
*** Pagi hari di rumah Mami ***
"Mami, lagi ngapain?" tanya Bintang yang sudah bangun jam 5 pagi
"Pagi Bintang, kamu sudah bangun cantik?" tanya mami
"Iya , saya ke bangun" jawab Bintang
"Saya setiap pagi selalu bangun lebih awal dan masak untuk semua orang di rumah ini." kata Mami
"Wah, kenapa nggak bangunin Via anak Mami?" tanya Bintang yang masih penasaran dengan kejadian kemarin
"Hahahaha … Via bukan anak saya Bintang, dulu saya menemukan dia di jalan abis diperkosa, saya selamatkan dia dan saya bantu disini, karena dia punya cacat di wajahnya jadi dia malu kemana - mama, dia sangat baik mau membantu saya dan suami saya Bintang." kata mami
"Mami sudah berapa lama sama suami Mami?" bintang penasaran
"Saya baru 5 bulan sedangkan via 4 bulan disini, saya tidak menikah Bintang, hanya menikah sirih lah …" kata mami dengan santai
"Oh Gitu." Bintang
"Kenapa Bintang?" tanya mami
"Nggak saya penasaran saja." kata Bintang
"Saya sayang sekali sama suami saya duku dia itu asisten saya, dia setia banget Bintang, kalau kamu punya suami cari kayak suami saya, dia itu hatinya gak pernah tergoyah, mungkin emang saya umur 45 tahun dia masih umur 29 tahun tapi kami sangat mencintai Bintang." kata mami dengan bangga
Bintang berkata dalam hati "Seandainya mami tahu kelakuan suami nya, pasti dia akan sangat sakit hati"
"Mami apa gak pernah ada curiga atau cemburu gitu?" tanya bintang lagi
"Nggak lah Bintang seperti yang saya bilang dia sangat setia, dia sudah 8 tahun sama saya, sebelum saya jadi istrinya kita biasa melakukan hubungan suami istri dan dia benar - benar setia banget Bintang." kata mami
"Ya udah mami, semoga mami langgeng terus ya mami." kata Bintang
__ADS_1
"Terima kasih banyak cantik." kata mami
"kalau gitu Bintang bantu mami ya?" menawarkan bantuan
"Ayo Bintang kita masak bersama …" sambutan hangat mami
Mami dan Bintang saling membantu memasak hingga semua selesai dan sudah pukul 7 pagi. Bintang pun pergi ke kamar nya untuk mandi. Via dan suami mami membantu pekerjaan rumah lainnya.
"Sayang kamu sudah selesai masak?" tanya suaminya
"Iya sayang, tumben lebih cepet, dibantu Bintang." kata mami
"Dia bisa masak?" tanya suami nya
"Bisa banget bahkan enak banget." kata mami mengagumi Bintang
"Hhhmmm jangan bilang kamu sudah mulai menyukainya." kata suaminya
"Iya sayang, aku suka banget dengan anak itu, aku ingin di menjadi anak angkat kita dan kita nggak perlu susah mikirin anak, dia cantik, pintar dan rajin beda dengan via, aku suka banget dengan gadis satu ini sayang." mami mulai menyukai Bintang
"Benar sayang?" mami memastikan
"Iya sayang, untuk kamu apa sih nggak?" menyenangkan mami
"Makasih banyak sayang." mami mencium suaminya
Via melihat dari luar sambil menyapu, via sangat cemburu, via mencintai suami mami, mereka berdua setiap hari melakukan hubungan suami istri, via cinta mati dengan suami mami. Mereka juga sudah sepakat untuk bisa bersama setelah berhasil suatu hari untuk membunuh mami. "Aku benci kamu wanita tua, dia itu milik ku, beraninya kamu menciumnya, dia miliki ku, tunggu saja setelah ini kamu akan merasa hancur berkeping - keping!" Via dengan kesal menatap mami yang bermesraan.
Bintang dikamar berpikir suami mami tidak setia, dengan jelas Bintang melihat kelakuan buruk suami mami dengan Via. Bintang ingin memgungkap ini agar mami tahu bagaimana kelakuan suami nya sebenarnya. Bintang ingin tahu apa tujuan suaminya mau menikah dengan wanita yang sudah tua, dan bagaimana dia bisa menghianati mami yang begitu baik pada nya. Bintang pun menghentikan pikirannya dan lekas mandi. Saat Bintang mandi suami mami pergi ke kamar mami membawakan obat, karena pintu kamar tidak di kunci , suami mami masuk ke kamar dan menaruh obat di meja rias, tanpa sengaja suami mami melihat pintu kamar mandi Bintang tidak di tutup rapat, suami mami melihat Bintang yang sedang mandi, melihat tubuh Bintang sangat perfect, suami mami sangat bergairah melihat Bintang. Namun sebelum ketahuan dia hanya merekam di hand phone untuk di tonton sendiri. setelah Bintang selesai mandi, suami mami segera pergi dari kamar Bintang.
"Kenapa ya perasaan ku nggak enak dari tadi, aku ngerasa banget ada yang ngawasin." Bintang memikirkan
Bintang turun ke ruang makan dan makan bersama, kali ini Via diajak belanja oleh Mami. Di rumah hanya ada suami mami dan Bintang.
__ADS_1
"Bintang … " suara memanggil dari kamar mami
"Iya Pak?" Bintang menghampiri
"Kamu bisa bantu saya?" tanya suami mami
"Bantu apa ya Pak?" tanya Bintang
"nggak jadi" mengurungkan niat buruknya
Bintang pun keluar dan masuk ke kamarnya sambil mengunci jendela dan pintu. Bintang merasa sangat takut. 2 jam kemudian mami dan via pun kembali, Bintang segera turun menghampiri mereka, Bintang merasa lega setelah melihat di rumah itu sudah ramai.
*** Di Perusahaan ***
Deon terus berulah dengan kekasihnya, Direktur utama menjadi sibuk dengan semua pekerjaan Deon yng dilimpahkan kepada Direktur utama. Komisaris sudah mulai mencurigai ada sesuatu yang tidak beres dengan Direktur namun dia tahu tidak bisa berbuat apa.
Semua mulai mengetahui bahwa Deon licik dan semua tahu kalau Bintang tidak pernah salah, mereka semua menyesal, jika orang tidak bersalah pasti akan mendapatkan tempat yang lebih baik, semua berpikir Bintang di luar negeri walau nyatanya Bintang sedang menghilang. Bintang mulai dirindukan oleh teman - temannya yang Bintang selalu membantu semua dalam kesulitan. Bintang orang yang sangat pintar bisa melindungi dan membantu pekerjaan mereka.
"Coba Bintang disini, aku yakin direktur oasti kebantu deh" kata teman Bintang
" Aku ingat waktu itu Bintang tidak melawan dengan keras , dia hanya terima dengan semua cacian kita." teman Bintang
"Kalian membicarakan Bintang?" Direktur tiba - tiba muncul dibelakang mereka
"Pagi Pak, maaf kami tidak ada maksud" teman Bintang
"Tidak apa, saya juga merasa kehilangan Bintang, dia anak ointar dia selalu bantu saya, tapi kini saya merasa kehilangan , dia benar Deon tidak bisa di bela, sekali di bela maka kita sendiri yang akam susah bahkan akan sengsara. Ini semua kesalahan saya." penyesalan Direktur
"Pak, kira - kira apakah bintang akan kembali ke kita lagi?" teman Bintang
"Saya tidak tahu, ini semua keputusan president, kita hanya pekerja, siapa yang di pilih kita tidak bisa request, tapi saat orang itu ada disini kita tidak bisa menyadari bahwa dia sangat penting berada disini." kata Direktur
Semua pun merenungkan bagaimana dulu mereka membenci Binta g hanya gara - gara Deon.
__ADS_1
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Kehidupan Sebelumnya". Jangan bosen menunggu episode selanjutnya ya. Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^