
Setelah semua selesai kenan kembali kerumahnya di antar kemal karna tadi dia pergi naik mobil sesil. Saat sampai di rumah hari sudah begitu malam dan kemal pun langsung pulang setelah membantu kenan masuk kedalam.
Bibi yang kala itu terbangun karna mendengar mobil berhenti di depan rumah langsung menghampiri majikanya yang sedang berjalan perlahan dengan kedua tongkatnya menuju kamar.
“ maaf aden, aden baru pulang” ucap bi nah
“ iya bi, apa alexa baik-baik saja hari ini bi” Tanya kenan
Bi nah Nampak ragu menjawab “ itu den tadi non alexa Nampak sedih saat dia bangun tapi aden ngak ada” tutur bi nah.
Kena menautkan kedua alisnya “ apa bibi bilang aku pergi bersama temanku tadi”.
“ iya den,” bibi Nampak menunduk takut merasa melakukan kesalahan.
“ ya udah bi aku masuk ke dalam” ucap kenan
“ aden mau bibi buatin minum atau bibi siapin makan den?”.
“ ngak usah bi” kenan pun masuk kedalam kamarnya.
Kenan melangkah dengan kedua tongkatnya menghampiri istrinya yang sedang terlelap di atas tempat tidur, dia duduk di tepian ranjang kenan tersenyum saat menatap wajah istrinya yang sedang terlelap. Tapi senyuman
itu menghilang seketika saat memperhatikan mata alexa yang sembab dan masih terasa sisa air mata di sana. Kenan menyingkirkan rambut-rambut alexa yang menutupi bagian wajahnya dia mengusap lembut pipi alexa yang masih basah.
“ sayang maafin aku, tapi kamu tenang saja semua sudah berakhir” saat kenan hendak memajukan wajahnya berniat untuk mencium istrinya tiba-tiba salah satu tongkat kenan terjatuh dan itu membuat alexa kaget dan terbangun.
“ kamu sudah pulang” terdengar suara alexa
“ iya, maaf mengagetkan kamu” ucap kenan lembut.
Alexa bangun dan duduk bersandar di sandaran tempat tidur dan segera mengusap pipi dan matanya yang masih sedikit basah “ aku bantu kamu bersih- bersih ya” ucap alexa saat hendak turun dari tempat tidur kenan memegang tangan alexa.
“ ada apa?” tanya alexa dia berusaha menahan segala emosi dan kesedihan yang ada pada dirinya.
“ kamu menangis?” ucap kenan dengan lembutnya
Alexa Nampak kaget karna suaminya tau kalau dia habis menangis “ iya, tadi aku nonton film dan ceritanya sedih banget, akunya jadi baper deh” tutur alexa berbohong.
Kenan mengerutkan alisnya dan kemudian tersenyum, tak mau membahas lebih panjang alexa segera turun dia mengambil tongkat kenan dan meletakanya di samping tempat tidur, kemudian dia mengambil pakaian ganti suaminya. Setelah itu alexa membantu suaminya membersihkan diri di kamar mandi.
__ADS_1
-
-
-
Pagi harinya di meja makan suasana sangat hening, hanya ada suara piring dan sendok yang saling bertemu. Sejak tadi malam alexa lebih banyak terdiam dia hanya akan berbicara saat di tanya dan hanya berbicara saat menanyakan apa yang suaminya perlukan dan itu membuat kenan bingung.
“ sayang hari ini kamu temani aku ke rumah sakit ya?” ucap kenan
“ iya” alexa hanya menjawab singkat tapi masih dengan senyum walaupun Nampak di paksakan.
Setelah selesai mereka langsung pergi ke rumah sakit bersama asisten kenan yang sudah datang menjemput. Selama perjalanan pun alexa hanya diam dan membuang pandanganya ke luar jendela mobil. Perasaan kecewa dan sedih masih sangat dia rasakan apa lagi dengan kondisi hamil yang membuat emosinya sangat tidak setabil.
Saat sampai di rumah sakit mereka langsung menemui dokter yang menangani kenan, mereka melakukan pemeriksaan. Setelah selesai melakukan pemeriksaan mereka tersenyum lega karena melihat kondisi kenan yang semakin membaik dan dokter menyampaikan banyak kemungkinan kenan bisa berjalan normal melihat kaki kenan yang sebelah sudah bisa di gerakan.
Didalam mobil alexa masih terdiam kenan dari tadi memperhatikan istrinya itu “ sayang, kenapa kamu diam kamu ngak enak badan?”. Seru kenan
Alexa yang saat itu sedang melamun sedikit kaget saat tanganya di genggam oleh suaminya “ eh_ enggak kok ken, aku baik-baik saja” ucap alexa
“ terus kenapa kamu hanya murung, kamu ngak seneng dengar aku bakalan bisa jalan lagi?”. Ucap kenan
“ lalu?” kenan menaikan kedua alisnya.
Alexa Nampak berfikir “ aku kangen sama bunda, apa kita bisa kerumah bunda”
Kenan menautkan kedua alisnya lalu tersenyum “ ok, kita kerumah bunda sekarang” mendengar itu alexa Nampak tersenyum.
-
-
-
Di kediaman Anggara nampak sedikit ramai dengan kedatangan beberapa saudara lisa yang datang dari singapura, awalnya keluarga lisa berniat bermalam di hotel tapi ayah dan bunda tidak menyetujuinya mereka
meminta keluarga lisa untuk tinggal di kediamanya selama di indonesia.
Mereka memang sengaja datang karena undangan dari tuan rumah tentunya dan alasan yang terpenting tepatnya untuk membahas acara pernikahan kemal dan lisa yang akan di adakan bulan depan sesuai permintaan kemal.
__ADS_1
Nampak ayah sedang berbincang dengan kakak lisa juga pamanya dan kemal tentunya, sedangkan bunda sedang asik mengobrol dengan para wanita, suarana semakin ramai karan dua keponakan lisa juga ikut tingkah lucu dan mengemaskan keduanya membuat kebahagiaan di tengah-tengah mereka.
“ maaf bu, ada den kenan sama non alexa “ ucap bibi
“ duh pas baget mereka datang” bunda langsung bangkit dari duduknya dan pergi menemui anak dan mantunya itu.
“ si pengangu datang” ucap veronica adik dari kakak ipar lisa yang sudah menjadi sahabat lisa dan mereka selalu menceritakan apapun masalah yang mereka alami termasuk tentang alexa. Mendengar itu kakak ipar lisa sandra langsung memukul lengan adiknya ole itu.
“ aow,, sakit kak” pekik vero
“ tu mulut di jaga ya, kita disini tamu, harus jaga sikap” dengan kesal Sandra memarahi adiknya itu tapi dengan suara berbisik.
“ iya maaf” seru vero
Lisa hanya tersenyum melihat tingkah kakak beradik di depanya seketika senyumnya memudah saat melihat ibu mertuanya tersenyum bahagia dengan mengadeng menantunya itu.
Entah kenapa semenjak dia bertemu
dengan sesil dia merasa kesal sekali dengan alexa padahal kemal sudah menjelaskan bagaimana perasaanya terhadap adik iparnya itu, tapi rasa cemburunya sudah membekas di dalam hatinya.
Terlihat juga kenan sudah duduk di samping ayahnya dia Nampak lebih bersemangat mungkin karna masalahnya sudah beres dan juga kondisinya yang semakin membaik membuat dia begitu bahagia.
“ kak sandra “ sapa alexa
“ hai alexa, apa kabar kamu? Wah perut kamu udah semakin besar saja” seru Sandra langsung bangkit dari duduknya dan langsung memeluk tubuh alexa
“ oya lex ini vero adik kakak” Sandra memperkenalkan adik nya karna saat pertunangan lisa vero tidak bisa ikut ke Indonesia.
“ veronika “ dengan senyum di paksakan dan itu Nampak jelas vero mengulurkan tanganya dan alexapun mengulurkan tanganya untuk berjabat tangan.
Lalu pandangan alexa beralih ke wanita di samping vero yang masih asik menyuapi keponakanya Nampak sedikit cuek dengan kedatangan alexa “ kak” pangil alexa barulah lisa menengok.
“ hai lex “ lisa menyapa alexa tapi tidak seramah biasanya. Alexa hanya tersenyum kaku dia merasa perubahan sikap lisa terhadapnya dan itu membuat dia semakin sedih.
“ Sepertinya Aku datang di waktu yang tak tepat deh ” batin alexa
***
happy reading,,,,,,,,,
__ADS_1