Ketika Sang Mafia Jatuh Cinta

Ketika Sang Mafia Jatuh Cinta
Chapter 19: Takdir


__ADS_3

Seminggu setelah kepergian Veena ,Davin terlihat muram.Penampilannya yang acak-acakan seperti orang yang putus cinta.Wajahnya sangar sama seperti dulu sebelum mengenal Veena ....


Begitupun dengan Veena ,ia jarang tersenyum ,ia selalu melamun dan kurang semangat menjalani hidup nya...Selama ini ia tinggal di apartemen milik Rey . Ia tinggal disana untuk sementara ,karena 1 Minggu lagi ia akan ke luar negeri bersama Rey dan hidup disana dengan Rey....


"Hai Veen , kamu sudah makan? " Rey tiba-tiba masuk ke apartemen Veena .


"Hai Rey ,sudah tadi" Veena tersenyum manis


"Mmmm,malam ini aku mau ajak kamu ke ulang tahun rekan kerjaku, Dion Pangandaran, kau mau kan? ku mohon "rengek Rey


"Tapi...aku takut kalau aku bertemu Davin " resah Raveena


"Tidak akan, ku dengar dia sedang ke luar kota untuk mengurus bisnisnya" terang Rey


"Oke,baiklah "


"Bagaimana kalau hari ini kita ke mall mencari gaun untuk malam nanti?" ajak Rey


"Aku setuju ,tapi aku mau mandi dulu " Veena masuk ke dalam kamar mandi.


"Sayang....temani aku mall yuk, aku mau shoping" rengek Angel.


"Tapi aku sedang sibuk ,nanti aku ada rapat Angel" tolak Davin


"Kau tunda saja dulu,atau suruh Jody mengurusnya" Bibir angel manyun


"Ta--api angel tidak semudah itu"


"Aku tidak mau tau!" angel merajuk


"Ya sudah,ayo...." terpaksa Davin mengikuti kemauan angel.


Di dalam Mall besar di pusat kota,tampak Veena dan Rey sedang memilih beberapa pakaian.


"Rey ,bagaimana cocok tidak ?" Veena mengambil beberapa gaun dan mencocokkan di badannya.


"lebih cocok yang mana? Veena mengambil dua gaun merah maroon dan coral pink.


"Menurut ku lebih cantik yang maroon,lebih pas di kulitmu"


"oke ,aku pilih yang ini" Veena mengangkat gaun warna maroon.


"Sayang mana yang bagus?"angel memilih beberapa gaun


"Semuanya bagus sayang." jawab Davin datar.

__ADS_1


Saat angel mencoba beberapa gaunnya di ruang ganti,Davin melihat satu gaun yang menarik matanya.Ia menyentuh gaun itu sambil membayangkan wanita yang memakai gaun itu.


"Kalau Raveena yang memakainya pasti ia terlihat sangat cantik sekali" batinya dalam hati...


Saat akan membayar ,sekilas davin menoleh kesamping dan seperti melihat sosok Raveena yang sedang berjalan keluar Mall dengan Laki laki dan kepala Veena yang di tutupi topi.Tapi ia juga ragu dengan keberadaan Veena di Mall itu karena terlalu ramai pengunjung,bisa saja ia hanya mirip dengan Raveena ...


Malam pesta....


Rey dan Raveena sudah ada di dalam pesta.Mereka sedang berbincang bincang dengan Dion dan rekan kerja Rey lainnya.


"Ini pacarmu Rey? wahh cantik sekali" puji Dion


"Ahh iya dia..."


"Tidakk...aku hanya temanya saja,hehe" sanggah Veena


Di satu sisi , semua orang sedang membicarakan Davin dan Angelica..


"Wahh.... benar benar pasangan yang cocok ya..."


" Hei, bukanya itu kekasihnya yang dulu?"


"Ku dengar mereka akan segera menikah"


Dengan wajah yang angkuh dan dingin davin dan angel bagaikan Raja dan Ratu berjalan beriringan memasuki ruangan,ia begitu di kagumi banyak orang di pesta itu dan tidak ada yang tidak menoleh padanya..


Veena menoleh pada sumber keributan dan mendapati sesosok pria angkuh dan tak tersentuh.Ia begitu tampan mempesona bagi Veena ,


"Dia ....sangat tampan" batinnya dalam hati.


Selama ini ia sudah jatuh cinta dengan Davin namun cinta mereka tidak bisa menyatu ...


Dia mencintai Davin setulus hatinya dan pergi juga dengan setulus hatinya,ia berharap Davin akan bahagia bersama kekasih yang sangat ia cintai.


Veena tersenyum melihat rona wajah Davin yang terlihat bahagia.Setelah lama termenung ia tersentak saat lelaki itu berjalan menuju arahnya...


"A--apa dia melihatku?" batin Veena dalam hati .


...****************...


Davin Angelica berjalan menuju ke arah kerumunan para petinggi petinggi negara dan Veena juga berada di sampingnya.Jantung berdebar saat Davin melewatinya begitu saja.


Veena berbalik memunggungi Davin agar davin tidak sadar dengan keberadaanya. tiba-tiba Rey datang dan mengajak Veena untuk menjauhi kumpulan pengusaha pengusaha tersebut.


Davin berjalan lurus dengan pandangan yang lurus ke depan tanpa menoleh siapapun, Ia memberi senyuman kepada Dion yang sudah mengundangnya penuh hormat.

__ADS_1


Dion menyambut kedatangan Davin dan Angelica dengan ramah ."Wah,selamat datang tuan Davin ,saya tidak menyangka anda akan datang ke acara saya" Dion menjabat tangan Davin


" Senang bertemu anda tuan, Terima kasih tuan Dion sudah mengundangku di acara ini "


"Sama sama tuan,apakah ini nona Raveena istri anda? sepertinya dia orang yang berbeda dengan yang menikah denganmu dulu tuan?" Dion merasa aneh dengan wajah istri Dion sekarang "Apakah istrinya operasi plastik?" gumamnya....


"Bukan tuan,Perkenalkan dia Angelica calon istri saya"


"Senang bertemu anda tuan Dion" sapa Angelica


"Aahh iya sama-sama nona,Selamat menikmati ,saya permisi sebentar tuan" Dion pergi meninggalkan Davin dan Angel.


Davin mengambil segelas anggur yang di bawakan oleh pelayan dan tanpa menoleh ia duduk di sofa yang kosong.


Awalnya Davin tidak peduli pada siapapun di sana dan hanya menikmati minuman di tangannya,namun matanya secara tidak sengaja melihat sesosok gadis cantik dengan gaun merah maroon dan rambut yang terurai rapi yang sedang berbicara pada orang lain di ujung sana.


Spontan saja mata Davin terbuka lebar.dengan cepat ia berdiri dengan segelas anggur di tangannya.


"Raveena ?"


Angelica yang kaget mendengar ucapan Davin ikut terperanjat dan melihat sosok yang sama dengan yang di lihat Davin ....


"Kalian sudah lama pacaran?"


"Kami bukan pacaran, kita hanya berteman saja"jawab Veena ketika salah satu teman Rey bertanya.


"Awalnya berteman lama lama jatuh cinta,bukankah begitu" sambung Rey dari arah berbeda sambil memegangi segelas anggur di tanganya.


"Ayo kita bersulang" ajak Rey pada temanya.


Veena sangat canggung dan hanya bisa pura pura tertawa untuk terbiasa.Bayangan wajah tampan Davin membuat Veena kurang fokus dan tidak bisa untuk tidak menoleh ke arah yang ia hindari.


Dari kejauhan Davin sudah menatapnya tajam setajam silet,membuat jantung Veena semakin tidak karuan.


"Veena kau baik-baik saja" tiba-tiba Rey merangkul pundak Veena membuat Veena memalingkan wajahnya pada Rey.


"Apa barusan dia memalingkan wajahnya dari ku!? bahkan berani sekali dia meninggalkan aku dan tersenyum dengan lelaki lain" batin davin yang tidak tenang sambil mengepalkan tangannya erat...


Angel melihat kekasihnya yang begitu emosi melihat istrinya yang nampak begitu bahagia dengan pria lain disana berusaha menenangkan Davin .."Sayang ,kau tidak apa-apa kan? kita kesana dulu yuk"


"Tidak! aku akan menghampiri istriku"


"Sayang itu bukan Raveena,kau salah lihat,kau jangan gegabah disini banyak orang " Angel berusaha menenangkan Davin


"Tidakk!! aku tidak salah lihat,dia istriku yang selama ini aku cari-cari,"tegas Davin yang benar-benar marah.

__ADS_1


__ADS_2