
"Kau bercanda kan? tanya Rey pada Veena
"Aku tidak bercanda Rey ,aku memang sudah bersuami,aku menikah dengan Davin Atmajaya pengusaha otomotif itu karena....?" air mata Veena mulai berjatuhan membasahi pipinya.
"Jadi kau tidak bercanda Veena? " Rey memegang tangan Veena dan menatap matanya dalam dalam .
Veena mengangguk dan air matanya tambah deras.
"Karena apa? perasaan Davin mempunyai kekasih bernama Angelica dan ia seorang model yang sangat di cintai nya, semua orang mengetahuinya,tapi kenapa bisa menikah denganmu? sungguh aneh?" Rey mengernyit kan keningnya bertanya tanya pada Veena
"Ituu karena ...aku terpaksa menikah dengannya karena aku sedang butuh uang untuk operasi ibuku di luar negeri,awalnya aku berniat meminjam uang pada bos Albert pemilik restoran tempat kerja ku dulu,tapi syaratnya aku harus menjadi istri ke 3 nya,Davin mendengar percakapanku dengan bos Albert dan dia memberikan aku pilihan,menikah dengan bos Albert dan menderita seumur hidupku atau menikah dengannya hanya satu tahun saja.Ia melakukannya karena ingin kekasihnya yang berada di Amerika segera kembali .Di pikir pikir,lebih baik aku memilih menikah dengan Davin yang berjalan hanya satu tahun daripada aku menikah dengan bos ku.menurutmu aku sudah benar kan ? yahh... walaupun ibuku sudah tidak ada tapi aku harus menyelesaikan kontrak itu dan hidup normal kembali."ia menceritakan kesedihan yang tidak bisa ia tutupi kepada Rey.
Rey memeluk Veena dan menanamkan kepala Veena di dadanya"maaf,mungkin aku hanya terkejut,tapi bagaimana kalau kau atau Davin jatuh cinta? apakah Davin pernah menyentuhmu? " selidik Rey
"Tidakk !! kami bahkan tidak tidur bersama.Akan aku pastikan tidak akan ada cinta diantara kami" Veena mengusap air matanya yang sudah mulai mengering
"Kau memang wanita hebat,tapi kenapa kau tidak bilang padaku semua masalahmu? aku mungkin saja bisa membantumu dan kau tidak perlu menikah dengan Davin."
"Aku tidak ingin semua orang tahu akan bebanku,aku akan tanggung sendiri,dan tidak mau merepotkan siapapun." mata Veena menatap dalam mata Rey
"Kau tenang saja Rey ,aku akan baik baik saja" Veena mengusap pundak Rey
...****************...
Davin yang bingung mencari keberadaan Raveena mulai panik dan mencari setiap sudut ruangan itu ,di segala tempat ia cari dan akhirnya ia menemukan Veena di atas gedung berdua dengan seorang pria.
Srett!!
Davin menarik tangan Veena tiba-tiba ..."Siapa kau berani menyentuh istriku!!? "
"Aku Reynold adik Jonas Wahyudi,pemilik hotel ini." Rey mengulurkan tangannya pada davin.
__ADS_1
"Ku peringatkan jangan pernah sesekali menyentuh istriku,atau akan ku potong tanganmu!?" ancam Davin
"Dan kau!! sedang apa disini? kau berselingkuh dari kuu?!!" bentaknya pada Veena dan mencengkram tangan Veena kasar.
"Awkhh...Leepas,sakit"Veena berusaha melepaskan tangan Davin yang mencengkram tangannya semakin kuat.
"Tuan,tolong jangan sakiti nyonya,tenangkan diri anda tuan " Jody berusaha menasehati Davin yang terlihat sangat marah,matanya menyala dan urat muncul di lehernya.
"A--aku bisa jelaskan,aku tidak selingkuh,aku hanya...?" ucapan Veena terpotong saat Davin menarik dirinya untuk pergi dari tempat itu.
"Le--pas Davin ,ini sakit"rintih veena
"Lepaskan Veena Davin Atmajaya!!"teriak Rey pada davin
Namun bukannya berhenti ia malah semakin menarik tubuh Veena
"Aku mencintainya Davin !! lepaskan raveena !!" ungkap Rey meneriaki Davin
Veena juga terkejut mendengar perkataan Reynold,ia melongo sambil menatap Rey .
"Iyaa,aku mencintainya kenapa? sebelum kau menjadikannya istri aku sudah lebih dulu menyukai nya bukan aku yang merebutnya tapi kau yang merebutnya dariku!! dan sekarang seenaknya kau ingin menyakiti raveena? Hahh,langkahi dulu mayatku !"tantang Rey pada Davin
"Beraninya kau mencintai istriku!! "
Davin melangkah menuju Reynold dan...
Bukk!!
Satu pukulan tepat mengenai pipi kanan Rey.
Seolah tidak mau mengalah Rey pun menghajar habis habisan Davin dan mereka pun berkelahi tanpa henti
__ADS_1
Veena berusaha untuk melerai mereka, namun Jody mengahalangi Veena karena takut kalau Vena kena pukulan.
Karena Veena tidak tahan suami dan temannya berkelahi,ia melepas paksa tangan Jody dan berlari ke arah keduanya mencoba memisahkan mereka.
"Berhenti! aku mohon berhenti,jangan ! jangan berkelahi lagi aku tidak suka perkelahian"Veena mengatupkan kedua tangannya memohon pada davin dan Rey agar berhenti berkelahi .
"Jangan pernah menyentuh istri ku ataupun berniat merebutnya,karena apa yang sudah menjadi miliku tidak akan mudah lepas dari genggamanku camkan itu !!" Davin menarik kerah baju Rey dan berbisik di depan wajah Rey lalu melangkah menjauhi Rey sambil menarik tangan Veena.
Veena yang di tarik Davin menoleh pada Rey yang terus menatapnya.Mata Veena seolah memberikan isyarat dirinya meminta maaf pada Rey atas perbuatan Davin .
Sesampainya mereka di mansion,Veena masih di tarik paksa oleh Davin untuk masuk ke kamarnya.Luna dan beberapa pelayan lainnya terkejut karena perilaku majikannya yang terlihat sangat murka malam ini dengan wajah yang penuh luka.
Braakk!!
Suara pintu yang di banting dengan keras membuat seisi mansion terkejut.
Davin mendorong tubuh Veena sampai terduduk di tepi ranjang.
"Apa yang kau lakukan dengan laki laki sialan itu disana hah!! kau mencoba berselingkuh dari ku!!" Davin melepaskan semua kancing bajunya dan membuang sembarangan.Ia memperlihatkan tubuh kekarnya,yang putih bersih dan berotot itu pada Veena , .
"Kali ini kau akan tahu bagaimana aku jika benar-benar marah,selama ini mungkin aku terlalu polos padamu" Davin menindih tubuh Veena ,lalu mengecup bibir Veena sambil ******* nya habis tanpa ampun .
Veena berusaha melepaskan tubuh Davin namun tubuh Davin semakin kuat dan berat.
Tidak berhenti sampai disitu ,Davin membuka paksa gaun Veena hingga akhirnya gaun itu robek di tangannya.Davin menatap penuh nafsu pada tubuh Veena yang mulus tidak ada noda sedikitpun.Ia memulai serangannya,mencumbui Veena di leher jenjangnya dan memberi bekas merah disana.
"Jangann...Aku mohon.Aku tidak selingkuh...aku tidak sengaja bertemu dengannya disana,aku hanya ingin mencari udara segar saja ,tiba-tiba Reynold sudah di sampingku." Veena terisak mengingat kejadian tadi,matanya mulai mengeluarkan air.
Davin yang tidak tega melihat Veena yang terisak,mengehentikan permainannya dan mengangkat tubuhnya dari tubuh Veena .
"Hapus air mata mu!! aku benci air mata.Aku juga tidak suka memaksa wanita untuk mencintaiku." Davin berdiri dan mulai memakai pakaiannya kembali.
__ADS_1
"Kali ini ku maafkan ,tapi tidak untuk kejadian tadi,Kalau sampai aku melihatmu dengan laki laki bajingan itu atau laki-laki lain,habis kalian berdua di tanganku sendiri." ancam Davin lalu meninggalkan Veena sendiri di dalam kamarnya....