Kekasih Bayaran Tuan Samuel

Kekasih Bayaran Tuan Samuel
Tidak Perlu Khawatir


__ADS_3

Scarlet dan Hector berada di dalam sebuah ruangan yang dipersiapkan khusus untuk mereka berdua agar tidak ada yang mengganggu saat Hector mengajari Scarlet berbicara bahasa Spanyol. Hal itu dilakukan agar Scarlet tetap percaya diri dan tidak malu saat dia melakukan kesalahan. Hal itu pun  Alfred lakukan dengan sengaja karena dia ingin mengalihkan perhatian putrinya.


Diana yang curiga dengan suaminya sangat ingin tahu apa yang sedang suaminya rencanakan. Guru bahasa Spanyol banyak, tidak perlu harus laki-laki dan tidak perlu meminta bantuan dari Putra sahabat baiknya jika memang tujuan Alfred ingin Putri mereka fasih berbahasa Spanyol. Dia yakin ada maksud terselubung yang sedang direncanakan oleh suaminya.


Alfred bahkan berkata pada semua pelayannya untuk tidak mengganggu Scarlet dan Hector. Hal itu tentu saja semakin membuat Diana curiga. Dia takut rencana yang dibuat oleh suaminya bisa membuat Scarlet marah karena mereka tahu Scarlet sudah memiliki seorang kekasih yang begitu dia cintai. Jangan sampai keberadaan Hector menghancurkan hubungan Scarlet dan Samuel. Jangan sampai pula hal itu terjadi sehingga mereka dibenci oleh putri mereka. Sepertinya dia harus mencari tahu karena dia tidak suka suaminya mencampuri urusan asmara putri mereka.


“Kau melakukan hal ini, aku yakin pasti ada tujuannya. Tebakanku ini tidak salah, bukan?” tanya Diana pada suaminya yang sedang menemani dirinya.


“Apa maksudmu? Aku tidak melakukan apa pun!” Alfred pura-pura karena sesungguhnya dia tidak ingin siapa pun tahu apa yang sedang dia lakukan.


“Jangan menipu aku, Alfred. Aku tahu kau merencanakan sesuatu sebab itu kau meminta bantuan Hector, putra sahabat baikmu. Sekarang katakan padaku, apa yang sedang kau rencanakan? Jangan katakan kau ingin memisahkan Scarlet dengan kekasihnya.”


“Tidak, aku tidak berniat melakukan hal itu!”

__ADS_1


“Lalu? Apa yang sedang kau rencanakan saat ini?" tanya Diana, dia sangat ingin tahu apa sebenarnya yang sedang direncanakan oleh suaminya pada putri mereka.


"Percayalah padaku, aku tidak sejahat itu untuk memisahkan putri kita dari pemuda itu. Aku hanya tidak suka putri kita terlalu mencintai dirinya saja. Scarlet pasti akan melakukan apa pun jika pemuda itu berbuat salah tapi bagaimana jika putri kita yang berbuat kesalahan?"


“Alfred, Jangan katakan kau ingin mencobai hubungan mereka berdua dengan cara melakukan hal ini agar pemuda itu cemburu dan mengira Scarlet memiliki hubungan dengan Hector,” ucap Diana dan dia rasa apa yang dia katakan memang benar.


“Aku memang melakukannya, Diana. Aku tidak melarang Scarlet menjalin hubungan dengan siapa pun tapi aku tidak suka dia begitu tergila-gila pada pemuda bernama Samuel itu. Saat ini mereka sedang menjalin hubungan jarak jauh. Scarlet percaya dengannya karena Samuel memiliki phobia di mana dia tidak bisa bersentuhan dengan orang lain. Putri kita sudah pasti percaya dengan pemuda itu lalu bagaimana dengan pemuda itu? Apakah dia akan mempercayai Scarlet saat Scarlet dekat dengan orang lain? Apakah dia akan tetap mencintai putri kita? Jangan sampai hanya karena hal sepele dia justru meninggalkan Scarlet dan kau tahu apa yang akan dilakukan oleh Scarlet nantinya jika Samuel benar-benar meninggalkan dirinya hanya karena dia dekat dengan laki-laki lain. Cinta yang dia miliki itu berbahaya karena cinta yang dia miliki bisa membuatnya mengambil Jalan nekat. Jangan sampai putri kita mengambil tindakan bodoh hanya karena dia ditinggalkan oleh Samuel jadi kau tidak perlu khawatir karena aku tidak berniat memisahkan mereka. Ini hanya sedikit rencana untuk mencari tahu seberapa besar pemuda itu mencintai putri kita. Apakah cinta yang dia miliki sebesar cinta yang putri kita miliki untuknya?"


“Baiklah, aku mengerti. Tapi bagaimana jika karena hal ini, Samuel  benar-benar meninggalkan Scarlet? Putri kita akan membencimu dan akan menyalahkan dirimu yang telah ikut campur dalam hubungan mereka. Aku takut dia justru pergi dari kita dan membenci kita berdua.”


“Aku hanya bisa ikut saja karena aku tidak bisa melakukan apa pun dengan keadaanku yang seperti. Aku tahu sebagai ayahnya, kau pasti ingin memberikan yang terbaik untuk Scarlet dan aku tahu kenapa kau tidak ingin Scarlet terlalu mencintai pemuda itu. Kau pasti tidak mau putri kita hancur karena cinta jadi lakukanlah, aku akan mendukung,” dia tahu kenapa suaminya melakukan hal itu karena kemarin suaminya telah mengatakan pada Scarlet untuk tidak terlalu mencintai Samuel. Dia rasa putrinya tidak mendengarkan ucapan ayahnya sebab itu suaminya melakukan tindakan seperti itu.


“Tidak perlu khawatir, aku memang melakukan ini untuk kebaikan putri kita. kita berdua sudah tua, entah sampai kapan masa yang kita miliki. Meski kau yang sakit bisa saja aku pergi terlebih dahulu daripada dirimu dan bisa saja setelah Kau pergi aku menyusulmu tidak lama. kita tidak begitu mengenal Samuel dan jangan sampai, kita melepaskan putri yang baru kita temukan pada pria yang salah. Aku tidak mau putri kita menjadi budak cinta lalu bisa diperlakukan semena-mena oleh seorang laki-laki sebab itu kita harus mengasah mental dan memperlihatkan pada dirinya, mana yang tulus dan mana yang tidak. Aku meminta bantuan Hector tentu bukan tanpa sebab. Hector bersedia membantu aku, tidak saja karena dia putra dari sahabatku tapi memang dia yang bisa mengajari Scarlet."

__ADS_1


Diana  mengganggu, apa yang dikatakan oleh suaminya memang benar. Mereka sudah tua, Entah berapa lama lagi mereka hidup dan mereka tidak begitu mengenal Samuel. Jangan sampai Scarlet ditipu oleh laki-laki lalu dengan bodohnya memberikan apa pun yang dia miliki untuk laki-laki itu. Mungkin orang berpikir jika Alfred hendak mendekatkan Scarlet dengan Hector. Dia juga berpikir demikian, dia bahkan berpikir suaminya hendak memisahkan Scarlet dengan Samuel tapi ternyata dugaannya salah dan dia bisa melihat kekhawatiran yang ada pada suaminya.


Scarlet yang tidak tahu apa pun, sudah mulai akrab dengan Hector. Meski percakapan ringan yang mereka lakukan, tapi terasa menyenangkan karena Hector memang memiliki sifat yang menyenangkan. Beberapa kosakata sudah dia kuasai, itu sangat bagus dan dia sangat senang.


“Bagaimana jika besok kita pergi menghabiskan waktu di luar agar lebih banyak lagi kata-kata yang dapat kau pelajari,” ajak Hector.


“Boleh tapi aku harus minta izin dulu pada Daddy.”


“Untuk itu aku yakin ayahmu pasti mengijinkan karena dia memang ingin kau bisa berkomunikasi dengan bahasa Spanyol.”


“Baiklah jika begitu. aku tidak keberatan. Katakan saja jam berapa kau akan mengajak aku.”


“Bolehkah berbagi nomor ponsel?” Hector memberikan ponselnya kepada Scarlet agar Scarlet memberikan nomor ponselnya sehingga dia dapat menghubungi Scarlet dengan mudah. Scarlet memberikannya tanpa ragu agar mereka dapat berkomunikasi dengan mudah.

__ADS_1


“Aku rasa sudah cukup sampai di sini, besok kita lanjutkan. Sepertinya kita bisa pergi ke taman besok.”


“Aku menantikannya Hector, terima kasih,” Scarlet mengantarnya keluar dari ruangan di mana mereka berada saat ini. Ayahnya sudah menunggu, dia ingin tahu sejauh mana Scarlet sudah belajar sebab itu dia memanggil Hector dan pura-pura ingin berbicara dengannya tapi sesungguhnya ada yang hendak dia bahas tentunya tanpa Scarlet tahu.


__ADS_2