Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
cemburu


__ADS_3

selama perjalanan pulang Alexa hanya diam, entah kenapa dia begitu sedih melihat kedekatan kemal dengan lisa, apa lagi kemal mengantar Lisa pulang karna desakan adiknya Kenan.


" ada apa denganku, kenapa dada ini terasa sakit saat om terlihat pergi dengan wanita itu. padahal jelas-jelas aku tau kalau om dan dia memiliki hubungan yang lebih dari sekedar teman" batin alexa, dia masih melamun dalam perjalanan pulang dan sesekali Kenan melirik ke arah istrinya itu.


"kamu kenapa Lex, ?" ucap Kenan tapi tidak mendapat jawaban dari istrinya.


" lek, Alexa" kini Kenan memangil dengan nada sedikit tinggi dan berhasil membuat Alexa menoleh.


" kenapa Ken?" ucap Alexa membuat Kenan mengerutkan alisnya.


"kamu kenapa, apa yang kamu lamunin?" ucap Kenan sesekali melihat ke arah Alexa yang duduk di sampingnya.


Alexa mengeleng pelan" ngak apa-apa kok, kamu fokus nyetir aja" ucap Alexa yang kembali mengarahkan pandanganya kedepan.


***


Di tempat lain kemal bersama Lisa sedang bersama. mereka duduk di sebuah taman dengan hempasan angin malam dan di temani cahaya bulan yang begitu indah.


" kamu kelihatan begitu dekat dengan Alexa" ucapan Lisa memecahkan keheningan di antara keduanya.


kemal menoleh ke Lisa dan kemudian kembali menatap lurus ke depan " ya, kami sangat dekat" ucap kemal.


Lisa menoleh ke arah kemal " apa lebih dari itu?" ucap Lisa dengan nada menyelidik membuat kemal seketika menoleh ke arahnya dengan kerutan di keningnya.


" bagaimana kabar kamu selama ini?" ucap kemal, nampak jelas dia tidak mau membahas soal Alexa kepada Lisa.


" oh aku baik-baik aja, biasa bergelut dengan kesibukan pekerjaan" ucap Lisa dengan senyum yang nampak di paksakan.


" kenapa dia seperti berusaha menutupinya, apa dia benar-benar menaruh perasaan lebih dengan adik iparnya itu?" batin Lisa.

__ADS_1


suasana kembali hening, mereka berdua diam dengan pikiran masing-masing. tak lama Lisa kembali bersuara.


" mal,," pangilan Lisa membuat pria di sebelahnya menatap ke arahnya.


" maafin aku, mungkin ini telat tapi baru sekarang aku memiliki kesempatan untuk mengucapkannya." Lisa nampak berusaha menahan air mata yang sudah mulai muncul di matanya.


" maafin aku karna keegoisanku, karna kebodohanku" ucap Lisa butiran bening yang tadi hampir muncul kini mengalir dengan begitu saja.


" aku minta maaf mal, aku salah maafin aku" Lisa tiba-tiba bersimpuh di hadapan kemal menangis terisak. kemal kaget dengan apa yang dia lihat saat itu sosok yang selama ini keras padanya, selalu bersikap dingin padanya, bahkan dia juga yang membuat kemal harus pergi kembali ke negara asalnya hanya karna dia tidak mau melihat sosok kemal.


" Lis, apa yang kamu lakukan ayo berdiri, Jagan seperti itu" kemal memegangi kedua bahu Lisa berusaha membantunya untuk beridi. lisa langsung memeluk erat tubuh kemal dia memeluknya dengan erat seakan takut untuk melepasnya.


" Jagan pergi lagi mal, maafin aku. selama ini aku tersiksa dengan perasaan ini, aku butuh kamu, aku cinta sama kamu mal" ucapan Lisa berhasil membuat tubuh kemal menegang, bahkan dia tidak bisa mengerakan tanganya untuk membalas pelukan wanita yang dulu ia cintai.


sadar akan kemal yang tidak membalas pelukanya lantas Lisa melepas pelukanya dari tubuh kemal, Lisa mendongakan wajahnya karna memang tubuh kemal lebih tinggi darinya.


" ngak ada yang berubah semua masih sama" ucap kemal dan kemudia dia tersenyum membuat Lisa tersenyum dan kembali memeluk kemal dan kali ini kemal mengerakan tanganya untuk membalas pelukan Lisa.


" makasih mal, makasih" ucap Lisa dia membenamkan wajahnya di dada kemal melepas semua beban yang selama ini dia pendam dalam dirinya.


***


kemal mengantar Lisa pulang ke apartemennya dia sudah tidak lagi tinggal di rumah kakaknya karna inggin bisa lebih mandiri. dan setelah mengantar Lisa kemal langsung kembali ke apartemennya.


sesampainya di apartemen kemal tak langsung masuk ke kamarnya, dia ke dapur dulu untuk mengambil minum karna tengorokanya terasa kering, dia sempat diam saat mendapati lampu dapur masih nyala dan melihat sosok yang sangat dia kenal sedang duduk di kursi dengan kedua tanganya menyangga di meja memegangi gelas.


Sudut bibir kemal terangkat " gadis nakal" gumam kemal, ya dia selalu menyebut Alexa gadis padahal sebentar lagi dia akan menjadi seorang ibu.


" ngapain kamu bengong sendirian di dapur" seru kemal membuat Alexa sedikit merajuk karna kaget.

__ADS_1


" ih,,, apaan si ngaketin aja" gerutu Alexa.


kemal mendekat dia duduk di samping adik iparnya itu dan seperti biasa dia terkekeh mengusap pucuk kepala Alexa


" kamu ngapain malem-malem sendirian disini" ucap kemal lembut


" lagi pengen aja" ucap Alexa singkat. kemal mengerutkan alisnya merasa heran karna sikap Alexa yang nampak dingin.


kemal melirik ke arah gelas dia tersenyum " kenapa Lagi BT" ucap kemal


" iya" ucap Alexa begitu saja dia menoleh " ngak maksud aku" dia mengoreksi ucapanya karna tadi dia keceplosan.


kemal terkekeh melihat expresi wajah Alexa yang nampak lucu. melihat kakak iparnya begitu sumpringah membuat Alexa semakin kesal.


" duh,,, happy baget ya habis temu kangen sama pujaan hati" deg,, ucapa Alexa membuat seketika kemal berhenti tertawa.


tapi kemudia dia kembali tersenyum


" kamu cemburu ya?" ucap kemal dengan nada meledek.


" ih apaan si, ngapain cemburu sama orang yang ngak jelas" seru Alexa kemal terkekeh di buatnya karna expresi Alexa menurutnya mengemaskan asal kesal.


tanpa mereka sadari dari ada sosok yang sedang kesal melihat kedekatan keduanya.


****


**Hay,,,Hay,,, Alexa nonggol lagi ni.


Jagan lupa dukunganya ya, vote,like dan coment kalian sangat berarti baget buat kaka_ Jagan lupa selalu dukung karya kaka_ ini ya.🙏🤗🤗😘😘😘**

__ADS_1


__ADS_2