Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
kritis


__ADS_3

Semua barang berserakan di lantai, terdengar suara seseorang berbicara di telp dengan penuh amarah.


" dasar bo**h, kenapa bisa dia kamu tabrak, awas saja kalau sampai di kenapa-kenapa aku akan buat buat perhitungan sama kamu!!" pangilanpun terputus.


" Aaaakkhhh" Sesil berteriak dengan kencang semua alat mak'up yang ada di meja riasnya pun berhamburan di lantai.


" kenapa, kenapa mesti Kenan yang kamu tabrak bo**h. hikz,,,hikz,,,," tangis sesilpun pecah karna laki-laki yang dia cintai celaka karna rencananya sedangkan orang yang seharusnya di singkirkan malah lolos.


" maafin aku Ken, maafin aku" ucap Sesil membayangkan bagaimana kondisi Kenan. dan sorot matanya berubah tajam saat mengingat wanita yang sangat ia benci.


" ja***g sialan, sumua karna dia. aku ngak akan biarin kamu selamat kamu harus menebus semuanya" ucap Sesil penuh dengan kemarahan.


***


Di rumah sakit semua orang sedang merasa cemar, mereka sedang menunggu Kenan yang sedang di dalam ruang oprasi dan juga Alexa sedang dalam penanganan dokter.


nampak ayah yang begitu khawatir anak keadaan anak dan menantunya, begitu juga l Lisa yang sedari tadi mencoba menenangkan Bunda yang sedari tadi menangis tanpa henti.


sedangkan kemal, sedari tadi dia hanya diam membisu dengan tatapan kosongnya. entah apa yang sedang dia fikirkan saat itu. yang jelas keadaanya sangat kacau.


Tak lama dokter keluar dari ruang perawatan, semua langsung berdiri menghampiri dokter.


" Dok, bagaimana kondisi menantu saya dok" ucap ayah yang nampak begitu khawatir.

__ADS_1


" untung saja menantu bapak segera di beri tindakan, kondisinya sudah setabil pendarahanyapun sudah berhenti" tutur dokter ada sedikit kelegaan di hati semuanya.


" bagaimana bayinya dok" ucap kemal membuat semua kembali cemas.


" kandungan pasien selamat, tapi kondisinya sangan lemah karna pendarahan yang banyak. jadi saja harap pasien harus benar-benar istirahat, dia tidak boleh stres dan kecapekan. dan juga selalu Jagan pola makan dan vitaminya" dokter menjelaskan kondisi Alexa.


Dan tak lama Alexa di bawa keluar menuju ruang perawatan, bunda dan Lisa mengikuti suster yang membawa Alexa sedangkan kemal dan ayah menunggu di depan ruang oprasi.


setelah hampir 2 jam Kenan di tangani, dokterpun keluar. ayah dan kemal langsung berdiri menghampiri dokter dengan penuh kekhawatiran.


" bagaimana dengan adik saya dok?" tanya kemal.


" oprasi pasien berjalan lancar,kita berdoa agar pasien segera melewati masa kritisnya. karna lupa pada kepalanya cukup parah" tutur dokter.


" kita berdoa saja pak, mudah-mudahan adik anda segera melewati masa kritisnya" ucap dokter dan langsung pamit pergi.


Kenan tertunduk lesu, nampak Matanya yang berkaca-kaca membayangkan nasip kedua orang yang sangat ia sayangi tergletak tak berdaya.


" Andai saja aku ngak merencanakan pesta malam ini" batik kemal, dia merasa sangat bersalah. dia mengusap kasar jawahnya dengan kedua tanganya.


" Sebenarnya apa yang terjadi mal, kenapa sampai adik kamu bisa tertabrak. dan siapa yang mencoba mencelakai adikmu" ucap ayah.


" aku sendiri tidak tau yah, tapi.." ucapan Kenan terhenti dia mencoba berfikir.

__ADS_1


" bukan Kenan targetnya yah," ucap kemal. mendengar itu ayah merasa bingung


" maksud kamu?" ucap ayah


" tadi aku sempat melihat waktu Kenan mendorong tubuh Alexa yah sebelum Kenan tertabrak oleh mobil itu" tutur kemal ayah mengerutkan kedua alisnya.


" apa akhir-akhir ini Kenan atau Alexa bercerita soal musuh?" ucap ayah


" ngak yah, setau aku Alexa ngak ada musuh bagitu juga Kenan. bahkan dengan lawan bisnis saja semua baik-baik saja" ucap kemal kedua laki laki itu nampak serius.


" ayah akan segera meminta sekretaris ayah untuk mengurus semua, ayah ngak akan biarin penjahat itu lepas begitu saja" ucap ayah, dia langsung pergi meninggalkan kemal.


" maapin aku le, karna aku kamu jadi seperti ini. aku ngak akan biarin siapapun orang yang berusaha ngehancurin kebahagiaan kamu" batin kemal, tatapan yang begitu tajam penuh dengan amarah kini nampak jelas di wajahnya.


Saat kemal hendak pergi menuju kamar rawat Alexa ternyata Lisa sudah ada di depanya. dengan mata yang sembab karna sedari tadi dia juga menangis. Lisa berusaha tersenyum dia meraih tangan kemal dia mengajak kemal untuk duduk kembali.


"maaf" kata itu yang pertama keluar dari mulut Lisa.


****


Jagan lupa untuk kasih dukungan ya para readers 😊


vote, like, dan coment kalian sagat berarti buat kaka_😘😘🤗

__ADS_1


Jagan lupa mampir juga ke novel kaka_ yg berjudul KAWIN GANTUNG y🙏


__ADS_2