Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
Alexa menghilang 2.


__ADS_3

Alexa mengerjapkan kedua matanya merasa silau akan cahaya lampu yang berada di langit-langit sebuah ruangan.


" Lex, kamu udah sadar?" suara seorang laki-laki terdengar.


" Tomi,,," Alexa melihat sekeliling " kok aku bisa disini sama kamu tom?" imbuh Alexa di masih nampak bingung.


Tomi pun menceritakan kejadian yang di alami Alexa di taman, dia menceritakan saat itu kebetulan dia habis pulang dari rumah saudaranya dan melewati taman, saat dirinya berhenti untuk membeli sarapan di lihatnya sosok Alexa dan karna dia melihat Alexa sedang termenung dia mengurungkan niatnya untuk menyapa karna dia fikir Alexa mungkin sedang butuh waktu sendiri. sampai akhirnya dia melihat ada yang aneh pada diri Alexa dan karna tidak mau terjadi sesuatu hal buruk dia mengikutinya dan benar dugaannya tak lama dari itu Alexa nampak akan terjatuh untuk dia sudah bersiap diri sehingga bisa menahan tubuh wanita yang dulu pernah ia cintai itu.


" makasih ya tom," ucap Alexa dia nampak tersenyum dengan wajah yang masih terlihat pucat.


" Iya Lex, seharusnya kamu Jagan pergi sendirian untuk ada aku coba kalau ngak ada apa yang bakal terjadi sama kamu coba?" seru Tomi.


Alexa tidak membalas ucapan topi dia malah mengalihkan pandangannya ke arah lain. Tomi memincingkan matanya merasa ada masalah yang sedang Alexa hadapi.


" Lex,,," pangil Tomi dan Alexa menoleh.


" Kamu lagi ada masalah?" ucap Tomi.


Alexa mengelengkan kepalanya dan tersenyum. tapi Tomi tidak puas dengan Respon Alexa dia yakin kalau Alexa sedang ada masalah.


" Oya, aku hubungi Kenan dulu ya? pasti dia khawatir baget" ucap Tomi tapi saat dia hendak mengambil ponselnya di saku tangan Alexa menahannya.


" Ngak usah Tom, aku udah baikan, aku mau pulang aja sekarang" tutur Alexa.


" kamu yakin?" ucap Tomi dan Alexa hanya menganguk.


Tomi nampak terdiam sesaat " ok, kalau gitu aku urus administrasinya dulu dan menemui dokter" Tomi pun pergi meninggalkan Alexa.


Alexa menatap perutnya dia usap dengan lembut " sayang maafin mommy ya, mommy egois tanpa memikirkan keselamatan kamu" kini butiran bening lolos begitu saja keluar dari mata Alexa.

__ADS_1


-


-


-


Hari sudah mulai gelap tapi Alexa tak juga di temukan, membuat semua orang bertambah cemas dan juga sedih. kini semua orang sudah berkumpul di ruang keluarga rumah Kenan.


" bagaimana dengan hasil dari kantor polisi yah?" ucap bunda.


" Mereka tidak mengakui Bun, mereka bilang tidak ada kaitannya dengan hilangnya menantu kita" tutur ayah sembari mengusap-usap pungung istrinya yang nampak lemas karena tak henti-hentinya menangis.


Melihat orang tuanya seperti itu membuat Kenan semakin merasa bersalah, apa lagi mengingat jika dirinya belum memberitahu soal Sesil.


" Bagaimana mana ini yah, menantu kita belum juga pulang. bunda takut terjadi apa-apa pada Alexa yah?" bunda msih saja menangis membuat suasana semakin mencekam.


Melihat semua orang nampak sedih dengan hilangnya Alexa membuat Lisa merasa bersalah. sebenarnya dia memiliki ketakutan sendiri kalau kepergian Alexa ada hubunganya dengan sikap dirinya pada Alexa.


" Lex, kamu di mana? Maafin aku Lex, aku sudah jahat sama kamu" batin Lisa.


" kamu mau kemana nak" ucap bunda saat melihat anak sulungnya berdiri dari duduknya hendak melangkah pergi.


" aku ada urusan sebentar Bun" ucap kemal, kemudian dia menatap ke arah Lisa " Lis, nanti kamu pulang ikut bunda sama ayah ya?" imbuhnya lagi.


" biar kita malam ini nginap disini saja mal, kasian adikmu kalau harus sendirian" saut ayah sambil menatap anak bungsunya yang dari tadi hanya tertunduk lemas.


Kemal hanya menyungingkan sedikit sudut bibirnya lalu kemudian pergi.


-

__ADS_1


-


-


Alexa sedang duduk termenung di teras, Pandanganya kosong, entah apa yang saat ini dia fikirkan.


tiba-tiba sebuah suara membuyarkan lamunanya. Alexa tersenyum melihat siapa yang datang.


" Lex, kita bawain makanan ni. Lo pasti laper kan dari tadi belum makan?" ucapnya.


Alexa tersenyum " makasih kalian pengertian baget si?". seru Alexa.


" baru tau Lo kalau kita baik" seru virgo.


Ya, saat ini Alexa memang sedang berada di rumah Linda. Sehabis keluar dari rumah sakit Alexa menolak untuk pulang kerumahnya dan juga melarang Tomi menghubungi Kenan. Tomi sempat bingung karna dia tidak mungkin membawa pulang Alexa dan tidak mungkin juga dirinya membiarkan Alexa pergi sendiri karna itu dia membawa Alexa ke rumah Linda, Tomi juga menghubungi Virgo dan dia segera menyusul ke rumah Linda.


mereka pun duduk bersama dan membuka satu persatu bungkusan makanan yang mereka bawa, Alexa nampak antusias melihat makanan yang ada di depanya semua makanan favoritnya. tanpa menunggu lama Alexa pun makan dengan begitu lahapnya membuat tiga orang di depanya mengeleng-gelengkan kepala.


" makanya pelan-pelan Lex, Lo kaya ngak makan sebulan aja" seru virgo.


" iya a_" Ucapannya terhenti karna Alexa tersedak seketika Tomi langsung menyodorkan minuman ke Alexa sedangkan Linda dak virgo tertawa terbahak melihat kekonyolan wanita cantik yang selalu bersikap manis tapi tidak untuk malam ini.


" makanya pelan-pelan, kita ngak minta kok" ucap Tomi, dia selalu bersikap lembut ke Alexa karna sampai saat ini dia belum bisa menghapus nama wanita itu dari hatinya.


Saat mereka sedang asik ngobrol sambil makan tiba-tiba terdengar langkah kaki mendekat dan seketika semua menoleh ke arah suara.


****


happy reading semua Jagan lupa untuk tinggalkan jejak para readers y😊🙏🤗😘

__ADS_1


__ADS_2