
"Aahh...." Raveena menggeliat saat Davin mulai meremas dua gunungnya yang lumayan besar itu.
"Boleh aku membuka bajumu?"
Tanpa suara Raveena hanya mengangguk.Tanpa ragu ,Davin langsung membuka kancing baju Raveena
Satu ,dua ,hingga kelima kancing baju Raveena sudah terbuka , Ia melihat tubuh istrinya untuk pertama kali nya.Tanpa ragu Davin juga membuka bajunya dan hanya menyisakan ****** ******** saja.
Raveena sangat takjub dengan keindahan di depan matanya malam ini.Sebuah pemandangan yang di idam-idamkan banyak wanita ,kini ia bisa melihatnya langsung .
Davin mengecup bibir Veena yang seksi cukup lama dan pelan pelan meraba-raba bagian bawah Raveena,sehingga terdengar ******* yang manja.
"Raveena"
"Anda suamiku.Lakukan saja.Jangan menahannya"
Tanpa ragu ,Davin yang sudah berhasrat memulai permainan ya dengan lembut.
"Raveena ,katakan bahwa kau sangat mencintaiku,dan tidak akan meninggalkan aku lagi sendiri"
"Aku bersumpah sayang,aku datang dengan hatiku dan mencintaimu setulus hatiku"
Saat mendengar ucapan Veena Davin tersenyum senang dan mengecup lama dahi Raveena.
Raveena tersenyum senang,ia merasakan kehangatan cinta untuk pertama kalinya dari seorang Davin.
Raveena yang tidak menggunakan apa-apa hanya di tutupi selimut , menggigit sudut bibirnya dan tidur memunggungi Davin.Ia merasa sangat malu dengan apa yang dilakukannya tadi.Tapi dia juga tidak bisa menghalangi perasaannya selama ini.
Sebuah tangan yang kekar ,memeluknya dari belakang dengan erat. Veena merasakan betapa besar cinta Davin untuk nya sekarang.
"Yang membuat aku jatuh cinta itu wajahmu,bukan punggung mu"
Setelah mendengar suara Davin yang manja ,Veena langsung berbalik menghadap wajahnya kepada Davin
"Jangan tinggalkan aku lagi sayang,aku gila tanpamu "
Raveena tersenyum bahagia mendengar ungkapan cinta dari Davin.Ternyata orang yang dia benci selama ini berubah menjadi laki laki yang sangat di cintai nya.
Tak lama mereka berdua pun terlelap dalam tidurnya.
Hari berganti di pagi yang indah membuka lembaran baru untuk Raveena dan Davin. Akhir-akhir ini mereka merasa dunia telah berubah.Membawa cinta dan suka duka beriringan menghampiri keduanya...
"Sayang, bangunlah ini sudah pagi" bisik Raveena membuat Davin terbangun
"Pergi mandilah,aku akan menyiapkan mu sarapan" Veena mengecup dahi Davin dan akan bergerak untuk membuatkan Davin sarapan,namun tangan Davin menarik tangannya hingga membuatnya terjatuh dalam pelukan Davin.
"Tidurlah lagi,ini masih sangat pagi ,aku masih merindukanmu" ucap Davin manja
"Sayang,ini sudah mau siang.Kalau kau terlambat bagaimana? Jody sudah menunggumu di bawah." bujuk Raveena
__ADS_1
"Mandikan aku" pinta Davin
"Sayang ...."
"Iya iya aku mandi sekarang" dengan segera Davin beranjak dari ranjang nya dan melangkah menuju kamar mandi.
Raveena menyiapkan pakaian kerja Davin dan menaruhnya di atas ranjangnya.Lalu berjalan menuju dapur untuk membuatkan Davin sarapan.
"Mmm bau apa ini? Davin mengendus-endus bau yang terasa enak tercium dari dapur.
"Kau masak apa sayang " Davin langsung duduk di meja makan
"Aku masak nasi goreng spesial untuk kamu Vin " Veena membawakan Davin nasi gorengnya.
"Biar ku ambilkan" Veena menyendokan nasi untuk Davin
"Terimakasih sayang"
Veena hanya tersenyum membalas ucapan Davin
"Ini enak sekali Veena ,kau pintar juga memasak" puji davin
Mereka berdua makan dengan lahap.
Cup!
"Hati hati sayang" Veena melambaikan tangannya
"Iyaa" Davin tersenyum manis kepada istrinya.
Mobil pun melaju keluar mansion yang besar itu.
...****************...
Raveena yang sedang asik rebahan di kamarnya, tiba-tiba ponselnya berdering .Dengan segera ia mengambil ponselnya dan mengangkat telepon.
Ia melihat sebuah nama tertera di layar ponselnya yang ternyata itu Rey yang masih menjadi pacarnya saat ini.
"Halo Veena ,kamu apa kabar? " suara yang begitu lembut dari dalam ponsel
"Haii Rey ,aku...aku baik" sahut veena yang gugup
"Boleh kita ketemu?"
"Maaf Rey ,aku tidak bisa dan aku juga ingin bilang satu hal sama kamu."
"Ku mohon Raveena ,aku sangat merindukanmu"
"Tapi Rey..?"
__ADS_1
"Sebentar saja,5 menit juga tidak apa-apa" Rey memelas
"Baiklah,tapi hanya sebentar.Kita ketemu di taman dekat apartemen mu"
"Baiklah,aku tunggu Raveena " sahut Rey yang kesenangan
Di taman .....
"Lama tidak bertemu Veen ?" ucap Rey tiba-tiba ingin memeluk Raveena dari belakang,namun veena menolaknya.
"Maaf Rey , sebaiknya jangan cari aku lagi,aku sudah kembali dengan Davin ,tapi hubungan kita berakhir sampai disini saja." Veena merasa bersalah karena ia telah mempermainkan perasaan Rey selama ini.
"Tapi Veen , aku sangat mencintai kamu.Kamu tidak bisa memutuskan hubungan ini seenaknya."
"Maaf Rey ,aku juga tidak bisa terus membohongi perasaanku,aku mencintai Davin dan aku juga takut kehilangannya lagi"
"Setelah semua yang di lakukan Davin terhadapmu, bisa bisanya kamu kembali dengan Laki laki seperti itu !" nada Rey agak marah.
"Dia tidak seburuk yang terlihat Rey ,dia orang baik."
"Kau belum tahu sepenuhnya siapa Davin ,Raveena. Dia bisa mendapatkan apapun hanya dengan menjetikan jarinya saja.Kau sudah masuk ke dalam perangkapnya Veena !" ucap Rey yang ingin mengadu domba Davin dan Raveena .
"Maaf Rey ,untuk masalah itu aku akan menanggungnya sendiri.Maaf aku harus pergi ,permisi" Veena segera beralih meninggalkan Rey sendiri disana.
"Ku harap kau tidak akan menyesal suatu saat nanti Raveena....dan jangan memohon-mohon kembali padaku !!!"
Raveena terus berjalan menuju mobilnya dan tidak memperdulikan perkataan Rey .
"Aarrghhhh....."teriak Rey yang kesal.
Tiba-tiba sebuah sapu tangan terulur dari tangan Angelica.
"Hapus air matamu! tidak penting menangisi wanita seperti itu !!"
"Kenapa kau ada disini?" Rey menolak sapu tangan itu.
"Aku memang mencari mu"
"Ada apa?" Tanya Rey
"Aku mau kita bekerja sama untuk membalas perbuatan mereka.Aku ingin kau menghancurkan pesta pernikahan Mereka.Ku dengar mereka akan segera melakukan pesta pernikahan.Kalau rencana kita berhasil ,kau bisa mendapatkan kembali Raveena dan aku juga akan mendapatkan kembali Davin ,dan kita akan bahagia dengan pasangan kita masing-masing."
"Tapi kau tahu kan seberapa hebatnya Davin ? bagaimana mungkin kita bisa menjalankan rencana kita?"
"Hahaha......kau bodoh sekali Rey,kita cari kelemahan mereka masing-masing,lalu kita jalankan misi kita."
"Kau benar Angelica,ternyata kau licik juga"
"Kau belum tahu siapa aku "
__ADS_1