
Keesokan harinya Alexa bangun lebih awal dari biasanya, di lihatnya Kenan yang masih terlelap.
Dia menatap wajah suaminya dengan tatapan sendu, air matanya kembali menetes mengingat kenyataan yang dia ketahui jika suaminya masih berhubungan dengan mantan kekasihnya tanpa dia tau apa yang sebenarnya terjadi.
Alexa turun dari tempat tidur, dia ingin mencari udara segar di luar untuk menenangkan hati dan jiwanya.
setelah selesai membersihkan diri dan berganti pakaian Alexa keluar dia keluar lewat pintu belakang karna memang hari masih pagi buta.
Saat Alexa melewati dapur nampak bi nah masih sibuk dengan aktivitas memasaknya dan Alexa sengaja tidak berpamitan. entah apa yang sedang Alexa fikirkan dia benar-benar merasa kosong, kesedihan yang dia rasakan bahkan sulit untuk dia berbagi karna dia merasa semua kesedihan berasal dari dirinya sendiri.
Alexa berjalan menuju taman komplek dekat rumahnya. dia duduk di salah satu bangku taman memandangi aktifitas orang-orang disana.
Alexa menatap perutnya yang sudah sangat besar dia mengusap-usap dengan lembut.
" sayang maafin mommy ya, kalau seandainya nanti kamu hanya berdua sama mommy kamu Jagan sedih ya? mommy janji kita bisa hidup bahagia berdua" Alexa berbicara dengan anaknya yang masih dalam perutnya dan air matanya mulai menetes kembali. tanpa Alexa sadari ada sepasang mata yang dari tadi memperhatikan dirinya dari kejauhan.
Entah sudah berapa lama Alexa duduk di taman sendirian, dia sudah mulai merasa lapar karna memang dia belum makan apapun sejak bangun tidur.
" sayang kamu laper ya, maaf ya mommy ngak bawa uang" ucap Alexa sambil mengusap-usap perutnya.
Karena terlalu lama duduk dan juga kondisi perut Alexa yang kosong saat bangun dari duduknya dia merasa kepalanya berputar. sesaat Alexa duduk kembali mengatur nafanya sebelum berdiri dan pulang kerumah.
__ADS_1
tapi saat Alexa berjalan tiba-tiba kepalanya kembali berputar, pnndanganya pun nampak tak jelas dan tiba-tiba tubuh Alexa terjatuh untung saja dari belakang ada seseorang yang menahan tubuh Alexa.
-
-
-
Di rumah Kenan semua orang merasa panik karna mencari keberadaan Alexa. kenan nampak begitu frustasi karna dia tidak bisa menemukan Alexa di tambah istrinya tidak membawa ponselnya.
" sayang kamu di mana, kenapa kamu pergi tanpa membawa hp" ucap Kenan sambil mengajak acak rambutnya rasa frustasinya bertambah melihat saat ini kakinya masih belum sembuh sepenuhnya walaupun dia sudah bisa mengerakan sediki-sedikit kaki sebelahnya tapi bagi dia di saat seperti ini dia merasa begitu tak berguna.
Nampak kemal, Lisa ayah dan juga bunda keluar dari dalam mobil. nampak jelas kepanikan di wajah mereka apa lagi bunda yang sudah sembab karna terus menangis setelah mendapat kabar Alexa menghilang.
" Kenan, bagaimana bisa istrimu menghilang nak. bagaimana kondisi dia bagaimana dengan cucu bunda" tangisan bunda membuat suasana semakin mencekam.
" Bun kita duduk dulu ya". ucap Lisa
" Ken, apa kamu tidak tau lele pergi memangnya kalian ada masalah?" ucap kemal.
" Aku ngak tau kak, saat aku bangun dia sudah tidak ada di kamar. semua orang rumah sudah mencari tapi dia ngak ada" tutur Kenan.
__ADS_1
" apa kalian bertengkar?" tanya ayah.
Semua orang menatap Kenan " ngak yah, kami baik-baik aja, semalem setelah pulang dari rumah ayah ngak ada yang aneh kita istirahat, ya udah" seru Kenan.
" Sayang kamu kemana" gumam Kenan matanya sudah mulai berkaca-kaca memikirkan istrinya yang sedang Habil besar dan tak tau dimana keberadaanya.
" Kangan-jagan hilangnya Alexa ada hubunganya dengan Sesil Ken" ucap kemal. semua menatap ke arah kemal.
" Apa hubungannya dengan wanita itu mal, apa dia yang menculik menantuku" seru ayah.
Kemal pun menceritakan tentang Sesil dan pacar gelapnya yang menjadi dalang kecelakaan Kenan dan istrinya, ayah dan bunda kaget mendengarnya tapi tidak dengan Lisa karena kemal sudah menceritakan tentang masalah Sesil pada dirinya saat di rumah keluarga Lisa kemarin.
" Benar-benar wanita jahat, bunda ngak habis fikir kenapa dulu kamu bisa cinta sama dia Ken" seru bunda.
" Sudah Bun Jagan mengungkit masa lalu, lebih baik kita fikirkan keselamatan menantu kita" ucap ayah.
Setelah membicarakan bagaimana mereka harus bertindak, ayah kemal dan Kenan pergi menuju kantor polisi menemui Sesil dan juga Hendrik. mereka juga menghubungi anak buah masing-masing untuk mencari keberadaan Alexa, sedangkan Lisa dan bunda menunggu di rumah Kenan karna siapa tau Alexa akan pulang kerumah.
***
happy reading,,,,,,😊😊😊😘
__ADS_1