Ketika Sang Mafia Jatuh Cinta

Ketika Sang Mafia Jatuh Cinta
Chapter 9 : Fitting baju pernikahan


__ADS_3

Ahh, sudahlah apa peduliku padanya memangnya dia siapa? Batinnya dalam hati ,


"Soal perjanjian itu,aku menyetujui nya.Aku akan menikah denganmu"


"Tapi aku ada syarat untukmu,Kau tidak boleh menyentuhku sama sekali,kamar kita terpisah,dan jangan ikut campur dengan urusan pribadi ku.Apa kau bersedia?". ucap veena menjelaskan.


"Dengan senang hati,lagipula siapa yang sudi satu ranjang denganmu.Kau bukan tipe ku sama sekali,kau bahkan tidak mampu menyaingi kekasihku Angelica,kau jauh di bawah standar." balas Davin sambil menghina.


"Baguslah,jadi aku tidak perlu bermawas diri" Veena menyeruput jus yang sudah di pesannya sebelum Davin datang.


Davin mengeluarka selembar surat yang sudah di buat Jody.Itu adalah surat kontrak antara Davin dan Veena yang tidak boleh di langgar keduanya.


"Ini,kau harus tanda tangan disini" Davin menyerahkan sebuah surat.


"Apa ini?" Veena mengambil surat itu dan mulai membacanya.


Pointnya adalah :


Raveena Mahotama,


Harus menuruti semua perintah suami,tidak ikut campur urusan pribadi suami dan jangan pernah berani berhubungan intim atau berani menggoda Davin Atmajaya.Dalam satu tahun pernikahan Davin akan menceraikan Veena dan menikah dengan kekasihnya.Berprilaku baik di depan semua orang seolah-olah pasangan yang romantis.Dan poin terakhir, Jika raveena hamil maka harus di gugurkan ,karena Davin tidak mau memiliki keturunan dari Veena.


"Apa maksud dengan point terakhir?" Bagaimana bisa aku menggugurkan darah dagingku sendiri?" Veena yang membantah.


"Karena aku tidak mau memiliki keturunan dari gadis miskin seperti mu !! " ucap Davin dengan entengnya.


"iya ,aku tau aku miskin,aku jelek,aku serba kekurangan.Kau tau sendiri kan aku jelek ,kenapa kau menikahi kuu,sialan?!!".Batin Veena


"Aku juga tidak sudi mengandung anak dari laki laki sialan seperti mu,yang sombong dan penuh misteri"


"Pernikahan akan di lakukan 2 hari lagi ,jadi persiapkan dirimu" Davin berdiri dari kursinya dan meninggalkan Veena.


Setelah 15 menit kepergian davin,Veena pun bergegas untuk pergi meninggalkan caffe itu.


Di dalam mobil davin memberikan pesan kepada jody.


" Aku mau kau urus masalah ibu Veena ,berikan ia pengobatan terbaik di Singapura.Dan kau urus pernikahan ku segera.Jangan lupa kau kabari Angelica."


"Baik ,tuan" balas Jody cepat.

__ADS_1


Davin melajukan mobilnya menuju tempat hiburan yang biasa ia datangi


Sementara itu,Veena menuju rumah sakit tempat ibunya di rawat.s


Sudah lama ia tidak menjenguk ibunya,Veena sangat rindu dengan ibunya.


Setelah sampai di rumah sakit ia segera menuju ke ruang ibunya.Nampak sang ibu yang masih terbaring koma,tubuhnya yang di penuhi oleh alat-alat rumah sakit ,Tak terasa air mata Veena mengalir deras.Ia merasa sedih bercampur senang, karena ibunya akan segera di bawa ke luar negeri untuk operasi, walaupun ia mengorbankan dirinya demi kesembuhan sang ibu ,namun ia ikhlas karena rasa sayangnya terhadap ibunya,hanya ibunya yang dia punya di dunia ini.


"Ibuu,apa kabar? ibu sehat-sehat kan?"sambil mengusap rambut ibunya."Tenang Buu, ibu pasti sembuh ,ibu akan segera di operasi,ibu bahagia kan?" Veena mengusap air matanya yang tidak berhenti mengalir.


"Buu ,ada yang ingin aku sampaikan,2 hari lagi aku akan menikah,tapi tenang Buu aku menikah tidak lama ,hanya sebentar.Ini demi kesembuhan ibu.Aku mohon doa restu Bu,semoga acara ku lancar,dan aku kuat menjalaninya,Aku sayang ibu" Cup, Veena mengecup dahi ibunya dan dia berencana untuk menemani ibunya karena besok ibunya akan di bawa ke Singapura. Vena akhirnya tertidur lelap di samping ranjang ibunya.


...****************...


Pagi telah tiba.Hiruk pikuk Rumah sakit membangunkan Veena yang tadinya terlelap.Dia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.Setelah selesai Ia mendapati beberapa orang bersetelan jas rapi sedang bincang-bincang dengan dokter, Jody dan beberapa bodyguard Davin sedang berbicara dengan dokter dan Beberapa suster yang sedang bersih-bersih.Ia ingat bahwa hari ini ibunya akan di bawa ke luar negeri untuk operasi.


Mereka pun akhirnya berangkat.


"Buu,hati hati yaa disana,dan janji sama Veena kalau ibu akan sembuh,"bisik Veena sembari mencium kening ibunya.


"Tolong jaga ibuku,jangan sampai ada apa apa disana.Kalau sampe terjadi sesuatu aku akan menghajar kalian semua."ancam Veena terhadap beberapa bodyguard Davin .


Dahh...Veena melambaikan tangannya.


"Nona,mari ikut dengan saya untuk ke sebuah butik hari ini,Tuan Davin sudah menunggu disana.Kita akan mengadakan fitting baju pengantin hari ini nona." perintahnya pada veena yang masih melamun.


"Nona?" suara Jody sedikit keras membuyarkan lamunan Veena seketika.


"Iya aku mendengarnya!! aku tidak tuli."bentak Veena pada Jody."Tapi hari ini aku akan bekerja,bagaimana dengan pekerjaanku?"


"Mulai sekarang nona tidak perlu bekerja,setelah menjadi istri tuan, nona hanya perlu duduk manis melayani tuan dan tidak usah bekerja lagi"


"Hei!! kalau aku tidak bekerja siapa yang akan memenuhi semua kebutuhan ku? hah!! " bentak veena agak sedikit keras.


"Nona,anda tidak perlu khawatir akan hal itu ,apa anda lupa kekayaan seorang DAVIN ATMAJAYA SIREGAR yang melimpah dan tidak habis tuju turunan? "ucap jody menyombongkan tuannya.


"Hehh,ternyata bukan hanya bos nya saja yang sombong,bahkan laki laki ini pun sudah sama sifatnya dengan bos nya." gumam veena dalam hati.


"Sudah nona,mari ikut saya pergi ke butik hari ini,sebelum tuan muda Davin marah besar karena menunggu kita terlalu lama."Jody membukakan pintu mobilnya untuk Veena.

__ADS_1


Ckk!


"Iya ,baiklah" Veena masuk kedalam mobil mewah tersebut untuk pertama kalinya.


Di tengah keramaian kota,dan hiruk pikuk jalanan Veena melamun.Memikirkan bagaimana nasibnya setelah menikah? apa ia akan bahagia? sepertinya tidak !


Jody yang melihat Veena melamun dari kaca spion mobil,sedikit tersenyum...


"Nona ,apa yang anda pikirkan? "


"Bukan apa-apa" sahutnya ketus.


"Jody?"


"Iya nona ,ada apa"


" Bagaimana latar belakang Davin?" tanyanya tiba-tiba.


"Orang tuanya kemana? aku dengar dia seorang yang yatim piatu,apa itu benar"


"Iya nona,tuan muda di tinggal oleh ayah dan ibunya semenjak umur 17 tahun.Ayah dan ibunya di bunuh oleh musuh bebuyutan ayahnya yang sampai sekarang belum di ketahui dimana dan siapa orangnya." Penuturan Jody membuat Veena sedikit iba.


"Ternyata dia orang yang mandiri.Bahkan sejak remaja ia tidak mendapatkan kasih sayang orang tuannya" batin Veena iba pada davin.


"Apa yang ingin anda ketahui lagi nona?" pertanyaan Jody membuat Veena kaget.


"Ti-idakk !!" ucap veena gugup.


Sampailah mereka di sebuah butik yang tidak asing bagi Veena.Yaa...butik tempat ia bekerja dulu.Semua karyawan termasuk Sang manager dan juga Siska seketika matanya terbelalak melihat siapa yang masuk dan menghampiri Davin yang sudah sedikit kesal karena terlalu lama menunggu dan membuang buang waktunya.


"Raveena?" teriak Siska membuat Davin ,Jody dan juga Veena melihat ke arahnya...


Visual DAVIN ATMAJAYA SIREGAR...




RAVEENA MAHOTAMA...

__ADS_1


__ADS_2