Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
Alasan Alexa pergi


__ADS_3

Semua Nampak terkejut saat melihat sosok yang sedang berdiri di hadapan mereka tapi tidak dengan linda yang Nampak tenang.


“ kak kemal” pekik alexa dia benar-benar kaget melihat sosok yang kini berdiri di depanya.


Seketika virgo dan tomi berdiri “ lo yang ngubunngin kak kemal” bisik tomi ke virgo dia hanya mengelengkan kepalanya. Mereka berdua secara bersamaan menatap linda dengan tatapan tajam. Dan linda hanya menyengir seakan tau maksud dari kedua temanya.


Kemal menatap sendu ke arah wanita yang berdiri dengan memegang sendok di tanganya. Kemal mendekat dan langsung memeluk tubuh alexa hingga sendok yang alexa pegang lepas begitu saja dari tanganya.


“ le,,” kemal melepas pelukanya kini dia menangkup wajah alexa “ kenapa tidak menghubungiku?” ucap kemal


“ maaf” ucap alexa


Kemal menatap sendu wajah alexa dan kemal merasakan ada kesedihan di matanya. Kini kemal beralih menatap Tomi dia tau betul banyak sekali pertanyaan yang ingin dia tanyakan kepada sahabat adiknya itu.


“ kak, silahkan duduk biar aku buatkan minum dulu” ucap linda dia pun tak lupa mengajak tomi dan juga virgo Karena dia tau pasti alexa dan kemal butuh waktu untuk berdua.


Saat ketiganya sudah tak terlihat kemal mengajak alexa untuk duduk  “ apa sekarang aku sudah tidak penting lagi sehingga bukan aku orang yang kamu hubungi saat kamu ingin sendiri?”. ucap kemal seraya tersenyum kepada alexa.


“ Sebenarnya tadi pagi aku Cuma mau jalan-jalan di taman, tapi ngak tau kenapa kepala aku pusing dan aku pingsan untuk ada tomi yang waktu itu lewat disana” tutur alexa.


“ tapi sekarang kamu baik-baik aja kan le, apa kita kerumah sakit saja?” ucap kemal panik mendengar adik iparnya itu pingsan.


“ ngak usah kak, tadi tomi udah bawa aku ke rumah sakit” ucap alexa.


“ terus kenapa kamu ngak memberi kabar? Kamu tau le, semua orang panik, kami semua benar-benar takut terjadi hal buruk padamu, dan kenan dia benar-benar sedih” ucap kemal.


“ iya aku minta maaf “ ucap alexa Nampak dia berkaca-kaca merasa bersalah akan ke egois nya karna tidak memikirkan perasaan suami dan keluarganya.


Kemal mengusap pipi alexa yang basah karena air mata yang menetes “ sudah jagan nangis, nanti dedek bayinya ikut sedih” kemal tersenyum dalam hatinya merasa sedih karna tak bisa menjadi sandaran buat alexa saat dia membutuhkannya seperti dulu.


Setelah dirasa cukup lama linda, virgo dan tomi keluar menghampiri keduanya. “ kak ini minumannya” ucap linda sambil meletakan secangkir the di meja.


“ kalian ngegali lubang dulu buat nyari tu air” celetuk alexa membuat mereka tertawa.


“ emang ya orang bunting bisa berubah selain jadi rakus juga jadi lucu” seru virgo dan semua kembali tertawa.


" tapi ada yang ngak berubah" seru Alexa.

__ADS_1


" apa?" tanya Linda


" kecantikan aku" ucap Alexa sambil tertawa membuat yang lainya saling menatap.


" aiissh,,,, dasar " gerutu Virgo.


-


-


-


Sedangkan di kediaman Kenan semua orang masih nampak cemas, mereka masih setia menunggu di ruang tamu. jangankan untuk istirahat untuk sekedar makan saja mereka enggan untuk melakukanya.


" nyoya, apa tidak sebaiknya nyoya, tuan non Lisa dan Aden makan dulu" ucap bi nah berbicara dengan sopan pada bunda.


Bunda sesaat terdiam, bunda memikirkan tentang kondisi keluarganya saat ini. sebagai seorang istri dan juga seharusnya bunda bisa bersikap tenang memikirkan juga kondisi suami dan anaknya.


" baik Bi, siapkan dulu makanannya ya?" ucap bunda bibi menganguk dan pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan.


Kenan tidak menjawab dia masih dengan diamnya.


" benar apa kata bunda Ken, ayo kita makan dulu" ayah bangun dari duduknya menepuk pundak anaknya itu. Kenan mendongakan wajahnya menatap kepada ayahnya kemudia menyungingkan sedikit sudut bibirnya.


Merekapun pergi ke dapur untuk makan, sedangkan Lisa dia sedari tadi sudah beristirahat di kamar tamu karna tadi dirinya sempat pusing dan bunda meminta dirinya untuk istirahat.


Di kamar Lisa yang sedari tadi hanya berbaring tanpa bisa memejamkan matanya, dia masih memikirkan bagaimana keadaan Alexa saat ini.


" semua salahku, kenapa aku bisa sejahat itu" gumam Lisa dan kembali menitikkan air matanya.


*** flasback on ***


Malam itu setelah Lisa dan keluarganya pulang dari rumah saudara mereka, bunda meminta mereka untuk langsung makan malam bersama. Kenan dan ayah juga sudah bergabung setelah mereka pulang dari urusan kantornya.


Setelah selesai makan malam para pria kembali dengan pembicaraan mereka tentang rencana pernikahan kemal dan Kenan bunda juga ikut serta disana bersama kak Sandra. sedangkan Lisa dan Vero pergi untuk menidurkan keponakan mereka.


Setelah selesai Alexa dan Kenan berkaitan tapi karna belum berpamitan degan Lisa diapun menyusul ke kamar tamu. tapi langkahnya terhenti saat mendengar pembicaraan antara Vero dan Lisa.

__ADS_1


" kamu Jagan lemah gitu dong Lis, Jagan mudah percaya sama omongan kemal. bisa saja itu cuma cara agar kamu tidak curiga dengan kedekatan mereka" seru Vero.


" tapi ver, aku percaya dengan kemal, dan sepertinya Alexa tidak akan Setega itu merebut kemal dari aku" tutur Lisa.


Seketika badan Alexa menegang, rasa panas membakar di hati dan matanya. bagaimana bisa dia yang selama ini tulus mendapat kecurigaan yang menyakitkan dari sosok yang selama ini dia angap sebagai kakak.


Alexa berusaha menenangkan kembali pikirannya, mengatur nafas panjang kemudia kembali mendengarkan pembicaraan kedua wanita di dalam kamar.


" pokoknya aku peringatkan kamu Lis, kamu harus waspada Jagan biarkan perempuan ganjen itu ngerebut perhatian kemal dari kami, bila perlu singkirkan dia jauh-jauh" ucap Vero penuh penekanan.


" kamu gila ya ver, dia istri adiknya kemal, ngak mungkin lah aku nyingkirin dia, apa lagi Kenan benar-benar cinta banget sama dia" ucap Lisa.


" dasar dia wanita pe****a, bisa-bisanya kakak adek dia embat gitu aja, jagan-jagan anak yang di perutnya_" belum sempat Vero menyelesaikan ucapanya Lisa sudah membekap mulut Vero.


" huss,,,, jaga bicara kamu, kalau ada yang dengar gimana?" seru Lisa.


" Alexa sayang, kamu ngapain di situ nak?" mendengar suara Alexa langsung menghapus air matanya dan berusaha tenang. sedangan dua orang di dalam kamar mematung seketika.


" buruan sayang itu Kenan sudah tidak sabar" ucap bunda.


" iya Bun" Alexa pun mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam menemui Lisa.


" duh, bagaimana ini apa Alexa dari tadi di depan pintu" ucap Lisa panik.


" bagus dong, jadi dia tau kita ngak perlu susah-susah ngomong sama dia" dengan begitu santainya Vero berucap sedangkan Lisa menatap adik kakak iparnya itu dengan kesal.


" bagaimana ini, semoga Alexa tidak mendengar semuanya" batin Lisa


*** flasback of ***


" maafin aku mal, aku sudah membuat keluargamu bersedih terutama adikmu Kenan" gumam Lisa yang masih terisak dalam diamnya.


****


happy reading semua,,,,,,


untuk para readers yang baik hati, mohon maaf apa bisa mengecewakan, karna memang author tidak bisa update setiap hari. tapi untuk kisah Alexa bakalan tetap selesai sampai akhir kok, semoga para raeders mau setia sama kisah Alexa ya🙏 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2