Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
Alexa pergi 2


__ADS_3

Taxi yang Alexa naiki berhenti di sebuah rumah " pak tolong tunggu sebentar ya, aku masuk ambil uang dulu kebetulan aku lupa bawa dompet" ucapnya.


" baik neng" jawab supir taxi.


Alexa keluar, dan langsung di sambut oleh satpam di rumah itu.


" non Alexa,," sapa pak satpam yang sedikit kaget dengan anak majikanya itu turun dari taxi sendirin dan dengan penampilang yang sedikit berantakan.


ya, saat ini Alexa sedang ada di rumah orang tuanya. karna kesal dia memang tidak membawa apa-apa bahkan baju yang ia kenakan saja belum ia ganti, ia masuk memakai baju hamil rumahan tapi masih terlihat ok lah.


" pak, tolong ikut aku masuk aku belum bayar taxi aku mau minta uang papa dulu" ucap Alexa.


" oh saya ada non, biar saya bayar dulu ya" ucap pak satpam.


" baik lah, nanti aku minta papa buat ganti uang pak satpam" Alexa tersenyum dan pergi masuk kedalam.


Di dalam rumah nampak kedua orang tua Alexa yang sedang bersantai duduk sambil berbincang di ruang keluarga. kedua orang tua Alexa menoleh saat mereka mendengar suara langkah kaki.


" sayang,,,," ucap mama Alexa.


" ma,,," Alexa mendekat dan langsung memeluk tubuh mamanya.


" Lex, kamu sama siapa nak?" tanya papa sembari mengusap punggung anaknya yang masih memeluk erat tubuh ibunya.


Alexa melepas pelukannya dan bergantian memeluk papanya, papa membalas dan mencium pucuk kepala putri semata wayangnya itu.


papa Alexa menuntun anaknya untuk duduk melihat perut putrinya yang sudah sangat besar.


" kamu kenapa? kamu kesini sendirian?" tanya papa.


Alexa mengerucutkan bibirnya kemudia tersenyum lalu mengangguk.


" di antar siapa kamu sayang?" tanya mama.

__ADS_1


" naik taxi" jawab Alexa singkat. mendengar jawaban putrinya kedua orang tua Alexa nampak kaget.


" Oya pa, nanti tolong kasih uang ke pak satpam ya, Alexa ngak bawa dompet dan tadi taxinya yang bayar pak satpam" ucap Alexa.


" kamu kabur dari rumah?" seru mama. membuat Alexa menegang, dia nampak gugup dengan pertanyaan mamanya.


papa Alexa memperhatikan perubahan raut wajah anaknya dan itu menandakan bahwa dia tidak dalam keadaan baik-baik saja.


" sudah ma, ajak Alexa istirahat dulu dia nampak kecapekan" ucap papa.


Alexa mendongakan wajahnya menatap sang papa yang memberikan senyuman, Alexa memang dari dulu tidak pernah mau menceritakan kesedihan yang ia rasakan, dia tidak mau terlihat lemah dan membuat orang-orang terdekatnya menjadi khawatir.


Alexa menatap orang tuanya bergantian " ma, pa Alex ngak apa-apa, ngak tau akhir-akhir ini Alexa ngerasa sensitif baget, Alex takut sendirian, takut kalau nanti anak aku mau keluar ngak ada yang nemenin" Alexa berucap kini air matanya kembali menetes ia mengeluarkan isi hatinya walaupun bukan hanya itu penyebab dirinya kabur.


mama yang selama ini tak pernah melihat putrinya menangis merasa sangat sedih, mama memeluk tubuh Alexa berusaha membuat putrinya itu tenang.


" di rumah bunda aku sendirian, ngak boleh bantuin apa-apa, aku cuma di suruh istirahat di kamar, aku kan_ hikz,,,hikz,,,hikz,,,," suara tangis Alexa kembali pecah.


" suami kamu tau kamu kesini" tanya papa, dan Alexa hanya menggelengkan kepalanya.


melihat jawaban anaknya papa mengerutkan keningnya " nak, kamu Jagan begitu nanti kalau Kenan khawatir gimana?" ucap ayah.


" dia ngak bakal sadar kalau istrinya pergi, orang dia sedang sibuk bernostalgia sama cintanya dulu" gerutu Alexa dalam hati.


" Alexa mau disini dulu ya ma, pa?" pinta Alexa memohon.


mama dam papa saling menatap dan mereka menjawab secara bersama, kemudia mama mengantar Alexa untuk beristirahat di kamarnya.


-


-


Sedangkan di lain tempat nampak Kenan yang sudah sangat frustasi dia mencari kesemu sudut rumah tapi tak ada stupun orang yang melihat keberadaan istrinya.

__ADS_1


saat Kenan kembali ke kamar hendak mengambil kunci mobil dia berpapasan dengan melati dan kemal.


" kak, kakak kenapa kok kelihatan panik gitu?" tanya melati.


" apa kalian lihat Alexa?" ucap Kenan


expresi kemal langsung berubah tegang " Alexa kenapa Ken, dia kemana?" tanya kemal.


" ngak tau kak, aku sudah mencari kesemua tempat tapi ngak ada, dan dia ngak bawa ponsel Atun dompet kak" ucap Kenan seketikan wajah kemal menegang.


" kok bisa, kalian bertengkar?" tanya kemal


" ngak kak, tadi aku cuma_" ucapa Kenan terhenti saat dirinya sadar atas apa yang ia lakukan, tadi ia meninggalkan istrinya sendirian padahal dia tau saat ini kondisi Alexa sedang tidak baik-baik saja menegingat kekhawatiran dirinya akan proses persalinannya nanti.


" kenapa Ken?" kemal mulai panik.


tanpa menjawab pertanyaan kakaknya Kenan masuk kedalam kamar dia langsung mengambil kunci mobil dan dompet setelah itu dia langsung bergegas keluar.


" kak Ken mau kemana, aku ikut ya?" ucap melati menahan tangan Kenan.


" kamu sebaiknya disini saja" Kenan melepas tangan melati dari tanganya " kak, aku minta Jagan kasih tau sama ayah dan bunda ya nanti mereka khawatir" ucap Kenan.


" apa sebaiknya kita cari bersama Ken?" kemal sangat kawatir nampak jelas dari wajahnya.


" Jagan kak, lusa kakak menikah ngak baik kalau kakak keluyuran di luar dan nanti seisi rumah bisa curiga" ucap kenan.


" ya udah, tapi kamu janji bawa Alexa pulang dengan selamat kalau tidak kamu berurusan dengan aku Ken" ancam kemal dan tak menunggu lama Kenan pun pergi.


" mereka kenapa sih, segitunya beget sama perempuan itu, apa istimewanya dia? dan lagi kenapa Kak kemal juga khawatir baget pake acara ngancem segala lagi?" batin melati.


****


happy reading semua 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2