
Siang itu,Raveena dan Davin merencanakan untuk pindah ke apartemen pribadi Davin karena permintaan istrinya.Raveena berkemas,mempersiapkan barang apa saja yang akan mereka bawa.Davin yang kasihan melihat istrinya kelelahan, berniat membantu Raveena.
" Biar ku bantu sayang" Davin duduk di samping Raveena.
"Tidak usah,ini sudah mau selesai kok" ucap Raveena sambil memasukkan baju di dalam koper.
"Tidak apa-apa,mana mungkin aku membiarkan bidadari ku kelelahan." ratu Davin
Raveena tersenyum malu dengan pipi yang memerah."Jangan membuatku melayang suamiku,aku bisa gila nantinya." batinnya.
"Sayang? ...kenapa kau senyum senyum sendiri?" kata Davin
"Ahhh itu ...anuu..tidak apa-apa kok.Sudah selesai,kita mau pindah sekarang?"
"Tentu, aku akan menelpon Jody untuk menyiapkan apartemen kita"
"Kalau begitu aku mau siap siap dulu" Raveena bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
1 jam berlalu akhirnya mereka berangkat menuju apartemen .Jody sudah menyuruh orang untuk membersihkan apartemen Davin dengan sedikit hiasan agar Raveena nyaman.Apartemen yang dulunya monoton dan tidak beraura positif ,sekarang menjadi lebih terlihat segar dan sangat nyaman.
Setelah sampai ,mereka menaiki lift menuju lantai 7 tempat apartemen Davin .Raveena begitu canggung dan degdegan saat menaiki lift.
"Sayang ,kau kenapa? wajahmu pucat ,kau sakit?" Davin melihat wajah Raveena yang putih pucat karena degdegan.
"Tidak sayang,aku tidak apa-apa,...aku hanya sedikit canggung."
"Benarkah? aku akan menutup matamu,aku punya kejutan untukmu Veena " Davin menutup mata Veena dan berjalan menuju apartemen nya.
Mereka berdua masuk ,dan langsung menuju kamar yang sangat indah sudah dihiasi oleh bunga mawar merah berbentuk love .Di atas ranjang nya sudah terpampang foto pernikahan mereka.
"Taa--daa...." Davin membuka mata Veena dan tersenyum bahagia
"Waah...cantik sekali ,dan itu...foto pernikahan kita.Kau menyiapkannya sayang?" ucap Veena yang takjub.
__ADS_1
"Tentu saja,siapa lagi? aku ingin istriku nyaman dan betah disini agar tidak pergi lagi" ledeknya
"Davin...itu sudah masalalu dan sekarang kita mulai lagi dari awal. Terimakasih untuk segala sayang,aku mencintaimu" Raveena memeluk erat tubuh Davin penuh kasih sayang.
"Aku juga sangat mencintaimu Raveena,jangan tinggalkan aku lagi" Davin mengecup dahi istrinya.
"Bagaimana kalau nanti malam kita diner?" usul Raveena
"Dimana sayang?
"Terserah kau saja Davin ,aku akan ikut"
"Baiklah,sekarang kau istirahat saja dahulu,aku mau menyelesaikan pekerjaan ku sedikit."
"Mmmm" Veena menaruh barang-barang nya dan segera beristirahat....
...**************...
Mereka menduduki tempat paling istimewa yang di pesan khusus oleh Davin .
(Visual Davin dan Raveena)
(Kalian bisa bayangin kan gimana. ganteng dan cantik nya sosok Davin dan Raveena 😘😁)
Mereka memanggil pelayan dan memesan makanan dan minuman.
"Sayang kau mau apa?" tanya Davin pada Raveena
"Mmm...terserah kau saja sayang" sahut veena
__ADS_1
"Kita pesan yang paling spesial disini,untuk minuman bawakan apa saja" ucap Davin kepada pelayan
"Baik tuan, mohon di tunggu tuan,nyonya" pelayan itu pergi meninggalkan Davin dan Veena
Saat Davin melihat sekelilingnya ,ia melihat beberapa pria sedang memperhatikan istrinya. Raveena yang menggunakan pakaian sedikit terbuka membuat Laki laki yang ada disana tergoda. Davin yang geram mengepalkan tangannya melihat ke arah laki laki yang memandang istrinya.
BRAKK !!
Davin berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah kumpulan pria itu.
"Davin ..kau mau kemana?" ucap raveena yang kaget dengan kelakuan suaminya itu.
BRAKK!!
Davin menggebrak meja."Apa yang kau lihat hah!!!"
"Ti--idakk tuan...aku tidak melihat istri anda" ucap Laki laki itu yang ketakutan
"Sekali lagi kau memandang istriku!! mata kalian ku congkel!! Paham kalian!!?"
"Paham tuan...,maaf..maafkan kami tuan" ucap beberapa pria tadi
Davin berjalan angkuh menuju istrinya dan membuka jasnya untuk menutupi tubuh seksi Raveena "Sudah ku bilang jangan memakai pakaian seksi di depan semua orang! aku tidak mau tubuhmu dilihat oleh semua orang, cukup aku saja yang melihatnya!" bentaknya kepada Veena
"Maaf" Raveena tertunduk merasa bersalah pada Davin
" Kita pulang saja, aku tidak berselera makan disini!" Davin menarik tangan Veena dan keluar dari restoran itu.
"Tapi ..bagaimana dengan pesanannya?"
"Biarkan saja! nanti aku bayar saja" ucap Davin santai.
Mereka pun pergi dari restoran itu...
__ADS_1