
Didalam kamar alexa sedang duduk termenung di atas
tempat tidur sambil memainkan ponselnya. Dia masih memikirkan soal kedatangan sesil kerumahnya. Melihat expresi
kenan yang Nampak santai dan juga sesil yang begitu dingin padanya membuat
alexa berfikir keras, sebenarnya apa yang terjadi.
“ apakah mereka baikan, atau ada sesuatu yang tidak
aku ketahui?” gumam alexa
Terdengar suara ketukan pintu. Alexa Nampak
ogah-ogahan untuk membukanya karna sudah pasti yang di luar pintu sana adalah
suaminya. Alexa turun dari tempat tidur
ketika dia hen dak berjalan Tiba tiba dia merasakan sakit pada perutnya. Alexa kembali duduk sebentar mengatur nafas
serta mengusap-usah perutnya yang membesar setelah dirasa aman dia bangun dan
membukakan pitu kamar,
Kenan masuk ke kamar dan alexa membantu suaminya itu untuk bangun dari kursi rodanya
dan duduk di tempat tidur. Kenan memperhatikan wajah alexa yang Nampak pucat .
“ kamu kenapa sayang wajahmu pucat” ucap kenan
sedikit khawatir
“ ngak apa-apa kok aku Cuma sedikit capek” ucap
alexa berbohong.
Kenan mengerutkan keningnya lalu ia mengusap pucuk
__ADS_1
kepala alexa “ ya sudah sekarang momy istirahat y, biar dady temenin” ucap
kenan tersenyum
Alexa mebalas senyuman kenan serta menganguk pelan
kemudia dia berbaring di samping suaminya, berharap ketika bangun rasa sakit di
perutnya menghilang.
***
Alexa terbangun dari tidurnya karna merasakan sakit
pada perutnya muncul kembali. Dia melihat samping dia tidur dan tidak ada kenan
disana. Alexa merasa Nampak begitu kesakitan dan rasa sakitnya labih dari yang
beleumnya. Alexa sudah mulai menangis karna dia takut akan sesuatu terjadi pada
bayinya di dalam.
perut momy” ucapa alexa lirih sambil terus mengusap usap perutnya.
"ken, kenan tolong" alexa berusaha memangi-mangil nama suaminya dengan menahan sakit yang begitu terasa.
"tolong,,, sakit_sakit sekali tolong" alexa berusaha meminta tolong dan untungnya saat itu ina sedang berjalan melewati kamar alexa dia berhenti saat mendegar samar-samar suara majikanya.
" itu bukanya suara non alexa" ucap ina dia langsung berlari masuk kedalam kamar majikanya karna pintunya tidak terkunci.
melihat alexa yang sedang kesakitan di atas tempat tidur dengan wajah yang sudah memucat dan keringat keluar banyak di tubuhnya.
" non, non alexa kenapa non" ucap ina panik
" ina, tolong sakit na, sakit baget" ucap alexa dengan meringis merasakan sakit pada perutnya.
" non alexa tunggu dulu y, aku pangil aden dulu kebetulan den kemal juga ada di luar non" ucap ina dan dia langsung keluar memangil kenan.
__ADS_1
Di ruang tamu kenan sedang berbicara serius dengan kemal dan juga asistenya mereka sedang membahas soal penjebakan sesil dan kekasihnya. tiba-tiba terdengar suara teriakan ina yang datang menghapiri mereka.
" den kenan, non alexa den,, non alexa" ucap ina dengan suara terengah-engah mengatur nafasnya.
" alexa kenapa, kenapa alexa na?" tanya kenan tak kalah paniknya begitu pula dengan kemal tak butuh penjelasan ina kemal langsung berlari menuju kamar adiknya itu. sedangkan kenan di bantu oleh asistenya menuju kamarnya dengan kursi roda.
melihat alexa meringkuk di tempat tidur terdengar suara tangisan merasakan kesakita kemal berlari mendekat ke tempat tidur dia langsung meraih tubuh alexa.
" le kamu kenapa le" ucap kemal panik
" kak, tolong sakit baget" suara alexa terdengar begitu lirih
kemudian kenan dia nampak shock melihat alexa yang sudah melemas " alexa, kamu kenapa sayang" ucap kenan panik
" tolong aku, sakit baget" suara alexa begitu lirih terdengar dan kemudia dia tak sadarkan diri
" le, nbangun le" kemal menepuk-nepuk pipi alexa
" kak alexa kenapa kak, istriku kenapa" kini suara kenan meninggi matanya sudah mulai berkaca-kaca melihat istrinya tak sadarkan diri.
"kita harus bawa alexa ke rumah sakit, pak li tolong bantu kenan" ucap kemal kepada asisten kenan dan dia langsung mengangkat tubuh alexa keluar menuju mobil.
melihat kakaknya mengendong tubuh istrinya ada perasaan aneh dalam hati kenan, dia merasa begitu tak berguna di saat seperti ini dia tidak bisa melakukan apa-apa.
***
Setibanya di rumah sakit alexa langsung di tangani oleh dokter, tak lama keluarga kenan datang bunda,ayah dan juga lisa datang kerumah sakit setelah mendapat kabar dari kemal karna saat perjalanan tadi lisa sempat menghubungi kemal dan kemalpun memberitahunya kalau dia sedang menuju rumah sakit membawa alexa.
" kenan, bagaimana dengan alexa nak" ucap bunda dengan panik
" alexa masih di dalam bu" jawab kenan dia nampak begitu sedih dan kacau bahkan matanya nampak merah karena sedari tadi dia menangis melihat istrinya tak sadarkan diri.
"bagaimana ini bisa terjadi" tanya ayah tak kalah panik
" sudah yah, kita tunggu saja okter keluar" ucap kenan dia tau betul sekarang kondisi kenan sedang kacau dia tidak mau adiknya bertambah kacau dengan pertanyaan-pertanyaan orang tuanya.
" tolong tuhan jagan kau hancurkan kebahagiaanku yang baru saja aku dapatkan kembali" ucap kenan dalam hati menatap pintu ruang IGD yang masih tertutup rapat.
__ADS_1
******
HAY,,,HAY,,,, HAPPY READING DAN JAGAN LUPA DUKUNGANYA YA.......