Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 23


__ADS_3

* Istana Kerajaan Langit ...


Di istana biasa melakukan makan pagi bersama. dimana hanya dihadiri Raja, Ratu, Ibu Ratu dan Putri Bintang. Ini adalah yang rutin dilakukan setiap hari oleh keluarga kerajaan langit. Bintang sangat gugup bersama para dayang Bintang berjalan pelan - pelan dengan anggun, setiap di perjalanan orang - orang memberikan hormat kepada Bintang, Bintang merasa canggung namun kali ini dia akan menjalani hidup sebagai Putri Bintang dari Kerajaan Langit. Bintang sangat cantik dia berjalan paling depan dan di ikuti oleh 12 dayang termasuk dayang Mina.


" Putri Bintang tiba ... " kata penjaga


Semua orang didalam memberikan hormat kecuali Ibu Ratu, Raja dan Ratu " Hormat kami kepada Putri Bintang ... " salam untuk Putri Bintang


" Duduk lah sayang " ucap Ratu


" Baik terima kasih Ratu " kata Bintang


" Hey, kenapa kamu memanggil Ratu sayang? " Ratu mengusap rambut Bintang


" Hahaha kamu emang selalu lucu di mata Ayahanda nak " ketawa besar dari Raja


" Sayang panggil lah Ibunda, aku adalah Ibunda kandung mu sayang " ucap Ratu


" Putri Bintang , kami semua adalah keluarga, dia ayahanda dan dia ibunda, sedangkan aku nenek mu Putri " kata Ibu Ratu


" baik, maafkan kebodohan hamba " ucap Bintang


" Kamu tidak pernah bodoh Putri, kamu hanya sedang belum pulih jadi melupakan semua kebiasaan, Ayahanda yakin kamu akan segera pulih dengan bantuan tabit terbaik kerajaan kita sayang " kata Raja


Bintang melihat Raja wajahnya sangat mirip dengan President perusahaan dimana dia bekerja, hanya ini rambutnya sedikit panjang dan di ikat sambil di kepala menggenakan mahkota kerajaan " Apa mungkin di kehidupan sebelumnya President adalah Raja? " Pikiran Bintang dalam hati sambil memperhatikan Raja


" Putri Bintang, ini makan kesukaan mu " Ratu memberikan sebuah ikan segar tanpa di masak ke mangkuk Bintang


" Ini bukannya ikan salmon yang di asap ya? " tanya Bintang karena dalam dunia nyata itu ikan favorit Bintang


" Bukan nak, ini adalah ikan langit yang terkenal lezat , ikan ini hanya diternakkan oleh taman kerajaan langit , dari kecil kamu suka ini " kata Ratu


" Semua yang kamu suka sebelumnya akan menjadi kesukaan mu disini Putri Bintang. Nenek tahu itu juga kesukaan mu, makan lah! Itu sama dengan yang biasa kamu makan " kata Ibu Ratu sambil memberikan kode bahwa semua sama


Bintang berpikir " Apakah nenek mengetahui juga apa yang dia suka di dunia nyata dan apa mungkin Putri Bintang tidak memiliki perbedaan dengan diri ku? " dalam pikiran Bintang


" Putri? Kenapa melamun? Makan lah sayang " Ratu menegur Bintang


" Oh baik Ibunda " ucap Bintang


Semua menyantap hidangan yang sidah disiapkan, Bintang mencoba makanan itu.

__ADS_1


" hhmmm enak banget, sumpah dalam seumur hidup ku , ini paling enak " Bintang sangat menyukai nya


" Benar kan yang ibunda katakan, ini makanan favorit mu sayang " kata Ratu


" Makan lah yang banyak nak, setelah ini ayah akan memperlihatkan bagaimana strategi perang, karena kamu sangat mahir dalam hal itu tapi ayah tau kamu pasti melupakan hal itu " kata Raja


" Perang? Maaf , aku nggak bisa perang! " Bintanv tidak mau perang


" Sayang, kan kamu sangat suka perang, kamu paling pintar bermain pedang, bahkan ayahanda mu kalah sayang " kata Ratu


" Coba lah putri Bintang, nenek kali ini akan menemani kamu sayang " Kata ibu Ratu


" Tapi ... " Bintang


" Tidak ada penolakan , ayah bisa menghukum mu 100 cambuk jika menolak " ancaman Raja


" What? You Crazy? Oh my god ini sih bukan surga tapi neraka " gerutu Bintang sambil kesal


" Apa yang kamu katakan Putri Bintang? Itu bahasa mana? " tanya Raja


" Mungkin saat perang dia mendapatkan bahasa itu anak ku, jangan lah diperbesar, dia baru bangun dari tidur nya " Ibu ratu menutupi


" benar juga Ibu, mungkin dia belajar di medan perang " kata Raja percaya dengan ibu Ratu


" Baik lah ... terserah deh gue mau diapain disini " kata Bintang


Bintang melanjutkan makan nya dengan lahap, dia merasa sangat lapar, mereka semua senang Putri Bintang sangat pulih. Ibu Ratu khawatir karena Bintang masih remaja sering terbawa emosional dan tidak bisa melihat posisinya dimana. Bagaimana pun Ibu Ratu harus melindungi Bintang, walau dia tahu Bintang akan tersiksa karena hatinya kini lebih lembut dari pada Putri Bintang. Jika Putri Bintang dia akan kejam dan tidak akan ada yang berani, namun bintang yang lembut akan dikalahkan oleh orang - orang yang memebenci nya terutama sekutu dari Selir Cahaya yang ingin dari dulu Putri bintang hancur dan mati. Ibu Ratu harus mengajari nya cara melawan dan menutup semua hal yang buruk akan terjadi pada Bintang.


Makan pun selesai, Bintang mulai ingin menghindar namun Raja terus mengawasi nya.


" Putri Bintang, kamu jangan kabur dari ayahanda ya " kata Raja


" Ayahanda aku ... " Bintang


" Udah jangan banyak alasan kamu Putri Bintang , ayo ikut ayah " Kata Raja


" Baik Ayahanda " Bintang merasa Raja sama dengan president tidak pernah bisa di tolak bahkan sifatnya sama memaksa


Mereka berdua sampai di ruang belajar pedang dan memanah. Bintang diberikan pedang oleh panglima perang.


" Ini tuan putri , pedang kesayangan Putri " kata panglima perang

__ADS_1


" Apaan ini? Aku nggak bisa megang pedang " kata Bintang


Datang seorang panglima perang muda " Tuan Putri biar hamba yang melatih tuan Putri seperti biasa " kata paglima perang muda itu


Bintang berpikir tanpam sekali " Kamu bukannya Deon? " Bintang melihat wajah mereka sangat mirip


" Maaf tuan Putri nama hamba Yama Putri " kata panglima muda


" Yama, kamu ajarkan Putri Bintang pedang dan panah " kata Raja


" Baik Baginda, hamba siap melayani " panglima Yama yang dingin


" Tunggu, aku sakit perut " kata bintang


" Jangan alasan Sayang " kata Raja sambil memberikan pedang


" bagaimana caranya pegang pedang? " Bintang bingung


Tesss suara pedang yang mengarah ke Bintang dan akan mengenai wajah Bintang, Bintang refleks mengayunkan pedang dan mentangkis sehingga dia tak kena.


" hah hah " kaget sambil nafas terputus - putus " Hei kamu mau aku mati? " memarahi panglima Yama


" Tuan Putri hanya berpura - pura tidak bisa " kata Panglima Yama


" Kau! Kau sama saja dengan deon " Bintang kesal dengan Panglima Yama


" Sayang siapa Deon? " tanya Raja


" Deon itu orang di pasar nak, biarkan saja Putri " Ibu Ratu menutupi


" Kau harus melawan ku " mengayunkan pedang ke arah Bintang


" Sekali lagi Bintang menepis pedang Yama " Bintang kaget bisa mengendalikan pedang


" Kau hanya berpura - pura Tuan Putri " tanya panglima Yama


Bintang membuang pedangnya dan pergi dari tempat itu " Aku nggak mau lagi "


" Putri Bintang ! " Raja memanggil


" Aku nggak mau main kekerasan " teriak Bintang sambil berjalan

__ADS_1


Ibu Ratu merasa harus mengajarkan Bintang sedikit mirip dengan Putri Bintang.


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


__ADS_2