
Selama di rumah mertuanya alexa lebih banyak terdiam karna memang selama di sana dia di cuekin oleh lisa dan vero yang lebih asik mengobrol sendiri kalau Sandra tentu dia sibuk dengan kedua anaknya sedangkan bunda sedang mempersiapkan makan siang dengan para pembantu di dapur.
Melihat istrinya sedang melamun sendirian kenan menghampirinya dengan perlahan dia berjalan mengunakan kedua tongkatnya “ sayang “ pangil kenan alexa tersenyum menoleh ke suaminya.
“ kamu ngapain kesini, kamu duduk aja di sana sama yang lainya” alexa berdiri membantu suaminya untuk duduk di dekatnya.
“ sayang apa kamu bosan disini, apa kamu mau ikut aku aja ke kantor?” tanya kemal.
“ kamu mau ke kantor, ini kan hari sabtu?”
“ iya, ada dokumen yang harus aku tanda tangani dan dokumennya di kantor aku akan pergi bersama ayah dan juga pak li”. Tutur kenan
Alexa terdiam sesaat Nampak dia sedang berfikir “ kamu pergi aja ke kantor aku disini dulu nanti kalau aku bosan aku pulang minta antar supir” ucap alexa
“ kenapa minta antar supir, kan ada aku disini” tiba tiba suara kemal terdengar di belakang
“ kakak” ucap kenan
“ kamu tenang aja ken, ada kakak disini ntar kalau dia mau pulang biar kakak yang antar” ucap kenan
Kenan menatap istrinya seolah bertanya kepadanya dan alexapun menganguk pelan dan tersenyum, di usapnya lembut kepala alexa dan kemudian mencium kening istrinya itu “ aku pergi dulu ya, kamu jagan capek-capek dan juga jagan lupa makan” ucap kenan
“ iya “ saut alexa
Dan kenan pun pergi bersama asistenya dan juga ayahnya. Kini kemal duduk menemani alexa dia menatap sosok wanita yang sangat ia sayangi dengan tersenyum.
Alexa mengerutkan keningnya “ ngapain kakak senyum-senyum sendiri?” gerutu alexa.
“ kangen rasanya denger kamu pangil aku om” seru kemal
“ iya, entar yang ada aku marahan lagi sama suami aku” gerutu alexa kesal
__ADS_1
Mendengar itu kemal terkekeh “ kamu itu lucu baget si, udah mau jadi momy juga” ucap kemal sambil mencubit pipi alexa membuat adik iparnya itu memekik kesakitan
Tanpa mereka sadari dua orang perempuan sedang menatap tidak suka ke arah mereka “ coba lihat itu giliran suaminya ngak ada dia godain kakak iparnya. Dasar wanita ganjen” kesal vero dia memang benci dengan alexa
setelah lisa sering kali bercerita tentang kedekatannya dengan tunanganya kemal.
Sedangkan lisa merasakan kesedihan matanya kini mulai berkaca-kaca, melihat kedekatan kemal dan alexa yang Nampak mesra di matanya lisa. Lisa pergi meninggalkan vero yang masih menggerutu kesal, membuat alexa dan kemal menatap ke arah lisa yang sedikit berlari masuk kedalam rumah.
“ sayang kamu mau kemana” tanya bunda saat melihat calon menantunya itu masuk kedalam rumah dan tanpa memperdulikan calon mertuanya lisa naik ke lantai dua. Muda mengerutkan alisnya “ kenapa dengan
lisa” gumam bunda, lalu bunda meletakan mangkuk yang sedang dia pegang melepas clemek yang di kenakan berniat untuk menyusul calon mantunya itu. Tapi saat bunda sudah sampai di tanga terlihat vero yang juga masuk sedikt berlari membuat bunda menghentikan langkahnya.
“ vero, kenapa sayang kok kamu lari-lari” ucap bunda
“ bunda liat lisa?” ucap vero
“ ini bunda mau nyusul dia, emang lisa kenapa sayang” tanya bunda
“ maksud kamu apa sayang, di sana ada kemal dan alexa, lalu?” bunda masih belum menegerti apa yang vero maksud.
“ Bunda tau ngak sih lisa tu marah karena alexa selalu ngedeketin kak kemal bunda” seru vero
“ maksud kamu lisa cemburu sama alexa?” bunda menyipitkan kedua matanya merasa hal yang di dengarnya terdengar aneh.
“ udah ah bunda vero nyusul lisa dulu” veropun naik ke lantai dua meninggalkan bunda yang masih diam sibuk dengan fikiranya.
-
-
-
__ADS_1
Bunda sudah meminta bibi untuk memangil semua orang untuk makan siang, satu persatu dari mereka datang begitu juga lisa dan vero yang sudah ikut bergabung. Saat alexa hendak duduk di sebelah kemal bunda
memangilnya memintanya untuk berpindah duduk di sebelah bunda, saat itu suasanan menjadi kaku semua terdiam begitu juga alexa dia merasa sedikit tidak nyaman dengan keadaan saat itu.
“ ya masak mau duduk sama calon suami orang,tau diri dikit dong?” gumam vero tapi karena suasana yang hening jadi apa yang vero katakana terdengar oleh yang lain. Mendengar itu Sandra langsung menyikut lengan adiknya.
“ Ayo semua mari kita makan” ucap kemal berusaha mencairkan suasana yang sedikit kaku.
“ iya, bunda udah capek-capek masak loh?” seru bunda ikut mencairkan suasana dan semua pun tersenyum kemudia memulai menikmati hidangan yang sudah tersaji.
Bunda melirik ke alexa sebenarnya bunda merasa tidak enak hati apa lagi melihat alexa menjadi diam saat ini. Bunda mengusap bahu alexa “ sayang kamu makan yang banyak biar cucu bunda di dalam ngak kelaparan”
ucap bunda alexa hanya membalas senyum
Setelah acara makan siang selesai keluarga lisa berpamitan untuk mengunjungi kerabat mereka yang ada di Jakarta, dan hal yang tidak mengenakan terjadi lagi.
“ aku antar alexa dulu kalau begitu” ucap kemal
“ ngak usah kak aku minta antar supir aja, atau aku naik taxi onlen” seru lisa
“ bagus kalau gitu, kita ngak perlu tunggu lama-lama. Lagian mengunjungi kerabat calon istri kan lebih penting, ya kan lis ?” ucap vero lagi-lagi membuat suasana jadi menegang.
“ vero” kali ini paman lisa yang bersuara merasa tidak enak dengan sikap adik dari istri keponakanya itu.
“ kamu bisa diam ngak si, suka banget bikin rebut” geram Sandra.
“ sudah-sudah, biar nanti alexa disini sama bunda sambil nunggu suaminya pulang. Lagian bunda kan sendirian” ucap bunda dia mengusap pungung alexa yang Nampak tertunduk.
“ ya udah kita pergi dulu bun, kamu disini ya le temenin bunda nanti kalau kami pulang sebelum kenan aku antar kamu” ucap kemal sambil mengusap pucuk kepala alexa dan itu semakin membuat lisa sakit hati begitu juga vero yang semakin di buat jengkel.
***
__ADS_1
happy reading,,,,,,,,