Ketika Sang Mafia Jatuh Cinta

Ketika Sang Mafia Jatuh Cinta
Chapter 11: Kabar buruk


__ADS_3

Angelica masih sibuk dengan urusannya tiba-tiba menerima pesan dari Jody, ia melihat sebuah pernikahan kekasihnya dengan seorang gadis yang biasa biasa saja bahkan jauh di bawahnya.


"Apa-apaan ini? kenapa Davin menikah dengan gadis miskin seperti ini yang bahkan tidak bisa menyaingi aku" Batinnya kesal.


"Pasti wanita ini sudah meracuni pikiran davin,makanya dia menikahi gadis Sialan ini atau, wanita ini menjebak Davin agar mereka bisa menikah? Dasar gadis kurang ajar! umpatnya terhadap Veena.


Tunggu aku 6 bulan lagi.Aku akan merebut davinku dari genggaman gadis Sialan ini,berani sekali dia merebut miliku. umpat Angelica menahan amarahnya.


Raveena sedang berdiri di balkon melamun memikirkan ibunya yang sedang di rawat .Memegang foto ibunya dan mulai berderai air mata.


tiba tiba foto itu jatuh dan


Prankkkk!!


foto itu pecah seketika.


"Ada apa ini? kenapa tiba-tiba perasaanku tidak enak ,ada apa dengan ibu?" Veena membersihkan serpihan kaca namun tak sengaja tangannya tertancap serpihan kaca tersebut.


aakh... Veena berteriak kesakitan dan tangannya meneteskan darah .Seorang pelayan wanita masuk karena mendengar suara teriakan dan benda jatuh dari kamar Veena.


"Nyonya ada apa? apa yang sudah terjadi? " wajah pelayan itu sudah panik . "Mari saya bantu nyonya,tunggu sebentar yaa saya ambilkan P3K dulu." Luna keluar kamar untuk mencari kotak obatnya.


Veena mengecek ponselnya yang berbunyi ...


"Halo,ini siapa? ujarnya.


"Dengan nyonya Raveena Mahotama, Kami dari pihak rumah sakit,membawa kabar buruk mengenai ibu anda.Ibu Diana gagal menjalani operasi dan nyawanya tidak tertolong.Maafkan kami nyonya kami sudah berusaha semaksimal mungkin.kami dari pihak rumah sakit mengucapkan belasungkawa ,semoga keluarga yang di tinggalkan di beri ketabahan."


Seketika ponsel Veena terjatuh dan pecah menjadi dua bagian.


"Ibuuuu..." tangisan Veena pecah


"Tidakk!,ini tidak mungkin.Tidak mungkin ibu meninggalkan aku ,tidak !! mereka pasti bercanda!!"


"Ibuuu kenapa ibu tega meninggalkan aku Buu" ringis Veena.


"Nyonya,apa yang terjadi? ,bangun nyonya mari saya bantu" luna memapah tubuh Veena ke atas ranjang.


Tok tok tok tok !!


"Permisi tuan,izinkan saya masuk" suara Jody terdengar panik


"Masuk" wajah Davin datar.


"Ada apa?"

__ADS_1


"Maaf tuan ada kabar buruk mengenai nyonya Diana " terpaut kesedihan di wajah Jody.


Davin menghentikan kegiatannya dan menatap tajam mata Jody


"Ada apa? kenapa dengan mertuaku" tanyanya.


"M-mertua anda gagal menjalani operasi dan nyawanya tidak tertolong tuan,pihak rumah sakit sudah berusaha sebaik mungkin namun,nyonya Diana tidak bisa di selamatkan.Hari ini tim medis akan membawa pulang jenazah nyonya Diana untuk di makamkan tuan " terang Jody sambil menundukkan kepala.


"Bagaimana denga Raveena? apakah dia sudah tahu?" Davin berdiri dari duduknya dan melangkah menuju jendela.


"Sepertinya sudah tuan,kata pelayan, nona Veena sekarang sudah agak tenang ketimbang tadi" tegas Jody


"Kapan proses kremasi akan di lakukan?"


"Hari ini tuan,karena jenazah nyonya Diana sudah di Indonesia."


"Kau urus semuanya sampai beres,aku akan pulang hari ini untuk menghadiri kremasi mertuaku" Davin mengambil jasnya lalu pergi menuju tempat kremasi di kota itu...


...****************...


Di sebuah grand heaven ,terlihat veena yang tampak lesu karena menangisi ibunya.Matanya sembab karena menangis tanpa henti, rambutnya acak-acakan,ia tidak bisa berdiri, kakinya lemas melihat tubuh ibunya yang sudah terbujur kaku berbaring di atas peti . Ia di dampingi oleh dua orang pelayan dari mansion nya....


Davin yang sudah sampai, langsung masuk menghampiri veena yang sedang menangis tersedu-sedu.Ia memeluk tubuh Veena dengan erat,ia merasakan apa yang Veena rasakan.Dia sudah lebih dulu mengalami apa yang Veena alami sekarang,bahkan Davin lebih menyakitkan lagi,kehilangan dua orang terpenting di hidupnya sekaligus.


"Aku tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini,aku kehilangan segalanya.Aku kehilangan masadepanku,aku kehilangan cita cita ku,bahkan sekarang aku juga kehilangan orang yang aku sayangi.


"Hapus air matamu,apakah dengan menangis ibumu akan kembali?,sudahi air matamu semua sudah takdir tuhan" cetus Davin tiba tiba,membuat Veena sedikit tenang.


Setelah proses kremasi selesai, Davin dan Veena pulang ke mansionnya.


Davin melirik Veena yang masih melamun melihat ke arah luar mobil.


"Kau mau makan apa?" tawar Davin.


"Tidak! aku tidak lapar" sahut veena ketus.


Suasana hening kembali,seperti dua orang asing yang tidak saling mengenal...


Berminggu-minggu,bahkan berbulan-bulan setelah kepergian ibunya,Veena kembali ceria seperti dulu.Bukannya dia sudah melupakan ibunya tapi lebih kepada ikhlas atas kepergian sang ibu.


Ting ! suara pesan masuk dari ponsel Veena


Reynold : "Hai ven,apa kabar,maaf yaa aku baru mengabarimu hari ini,aku sangat sibuk belakangan ini.Kita keluar jalan jalan yukk" tawar Reynold.


" Hai juga Rey , mmm ...boleh mau jalan jalan kemana? "

__ADS_1


"Kemana aja sesukamu , kita ketemu di taman yaa"


"Baiklah aku siap siap dulu". Veena bergegas mandi untuk bertemu Reynold.


Di Taman...


Veena yang sudah rapi dengan gaun panjang selutut dengan rambut yang diikat setengah,memperlihatkan betapa cantiknya dirinya yang membuat Reynold tidak bisa berpaling ke lain hati.


Hap !


Reynold menutup mata Veena ,membuat Veena bingung siapa yang melakukannya.


"Rey,kau jahil sekali" canda Veena .


"Ini aku bawakan bunga,kau suka?" Rey menyerahkan segenggam bunga mawar merah kepada Veena.


"Waaah... cantik sekali dan uumm harum." Veena terpesona dengan mawar merah itu dan matanya berbinar.


"Kita jalan yukk,kamu mau kemana? Rey memegang tangan Veena ,namun veena refleks menghempaskan tangan Rey .


"Kenapa? apa aku terlalu lancang ?" Reynold merasa canggung karena tingkah Veena .


"Maaf Rey aku tidak sengaja ,kita kesana yuk?" Veena menunjuk sebuah tempat duduk di pinggir jalan.


"Boleh" Reynold berseri seri


"Apa yang di lakukan gadis itu jod? " tanya Davin pada Jody


"Menurut laporan Luna,nona Raveena pergi tadi siang untuk menemui temannya tuan." lapor Jody.


"Laki laki atau perempuan? "Davin menatap tajam wajah Jody.


"Kata Luna Laki laki tuan,namanya Reynold.Dia pengusaha muda yang cukup besar juga tuan,tapi tidak sebanding dengan kita ." ujarnya


Tiba-tiba Davin terbakar api cemburu,matanya menyala merah padam,badanya bergetar,rahangnya mengeras..


"Berani sekali gadis bodoh itu !! pergi tanpa seizin ku lalu menemui laki laki lain di luar sana .Dasar gadis murahan !! .


Braakk !! Davin menggebrak meja


"Bawa aku pulang hari ini juga,aku akan memberikan gadis itu hukuman setimpal." titah Davin pada Jody .


"Baik tuan,tapi mohon tenangkan diri anda jangan sampai menyakiti nona tuan,kasihan dia baru saja kehilangan ibunya,mungkin di-..." ucap jody terpotong oleh Davin


"Lalu ,kau tidak mengasihani diriku hah!! sudah berapa lama kau menjadi asistenku? kau membela wanita itu di depanku? kau mencintainya? hah!! jawab !" Davin tersulut emosi atas perkataan Jody

__ADS_1


"Bukan begitu tuan,anda tenang dulu mana mungkin saya berani mencintai istri anda,saya hanya prihatin dengan nona tuan,mohon maafkan perkataan saya tadi tuan " Jody menundukan kepalanya meminta maaf.


"Jalan! aku tidak ingin mendengar omong kosong mu itu .."ujar Davin kesal...


__ADS_2