Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
Ancama kemal


__ADS_3

saat sedang menuju kelas untuk menemui istrinya tiba-tiba ponselnya berbunyi Kenan mengeluarkan ponsel dari kantong celananya.


ternyata dia mendapat telphon dari klien yang akan melakukan kerja sama dengan perusahan ayahnya.


mau tidak mau kenanpun mengangat telp itu lebih dulu.


Alexa dan Linda pergi ke kantin karna Alexa merasa sangat mual dan dia ingin sekali minum es jeruk peras.


Linda meminta Alexa menunggu sedangkan dirinya pergi memesankan apa yang Alexa mau.


Ponsel Alexa berbunyi dia melihat layar lebarponselnya sesaat dia tersenyum.


" hallo om" ucap Alexa ternyata kemal yang menghubunginya entah kenapa dia merasa senang.


" kamu dimana?" ucap kemal


" aku di kampus, lagi duduk di kantin" ucap Alexa entah mengapa dia merasa lebih tenang mendengar suara kakak iparnya itu.


" ok, bentar lagi aku sampai di hadapanmu" ucap kemal lalu dia langsung mematika telpon nya.


Alexa mengerutkan alisnya merasa bingung dengan apa yang kakak iparnya bicarakan.


Linda datang dengan dua gelas minuman dan juga dua piring batagor makanan vaforitnya.


Linda Dudu di hadapan Alexa dia menyuruh Alexa untuk minum minumanya dulu karna dia sangat khawatir dengan sahabatnya itu.


" Lex Lo ngak apa-apa kan? perut Lo baik-baik aja kan Lex?" ucap Linda dia benar-benar khawatir dengan sahabatnya itu.


" Aku ngak apa-apa kok," ucap Alexa dia merasa terharu karna sahabatnya itu benar-benar perduli padanya.


" Dasar tu ubur-ubur beracun pegen gw tampol tu muka!!!" gerutu Linda


" Udah Lin, kepala aku pusing banget aku ngak mau bahas lagi soal dia" ucap Alexa dia nampak sedikit pucat.


" Ya udah kamu makan dulu biar pusingnya ilang kasian kan babynya kalau kamu sakit" ucap Linda penuh perhatian.


" kalian tau ngak si ternyata di kampus kita ada pelakor loh?" sindir salah satu mahasiswi yang baru saja datang ke kantin bersama tiga temanya.


" Wah kok ngak punya malu banget ya, ngerebut laki temennya sendiri" saut teman satunya sambil melirik ke arah Alexa duduk.


" tau ngak denger-denger si dia bunting makanya dia minta dinikahin tu sama cowok temenya, padahal ngak tau deh itu anak siapa?!" terdengar suara tawa mereka.


Linda yang mendengar celotehan 4 wanita yang sekarang duduk di belakang bangku dia meresa geram.


kalau saja Alexa tidak menahanya mungkin gelas yang ada di hadapannya kini isinya sudah membasahi tubuh mereka.


karna Lina memang sangat mudah sekali terpancing emosinya apalagi menyangkut dengan orang terdekatnya.


Karna merasa tidak nyaman Alexa pun mengajak Linda untuk pergi dari sana. saat dia berjalan banyak sekali mahasiwa lain yang berbisik-bisik seakan memandangnya dengan tatapan jijik dan mencemooh.


Alexa benar-merasa bingung dan juga malu karna tergesa-gesa sampai-sampai dia menabrak seseorang.


" auw,,,, mata tu di gunain buat liat jalan, Jagan buat ngincer laki orang aja?!" ucap wanita yang Alexa tabrak.


" maksud Lo apa?!" bentak Linda yang benar-benar sudah tidak bisa menahan emosinya lagi dia menarik tangan wanita itu dengan kasar membuat orang itu memekik kesakita.


" auw,,, sakit tau, bar-bar baget sih?!" kesal wanita tadi sambil memegangi lenganya yang di cengram oleh Linda.


" gitu aja udah sakit, Lo mau rasain ni kuku gores tu muka" ucap Linda sambil menunjuk wajah wanita tadi.

__ADS_1


" kalian lagi ngapain?" tiba-tiba terdengar suara seseorang dari belang dan suara itu sangat familiar untuk Alexa seketika alexapun menoleh ke arah suara.


" Sesil,,," ucap Alexa kaget karna ternyata Sesil belum juga pergi.


Alexa menatap ke arah dua orang laki-laki yang sedari tadi stia menemani Sesil.


" eh ubur-ubur beracun ngapain Lo dari tadi berkeliaran aja disini Lo kan bukan mahasiswa disini. bikin kesal aja?!" gerutu Sesil


" Oya pasti ini semua ulah elo kan, Lo kan yang nyebarin gosip soal Alexa?!" ucap Linda menyelidik.


" eh Kunti, Lo Jagan nuduh rembarangan ya? asal Lo tau ya yang namanya bangke tu bakal kecium bau busuknya" ucap virgo dengan nada sinis ia melirik ke arah Alexa.


" dasar cowok mulut lemes."gerutu Linda Virgo yang mendengar itu merasa tidak terima.


" ngomong apa Lo barusan?!" teriak Vigo dengan mata yang membulat sempurna memperlihatkan tampangnya yang serah saat marah dia hendak maju meraih tubuh Linda tapi di tahan oleh Tomi.


" Udah deh go, ingat dia cewek Lo mau berantem sama cewek?"ucap Tomi menenangkan temanya.


" Lin yuk kita pergi aja, ngak udah ladenin mereka" ucap Alexa dengan mata yang mulai memerah karna sudah mulai berkaca-kaca.


" cieh,,,, dasar so munafik, di depan orang aja sok suci!!" bisik wanita yang tadi Alexa tabrak ke temanya tapi masih bisa di dengar oleh yang lain.


"Apa Lo bilang? kurang ajar baget Lo ya udah gw bilang juga. mau gw robek tu mulut?" Linda yang sudah tidak bisa menahan emosinya dia langsung saja maju menarik tangan wanita itu dengan sangat kasar.


dia mencengkram tangannya begitu kuat sampai-sampai wanita itu meringis kesakaita.


melihat


Melihat temanya di tarik paksa oleh Linda teman wanita itu maju menarik-narik lengan Linda meminta untuk melepaskan cengkraman tanganya.


tapi bukan Linda namanya kalau tidak bisa melampiaskan amarahnya yang sudah tidak bisa di tahan.


Alexa nampak beberapa kali memangil nama sahabatnya meminta untuk segera melepas kedua wanita tadi.


dia juga merasa tidak enak karna sekrang banyak mahasiswa lain melihat mereka.


bahkan semua mata menatap Alexa dengan tatapan mengintimidasi dan mulut yang saling menghujat Alexa.


Dan sesilpun memanfaatkan peluang dia maju mendekati Alexa dan tiba-tiba dia menampar Alexa dengan begitu keras membuat semua orang bahkan Linda berbalik menatap ke sumber suara.


Tak hanya itu Sesil kemudian mendorong dengan keras tubuh Alexa hinga dia hampir terjatuh karna tubuhya di tahan oleh sososk pria tampang yang kini ada di samping Alexa.


"kamu ngak apa-apa?" ucap pria yang barusan menolong Alexa.


" om,,," suara Alexa begitu lirih nampak raut wajah pucat paci dengan air mata yang sudah mengalir dan tentunya warna merah di pipi Alexa yang membuat kemal tampak murka.


**flaseback on**


Kenan mendapat telpon dari rekan bisnisnya. ternyata klian nya mengajak untuk bertemu karna ada beberapa berkas yang harus di tandatangani karna dia akan berangkat ke Belanda terlebih dahulu sebelum pertemuan mereka di Singapure lusa.


Kenan merasa bingung karna kondisi istrinya saat ini pasti sedang tidak baik karna kejadian tadi.


tiba-tiba terfikir untuk menelpon kakaknya meminta tolong untuk menemani Alexa. setidaknya dia tau kakaknya bisa menjaga dan membuat istrinya lebih baik.


" hallo kak," ucap Kenan membuka pembicaraan di telpon.


" kenapa Ken?" ucap kemal.


" kak aku mau minta tolong, mr.wang mengajak ketemu karna dia harus berangkat ke Belanda dua jam lagi. aku di minta ke bandara sekarang karna ada file yang perlu aku tanda tangani" jelas Kenan.

__ADS_1


" ok. Alexa di kampus?" ucap kemal.


" iya, kakak kesini buruan dan makasih ya tolong jaga Alexa untukku" ucap Kenan seolah olah dia mengingatkan kakaknya kini Alexa adalah miliknya.


" iya" ucap kemal dan pangilanpun terpustus.


" dia milikmu" lanjut kemal.


**flasback of**


"kamu ngak apa-apa le?" ucap kemal lembut.


Alexa hanya menggelengkan kepalanya.


dengan tatapan pembunuh kemal menatap ke arah Sesil membuat Sesil memundurkan tubuhnya.


" apa yang kamu lakukan?" bentak kemal yang terlihat begitu marah.


" a-aku,,aku ngak ngapa-ngapain dia dulu yang mulai" jawab Sesil dengan wajah pucat karna takut melihat kini sosok yang selama ini Telang bisa terlihat menyeramkan.


semua orang disana mulai saling berbisik entah apa yang mereka bicakan.


Linda mendorong kedua wanita tadi dan mendekat ke sahabatnya dan memeluknya.


" dia tu kak, si ubur-ubur yang udah nyebar fitnah di kampus dia bilang kalau Alexa ngerebut Kenan dari dia dan Alexa menikah dengan Kenan karna dia hamil bahkan dia bilang kalau itu bukan anak Kenan tapi entah anak siapa!" dengan penuh amarah Linda memberitau kemal bahkan semua orang disana bisa mendengarnya.


" diam Lo Jagan ngomong sembarangan ya, aku ngak pernah ngelakuin gitu?" bantah Alexa.


Tomi dan virgo hanya diam mengamati keadaan karna dia tau sekarang di hadapan mereka adalah sosok kemal, yang selama ini mereka tau sosok yang baik dan ramah serta pembawaannya yang kalem kini berubah menakutkan menjadi sosok yang berbeda.


kemal maju mendekat ke hadapan Sesil dan kedua sahabat adiknya itu. dengan aura pembunuh yang siap melahap mangsanya.


" Jagan pernah kotori tubuh Alexa dengan tangan motormu. asal kamu tau dalam sekejap aku bisa menghancurkan kehidupanmu.


selama ini aku diam, tapi lihat kalau kau berani mengangunya lagi bersiap-siaplah karna kau tak akan pernah bisa menampakan wajahmu di hadapan siapapun" ucap dengan penuh penekanan dengan raut wajah penuh amarah membuat tubuh Sesil bergetar.


" maksud anda apa, disini dia lah yang salah karna sudah membohongi kami dan dia merebut Alexa dari Sesil" bentak Virgo dia merasa kalau Sesil harus di bela karna yang dia tau sesillah korbannya disini.


Kemal menatap Virgo dengan tajam tapi tidak membuat dia merasa takut bahkan dia balik menatap tajam mata kemal seakan menantang.


" jaga sikap kalian, Jagan sampai keluarga kalian mendapat dampak dari berbuatan kalian?!" ucap kemal karna dia tau latar belakang semua orang yang dekat dengan keluarganya terutama sahabat adinya itu.


" dan untuk semuanya kalau sampai kalian masih berani bergosip tentang Alexa, bersiap-siaplah untuk keluar dari kampus ini" ancam kemal semua orang langsung diam mematung.


Kemal adalah pengusaha muda yang terkenal kejam dalam dunia bisnis.


dia tidak pernah pandang bulu dengan kawan bisnisnya. membuat dia menjadi pengusaha muda yang sukses. dalam sekejab dia bisa menghancurkan siapa saja orang yang menurutnya bermasalah apa lagi hanya mengeluarkan para pengosip Yang sudah membuat Alexa seperti itu.


Kemal pun mengajak Alexa pergi di bantu Linda yang memapah tubuh Alexa karna dia benar-benar terlihat dalam keadaan tidak baik.


semua orang pun membubarkan diri merasa takut akan ancaman dari pewaris keluarga Anggara.


Tak lama Tomi pun pergi meninggalkan Sesil dan virgo membuat mereka bingung dengan sikap diam Tomi.


" kurang ajar, kenapa Lo juga kemal datang kesini. awas aja Lo Lex gw bakal bikin hidup Lo menderita gw ngak rela kalau Lo bahagian dengan keluarga yang seharusnya gw miliki" batin Sesil dia benar-benar marah dan benci dengan wanita yang dulu pernah jadi sahabatnya itu.


****


Jagan lupa untuk vote dan like ya,,,,,😊😘😘

__ADS_1


__ADS_2