
pagi hari suara kicauan burung dan cahaya matahari yang memasuki kamar melalui cela cela tirai membuat Alexa terbangun dari tidurnya, tapi rasa pusing dan mual sekarang menjadi panyambut setiap paginya.
" kenapa stiap pagi aku selalu mual dan pusing,?!" ucap Alexa. dia pun turun dengan perlahan menuju kamar mandi.
setelah selesai mandi Alexa duduk di depan kaca riasnya sambil menyisir rambutnya dia memikirkan sesuatu.
" bulan ini aku belum mens ya, apa karna aku terlalu stres? tapi,,,, ngak- ngak mungkin?! Alexa menggeleng-gelengkan kepalanya.
setelah selesai diapun pergi keluar kamar, berjalan menuruni tangga dan menuju dapur.
" pagi non,," sapa bibi
" pagi juga bi" saut Alexa, lantas dia membuka kulkas dan mengambil jeruk peras.
" non Alexa mau bikin jus jeruk?" tanya bibi
" iya Bi, boleh minta buatin?" seru Alexa dengan sunyum mengembang si bibirnya.
" siap non, non Alexa tunggu aja di meja makan ya?" ucap bibi membalas dengan senyuman
Alexa kemudian berjalan menuju meja makan, tak lama bunda datang dari arah teras belakang.
" pagi sayang, kamu udah bangun?" ucap bunda ramah
" pagi juga bunda" saut Alexa dia selalu memasang tampang ceria ketika bersama keluarga mertuanya itu. apapun keadaanya dia selalu berusaha bahagia.
kemal dan ayah turun bersamaan, mereka langsung gabung di meja makan bersama Alexa dan bunda.
mereka benar benar berusaha melupakan kejadian semalam, karna mereka tidak mau membuat Alexa kembali sedih karna bagaimanapun Alexa lah yang paling sakit atas kejadian semalam.
mereka makan dengan tenang seperti biasa tapi Alexa kelihatan ogah ogahan untuk mengunyah makananya.
" sayang kamu kenapa? bunda perhatikan akhir akhir ini kamu susah makan, dan lihat selalu air jeruk yang kamu minum?" ucap bunda heran.
" kamu sakit nak?" tanya ayah.
" ngak kok yah,Bun, Alex baik baik aja ko?! cuma perut Alexa akhir-akhir ini kurat bisa di ajak kompromi?!" ucap Alexa dengan mencibikan bibirnya.
" nanti ke dokter ya?" ucap kemal penuh perhatian. mendengar itu Alexa mengerutkan kedua alisnya.
" ngak ah, emang aku kenapa?" tolak Alexa
" ya udah kalau ngak mau?!" ucap kemal pura pura kesal.
" dasar om-om ngambekan?!" bisik Alexa di samping kemal membuat sudut bibir kemal terangkat.
mereka benar-benar tidak membahas sedikitpun masalah semalam, bahkan ketidak hadiran Kenan pagi itupun tidak membuat mereka bertanya.
__ADS_1
setelah selesai ayah berpamitan sedangkan kemal berencana mengantar Alexa ke kampus.
" aku antar ya?" ucap kemal dia mengusap lembut kepala Alexa, Alexa hanya membalas dengan senyuman yang begitu manis.
bunda memperhatikan tingkah keduanya, ada perasaan sedih di hati bunda. bagaimana tidak kedua anaknya menjalani hubungan yang rumit dengan menantunya itu.
" andai saja dulu kamu tidak menolak untuk menikah nak, dan andai saja Alexa tidak mencintai adikmu mungkin kalian bisa bersama" batin bunda tatapan kesedihan terpancar di matanya memikirkan nasib percintaan kedua anaknya itu.
*****
di rumah Tomi Kenan baru saja bagun dari tidurnya, dia memutar bola matanya tapi tak melihat Tomi di sana.
Kenan pun bangun dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
setelah selesai dia keluar tapi sudah ada Tomi disana.
" Ken, Lo mau ke kampus bareng ngak?"tanya tomi.
" iya gw ke kampus," jawab Kenan datar.
" kita sarapan di kampus aja ya?" kakak gw lagi kerumah mertuanya karna mertuanya lagi sakit." ucap Tomi. Tomi memang tinggal bersama kakak perempuannya karna kedua orang tuanya sudah lama meninggal.
" ok." saut Kenan.
mereka pun pergi ke kampus bareng, Tomi sebenarnya berusaha mencari tau apa yang terjadi pada sahabatnya itu, karna memang dia baru pertama kalinya menginap di rumahnya. walaupun mereka sering kumpul kumpul bareng bahkan bisa menghabiskan malam bersama tapi Kenan selalu pulang kerumah entah jam berapapun itu. Kenan bungkam dia tidak bicara apapun tentang masalah yang sedang dia hadapi. dan karna Tomi tau betul bagaimana sifat sahabatnya yang tidak pernah mau untuk di paksa jadi Tomi lebih memilih untuk diam.
****
" le, ntar aku jemput ya?" ucap kemal seraya memegang lembut tangan Alexa
" ngak usah om, ntar aku pulang sendiri aja ntar aku mau jalan sama Linda" ucap Alexa dia berbohong sebenarnya dia berencana untuk pergi kerumah sakit.
" tapi kamu harus janji, ngak boleh sedih-sedih lagi? ada aku,ayah dan bunda yang selalu pgen liat kamu terus sersenyum?" ucap kemal lebuy dia menatap Alexa dengan penuh kehangatan.
" iya aku janji, udah ah aku keluar ya?" ucap Alexa dan mendapat angukan dari kemal. alexa pun keluar dari mobil, dia melangkah pergi dari sana.
" percaya Lex, dia akan kembali ke tempat semestinya dia berada" batin kemal. dia pun melajukan mobilnya.
dan tak lama Kenan datang bersama Tomi, mereka bergegas masuk ke kelas masing masing karna memang. Kenan yang sebenarnya engan masuk kedalam kelas karna perasaanya yang masih kacau tapi karna dia ingin melihat istrinya dia akhirnya memutuskan untuk masuk.
saat masuk ke dalam kelas tatapan Kenan langsung tertuju ke sosok wanita yang sedari malam ada dalam pikiranya, dia sadar akan perasaanya entah sejak kapan yang pasti sekarang ini Alexa sudah menempati hatinya.
Alexa bersikap acuh kepada suaminya bahkan dia sama sekali tidak menatap suaminya itu, Alexa berusaha untuk tegar mestipun hatinya menangis tapi dia tidak mau terlihat lemah di hadapan suaminya yang selalu membuat dia terluka.
saat kuliah sedang berlangsung Kenan tak henti memperhatikan istrinya itu, tapi ada yang membuat dia penasaran karna Alexa nampak pucat dan sesekali dia memegangi perutnya.
" dia kenapa ya, kelihatanya dia sedang sakit?" batin Kenan.
__ADS_1
tak lama perkuliahan selesai, dosen dan sebagian mahasiswa meninggalkan kelas tapi Alexa masih diam di tempat duduknya.
" Lex, ayo kita keluar?!" ajak Linda tapi Alexa masih diam.
"Lex Lo kepana?" Linda panik melihat Alexa yang memucat dengan kringat yang membasahi keningnya. mendengar itu Kenan langsung menghampiri keduanya.
" kamu kenapa Lex, kamu sakit?" ucap Kenan panik.
" aku ngak papa, cuma sedikit pusing dan agak mual?!" ucap Alexa pelan.
" ya udah ayok kita kerumah sakit ya lex, gw khawatir Lo kenapa kenap?!" ucap Linda dan kenanpun setuju dengan saran temanya itu, awalnya Alexa menolak tapi karna memang rencana Alexa akan pergi kerumah sakit untuk memeriksakan kondisinya jadi akhirnya dia setuju.
***
di rumah sakit Kenan dan Linda masih menunggu di luar sedangkan Alexa masih di periksa oleh dokter. tak lama suster mempersilahkan keduanya untuk masuk kedalam ruang pemeriksaan.
" dok gimana kondisi teman saya?" Linda langsung bertanya kepada dokter karna dia benar benar khawatir dengan sahabatnya itu.
" teman anda baik baik saja, kondisi ini memang biasa di alami oleh wanita di awal kehamilannya" ucap dokter, serempak mereka bertiga kaget bukan main mendengat apa yang dokter ucapkan.
" apa dok, hamil?" ucap Linda dan Kenan bersamaan.
" bagaimana mungkin Alexa hamil, dengan siapa?" batin Linda
" apa, aku hamil?" Alexa mengelus perutnya yang masih rata dengan mata yang mulai berkaca kaca. Kenan menatapnya dengan tatapan haru betapa tidak, istrinya sekarang Hamil dan dia akan segera menjadi seorang ayah.
" maaf apa mas nya ini suami dari saudara Alexa?" tanya dokter.
" bukan"
" iya"
secara bersamaan Linda dan Kenan menjawab pertanyaan dari dokter,
membuat donter mengerutkan kedua alisnya.
" saya ini suaminya dok," ucap Kenan lagi. karna ragu dokter menatap ke arah Alexa dan mendapat angukan pelan dari Alexa.
setelah itu dokter menjelaskan kondisi Alexa dan apa yang harus di lakukan, dan dokter menyarankan agar Alexa di periksa oleh dokter kandungan untuk mengetahui perkembangan janin yang ada di rahimnya.
setelah selesai mereka keluar, Linda yang merasa kesal karna ternyata sahabatnya itu merahasiakan hal yang sangat penting darinya.
***
hallo para readers yang masih stia menunggu kelanjutan kisah Alexa.
kaka_ mohon maaf agak lama up nya karna masih persiapan dengan novel kaka_ yang k2 yang bakalan segera realis....
__ADS_1
Jagan lupa dukungan para readers untuk vote dan like nya ya, sertakan coment kalian juga untuk motifasi kaka_.
terimaksih,,,,,🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗😘