Kehidupan Sebelumnya

Kehidupan Sebelumnya
Episode 51


__ADS_3

" Aku janji aku akan membebaskan mu sebelum besok pagi " Putri Bintang mencium Panglima Yama dengan sangat lama mencium sambil menangis


" Putri, aku berharap kita bisa bertemu di masa akan datang, aku akan menunggu reinkarnasi mu " Panglima Yama


Putri Bintang pergi dari penjara, Putri Bintang pergi ke tempat tabit untuk mencari tahu keadaan dayang Mina dengan menangis.


" Putri! " prajurit setia Panglima Yama


"Siapa kau? " Putri Bintang


" Hamba tahu pelaku nya, tapi kita perlu bersatu " Prajurit setia Panglima Yama


" Bagaimana caranya? " Putri Bintang


Mereka pun pergi.


*** Keesokan paginya ..


" Bunuh Panglima Yama " Rakyat


" Panglima keji " Rakyat


Situasi di pagi hari dalam kerajaan Langit. Para Rakyat melihat Panglima Yama di ikat dan ada tali yang digunakan untuk menggantung Panglima Yama. Selain rakyat, semua pejabat, Raja, Ratu, Selir, Putri Cahaya, Ibu Ratu pun ikut ada disana. Ratu sangat menyayangkan jika Panglima Yama dihukum gantung, tapi mau tidak mau dia harus menyaksikan apa yang akan terjadi. Panglima yama hanya pasrah, dia bisa saja membela diri namun dia tak mau melakukan itu, dia ingin melindungi Putri Bintang. Putri Bintang tidak ada di tempat. Tidak satu pun yang tahu Putri Bintang kemana.


" dengan semua kesalahan dan bukti yang sudah sah menunjukkn bahwa Panglima Yama bersalah maka itu Panglima Yama akan di hukum gantung pagi ini " Penasihat


" Panglima Yama apa kau mengakui nya? " Pengadilan


" Ya hamba mengakui nya " Panglima Yama


" Tidak! Panglima Yama tidak bersalah " Putri Bintang


" apa - apaan ini " Rakyat


" Dayang sendiri di lecehkan masih membela Panglima " Rakyat


" Dasar Putri tidak pernah memikirkan orang kecil " Rakyat


" Bagaimana bisa dia melakukan ini? " Rakyat


" Hentikan! " Pengadilan


" Putri jangan ikut campur " Penasihat


" Aku tidak akan ikut campur jika orang yang bersalah berada disana " putri Bintang menunjuk ke arah Panglima Yama


" Putri anda tidak bisa mengacaukan apa yang ada " Pengadilan


" Siapa yang mengacaukan? " putri Bintang dengan santai


" Ampun Putri, lebih baik anda pergi " Pengadilan


" tidak, aku tidak akan pergi sebelum kalian melepaskan Panglima Yama " putri Bintang


" Putri hentikan! " Raja langsung berdiri


" Ayah? " putri Bintang


" apa yang kau lakukan sangat memalukan, pergi dari sini " Raja

__ADS_1


" aku tidak akan pergi Ayah, Aku yakin Panglima Yama tidak bersalah , Aku percaya itu " Putri Bintang


" Putri tidak semua sebuah perasaan bisa menyelesaikan masalah " Penasihat


Putri Bintang berlari menuju Panglima Yama ...


" tahan Putri bintang " Perintah Raja


Semua prajurit menahan, putri Bintang yang tanpa bantuan apa pun terkalahkan oleh para prajurit.


" panglima .... " Putri Bintang berteriak dan menangis


" putri lindungi diri mu, pergi lah " Panglima Yama meneteskan air mata


" eksekusiiiiii .... " pengadilan


" Jatuhkan .... " Pengadilan


" tidak ... hentikannnnnn .... " Putri Bintang menangis sejadi - jadinya


" Putri, semoga kita akan bertemu setelah ini, kita akan bersama setelah ini, ku akan pergi terlebih dahulu untuk menunggu mu, cinta sejati tidak harus di dunia yang sama tapi dari jauh kita akan tetap bersama, karena hati kita akan tetap menyebut nama cinta kita. Sampai kapan pun aku akan mencintai mu, kau akan selalu di hati ku sekarang maupun nanti. Cinta tetap cinta, hidup mati tak ada bedanya cinta akan kekal abadi. " Panglima Yama berbicara sambil melihat kearah Putri Bintang


*** Flash back sebelum pagi tiba


" Siapa kau? " tanya Putri Bintang


" aku prajurit setia Panglima Yama " prajurit


" Bagaimana kau bisa tahu keadaan Panglima Yama? " Putri Bintang


" Sebenarnya diam - diam hamba mengikuti Panglima Yama di malam kejadian, hamba melihat anda dengan panglima Yama sedang mengungkapkan cinta, awal nya hamba ingin diam dan melihat kalian tapi hamba pikir tidak baik melihat sepasang kekasih. Saat itu hamba kembali kediaman Panglima Yama, namun hamba iseng ingin melihat Putri Cahaya, hamba diam - diam menyukai Putri Cahaya. Hamba pergi ke istana selir ada seseorang pria seperti menghadap kepada Selir, namun hamba cuek dan masih mencari Putri cahaya, karena hamba tidak bisa menemukan nya, hamba kembali kediaman Panglima Yama. Hamba melihat orang yang menghadap kepada Selir keluar dari kamar Panglima Yama, hamba segera cek ke kamar Panglima Yama namun tidak ada siapa pun saat itu. Akhirnya hamba kembali lagi ke kamar hamba untuk istirahat. Setelah itu hamba mendengad bahwa Panglima Yama memperkosa dayang Mina, padahal pedang panglima Yama itu sudah tidak ada. " Prajurit


" Jadi menurut mu dia bersalah? " Putri Bintang


" Oke sekarang nunggu kesadaran Dayang Mina untuk menjadi saksi " Putri Bintang


" Maaf Putri, hamba ingin mencari pelaku nya, " Prajurit


" Apa mungkin bisa sebelum Panglima Yama di hukum " Putri Bintang


" Bisa Putri, hamba yakinkan bisa, hamba akan membawa pelaku nya " Prajurit


" Lalu apa yang bisa aku lakukan? " Putri Bintang


" Anda harus bisa memperlambat hukuman Panglima Yama " Prajurit


" Baik lah " Putri bintang


Putri Bintang pergi ke tempat Dayang Mina.


" Tabit, bagaimana dengan dayang Mina? " Putri bintang


" dia belum sadar Putri " Tabit


" Apa yang harus kita lakukan? " Putri Bintang kehabisan waktu dan akal


" Bersabar lah Putri, hamba yakin ini semua akan berakhir " Tabit


" Aku sudah tidak ada waktu lagi Tabit " PutRi Bintang

__ADS_1


" Kita harus terus mencoba " Tabit


Putri Bintang pun menyerah dengan semua keadaan.


*** Kembali ke hukuman Panglima Yama


" Putri kami mohon jangan membuat ulah Putri " Prajurit


putri Bintang meloloskan diri dan lari kearah Panglima Yama, dia memeluk Panglima Yama.


" aku mohon hentikan hukuman ini " Putri Bintang


" Apa - apa an ini putri, anda harusnya menghukum yang bersalah " Rakyat


" Kalian harus tahu, Panglima Yama tidak pernah bersalah " Putri Bintang


" baginda, jangan siksa Putri kita " Ratu


" Kenapa dia begitu keras kepala " Raja


" baginda, dia pasti ada alasan nya , aku yakin apa yang dikatakan Putri kita benar " Ratu


" Jangan selalu membela anak kita Ratu " Raja mulai kesal


" Tapi bagaimana jika dia benar Baginda? " Ratu


" Jika benar tidak masalah , ini sudah depan Rakyat tidak mungkin kita membela Panglima yama " Raja


" Aku mohon dengar lah permintaan anak kita Baginda " Ratu


" baginda, kita hukum saja, Ratu jangan terlalu kasian kepada orang rendahan " Selir ikutan


" Dengarkan Selir " Raja


" Selir kau seorang ibu, apa kau tidak bisa merasakan apa yang ingin di katakan seorang Putri? " Ratu


" Bukannya Putri selalu membuat ulah? " Selir


" hentikan kalian berdua " Raja


" Putri anda dapat di hukum cambuk jika tetap melawan " Pengadilan


" Aku tidak peduli " Putri Bintang


" Tarik Putri Bintang " perintah Raja


" Lepaskan, lepaskan aku ... " putri Bintang


" Putri hentikan " Panglima Yama


" Panglima katakan sebenarnya bahwa kita saat itu bersama " Putri Bintang


" Tidak Putri, biar lah itu menjado kenangan manis kita " Panglima Yama


" Aku gak akan ninggalin kamu " Putri Bintang


" Pergilah " Panglima Yama sambil senyum kecil


Prajurit menarik putri Bintang...

__ADS_1


" Lepaskan ..." Pengadilan


Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


__ADS_2