adalah kekasih Yama, bahkan dia memberikan semua cinta, kasih sayang, harta dan semuanya ke Yama atau Deon, Bintang sangat mencintainya namun disini dia hanya bawahan Putri Bintang, disini dia tidak sama dengan masa depan, dia lenih banyak diam sedangkan masa depan Dia lebih sering berulah untuk mendapatkan jabatan.
Bintang bersiap - siap, Bintang keluar dari kamarnya namun dia sangat terkejut Panglima Yama pun ikut dan mengenakan perlengkapan perang, dia sangat tampan, bagaimana pun Bintang pernah mencintai sesosok laki - laki itu. Bintang ingin tahu apakah mereka orang berbeda atau sama dengan orang dimasa depan.
" Putri , mari kita berangkat " ucap Panglima Yama
" Iya, kita naik kuda? " tanya Bintang
" Iya. ini kuda kesayangan anda, ayo kita berangkat, " ajakan Panglima Yama dengan pasukannya
" Tapi aku nggak bisa naik kuda, aku nggak pernah mengendarai nya " ucap Bintang sambil bingung mikir jika menunggangi kuda bagaiaman caranya
" Mengendarai? bahasa apa itu? " tanya Panglima Yama
" Ah lupakan saja, aku coba " Bintang berpikir dia bisa mengayunkan pedang pastinya juga bisa menunggangi kuda
Bintang dibantu prajurit untuk naik kuda namun kuda tersebut agresif dan menjatuhkan Bintang.
" Au " Bintang kesakitan
" Putri .. Putri " Semua menolongnya
" Jangan sandiwara deh, segitu aja nggak biasa, cepat naik, jangan memperlambat " ucap Panglima Yama
" Aku serius, kenapa sih kamu selalu seperti punya dendam sama aku? Aku nggk bohong, aku emang nggak bisa " ucap Bintang
Panglima Yama turun dari kuda dan mencoba membantu Bintang. Bintang naik perlahan dengan dibantu Panglima Yama, namun Bintang pun jatuh dan di tangkap Panglima Yama. Mereka saling pandangan, panglima Yama menangkap Bintang dan memeluk nya, mereka merasa pernah dekat , pandangan Bintang dan Panglima Yama sangat tajam, posisi mereka pun sangat mesra, semua orang yang ada tidak berani memandang, mereka hanya ketawa melihat mereka berdua jatuh dibawah kuda.
__ADS_1
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^