
Dengan cara mereka menunggangi kuda cepat mereka pun tengah hari sudah sampai dk Kerajaan Barat.
" Putri inilah kerajaan barat yang akan kita negoisasi " kata salah satu prajurit
Putri Bintang sampai di Kerajaan Barat dengan Panglima Yama dan 2 prajurit saja. Bintang tidak pernah menangani hal seperti ini, namun dia akan anggap seperti menangani klien mereka saat di kantor. Bintang hanya bisa mengandalkan keputusan dan ilmu bisnis nya, dia berusaha merasa ini mudah seperti di dunia nyata.
" Putri Bintang, kita harus ijin untuk masuk kerajaan dengan semua prajurit mereka. " kata Panglima Yama
" Aku ingin kita ganti pakaian sebagai seorang Putri dan Panglima, kita harus lepas semua perlengkapan dan pakaian seakan kita perang " ucap Bintang
" Tidak Putri! Jika kita di serang tanpa baju perang maka kita mudah terluka " bantah Panglima Yama
" Patuhi perintah ku, aku akan bertanggung jawab, kita akan tampil elegan bukan ingin memberontak disini, mereka hanya butuh bicara " ucap Bintang
" Maaf Tuan Putri, tapi ini tidak pernah kita lakukan, dari dulu negoisasi kayak gini pun belum pernah, ini bahaya Tuan Putri. Kami harus melindungi Putri bukan membawa Putri dalam bahaya, tolong lah dengarkan hamba Tuan Putri " ucap panglima Yama yang mulai khawatir
" Aku juga minta tolong dan memohon pada kalian, turuti apa yang aku katakan, percaya semua dengan ku , jika tidak aku akan masuk sendiri " ucap Bintang
Panglima Yama sudah tidak bisa melarang Putri Bintang, "Baik lah Putri, kita akan ke pasar untuk berganti pakaian " ucap Panglima Yama
Mereka semua ke pasar menitip kuda mereka, Mereka juga beli pakaian di pasar mereka ganti pakaian di rumah rakyat. Bintang menggunakan seperti gaun warna biru langit , rambut di jepit dan di gerai belakang, menggunakan make up yang memang ada di jaman itu, menggunakan sandal dari kayu. Bintang sangat anggun dan cantik bahkan semu terpukau melihat Bintang.
Panglima Yama melihat Putri Bintang sangat berbeda, dan begitu cantik, walau sebelumnya Putri Bintang pernah menggunakan pakaian yang sama, namun berbeda sangat cantik.
" Tuan Putri " Panglima Yama bengong melihat Putri Bintang
" Apa kalian sudah siap? " tanya Putri Bintang
" Kami sudah siap Putri " kata prajurit namun Panglima Yama masih bengong melihat Putri Bintang
" Panglima , ayo kita berangkat, Putri sudah siap " salah satu prajurit memberikan kode kepada Panglima Yama yang tidak lepas melihat Putri Bintang
__ADS_1
Mereka berjalan, Bintang sambil menikmati dia bisa berada di jaman kerajaan yang sangat jauh ribuan tahun sebelumnya. Bintang merasa semua tidak jauh berbeda dengan tahun 2020 di dunia masa depan nya. Bintang akan menyelesaikan semua yang tidak akan mempengaruhi masa depan nya.
Mereka sampai di pintu gerbang kerajaan barat ...
" Siapa kalian? " tanya penjaga kerajaan barat
" Aku Putri Bintang dari Kerajaan Langit ingin bertemu dengan Raja kerajaan Barat " ucap Bintang
" Mana tanda pengenal kalian atau titah dari kerajaan langit? " tanya penjaga
" Ini " panglima Yama mengeluarkan batu giok yang merupakan tanda kerajaaan
" Baik kalian bisa masuk " ucap penjaga
Mereka masuk dan akan di antar ke istana kerajaan barat. Raja Kerajaan Barat mendapat informasi Putri Bintang dari kerajaan langit sudah tiba, Raja Kerajaan Barat masih sangat muda, dia pun tidak mengerti untuk perang karena dia baru di tinggal mati oleh Raja sebelumnya yang mati meminum racun karena kerajaan nya akan diserang oleh Kerajaan Langit. Raja yang muda ini menyimpan dendam juga namun dia tidak ingin perang.
Mereka di antar ke istana, Raja bersiap - siap, pertemuan mereka sangat tertutup hanya Raja dan panglima nya karena jika pejabat lain ada maka Raja akan diminta untuk tidak mau berdamai.
" Selamat datang Putri Bintang dari kerajaan Langit " sambut Raja
" Terima kasih Baginda " ucap Bintang
" Saya tidak menyangka yang akan datang sangat muda dan cantik, bahkan benar isu di luar sana jika seorang Putri Bintang dari Kerajaan Langit sangat cantik " ucap Raja
" Terima kasih Baginda, maafkan hamba sudah mengganggu waktu baginda, dan saya senang Raja ternyata masih muda tentu jika kita berdiskusi bisa sepaham karena umur yang tidak jauh sepertinya " ucap Bintang
" Hahhaa.. Bisa saja Putri, Baik mari kita duduk dulu " ajakan Raja
Mereka duduk bersama di meja kecil, para dayang datang membawa beberapa makanan dan mereka juga menuangkan minuman seperti teh namun lebih fresh karena terlihat daun segar di dalam teh yang di sajikan.
" Maafkan hamba baginda, bisa kah kita langsung saja membicarakan masalah dari kedua kerajaan? " tanya Bintang mempercepat waktu
__ADS_1
" Tentu Putri, saya dengar sebelumnya jika seorang Putri Bintang tidak pernah melakukan hal ini , yang ada akan selalu perang, jika boleh saya tahu sebelum membahas apakah Putri yakin? Karena saya juga tahu ini adalah pertama kali nya Tuan Putri melakukan hal ini " ucap Raja
" Mungkin gosip atau isu itu memang sudah kemana - mana, namun hamba hanya ingin berubah kedepannya, bukan kekuasaan yang hamba inginkan tapi keluarga dari kerajaan lain, kita harus bersatu sesama kerajaan, alngkah baik nya jika kita sama - sama merasakan tenang dan bahagia. Kita juga akan mengorbankan banyak orang jika melakukan peperangan, mungkin pendapat baginda sama dengan hamba? " penjelasan Bintang
Raja tepuk tangan karena salut " Saya sangat semang mendengar nya, saya harap Putri bisa mempertahankan hal ini, saya juga takut akan perang, saya tidak mau rakyat saya hancur dan sedih karena hasil dari perang ini " kata Raja
" Benar baginda, saya kemari habya mau mendengar mengapa rakyat anda ke kerajaan kami? " ucap Bintang
" Baik saya akan jawab sejujurnya, sebenarnya semenjak ayahanda yaitu Raja sebelum meninggal, banyak Rakyat yang menolak saya naik tahta karena kakak saya " ucap raja
" Maksudnya? Anda punya kakak? Bukan nya kakak baginda yang harus jadi Raja? " Tanya Bintang
" Ceritanya panjang, saya sebenarnya hanya pelukis dan buat puisi sebagai pangeran, saya tidak pernah tahu bagaimana kerajaan tapi saya sekarang harus melakukan semua ini demi rakyat " ucap Raja
" Lalu? " tanya Bintang
" Maaf Tuan Putri , Raja kami tidak bisa menceritakan jika terlalu jauh, terima tidak terima anda tidak bisa memaksa Raja kami untuk menceritakan semua nya " ucap Panglima Raja
" Loh kenapa kita tidak boleh tahu, para pejabat tidak ada, yang ada hanya kita, dan Tuan Putri Bintang sudah jauh - jauh kesini, harusnya di jamu dan di berikan informasi sebenar - benar nya dong! Jika tidak yah kita lakukan saja perang yang sudah di rencanakan " sindir Panglima Yama
" Panglima hentikan! Bisa kalian berdua keluar saja? " ucap Raja
" Panglima keluar lah, biar saya dengan Raja do ruangan ini " ucap bintang
" Tapi Putri " penolakan Panglima Yama
" Lakukan lah! " Perintah Putri Bintang
Mereka berdua keluar dan menjaga depan pintu . Raja dan Putri Bintang hanya berdua untuk saling menceritakan apa yang terjadi sebenarnya.
__ADS_1
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^