
alexa bersama kedua mertuanya memasuki toko perhiasan yang ada di salah satu mall,
ayah kenan lebih memilih untuk msuk ke toko jam tangan di samping toko perhiasan langanan istrinya itu.
" bun ayah mau lihat lihat jam tangan dulu y,? kalian lihat lihat perhiasan dulu sana !!" ucap ayah.
" ok yah, " saut bunda yang langsung mengandeng tangan menantunya masuk ke toko perhiasan.
" mbak saya mau lihat gelang yang cocok untuk menantu saya ini" ucap bunda ke pelayan toko, alexa kaget mendenggar ucapa bundanya.
"kok buat alexq bun,? ngak usah bun, bunda cari buat bunda aja?! seru alexa.
" iya nanti bunda juga beli buat bunda, tapi kita cari buat kamu dulu! kan bunda belom kasih kamu kado pernikahan??" ucap bunda seraya tersenyum manis ke alexa.
alexa hanya bisa menganguk, dia tau pasti watak mertuanya yang sama persis dengan watak suaminya yang keras kepala percuma menolak, akan bikin berdebatan panjang.
setelah melihat lihat bunda menemukan gelas yang cocok untuk alexa, simple dan cantik cocok sekali dengan alexa.
" nak kamu lihat ini, bagus baget cocok kalau kamu yang pake?" ucap bunda dan langsung memakaikanya di pergelangan tangan menantunya.
" iya bun, bagus baget alexa suka" ucap alexa dengan menganguk dan tersipu.
setelah selesai mendapat perhiasan untuk alexa dan untuk bunda tentunya, mereka keluar dari toko perhiasan dan menghampiri ayah di toko jam tangan.
" ayah sudah nemu yang ayah cari?" tanya bunda sembari mengusap pungung suaminya.
" iya bu, ini bagus ngak bun?" ucap ayah menunjukan sepasang jam tangan dengan merk terkenal dan tentunya dengan harga yang tidak murah.
" bagus baget yah, alexa coba deh liat. bagus ngak nak menurut kamu? tanya bunda menunjukan ke alexa
" bagus bun, tapi apa modelnya ngak terlalu muda muat ayah dan bunda??" ucap alexa
__ADS_1
ayah dan bunda saling menatap dan tersenyum.
" sayang ini buat kamu sama kenan" seru ayah. alexa membelalakan matanya karna kaget dengan apa yang dia dengar.
" buat alexa?? ngak usah yah, alex udah dapet kado dari bunda, ini!!" ucap alexa sambil mengangkat lenganya menunjukan gelang yang di belikan oleh bunda.
" itu kan kado dari bunda, dan ini kado dari ayah" ucap ayah penuh penekanan karna dia tidak mau menantunya menolak kado pemberianya.
alexa hanya menganguk pasrah, dia merasa terharu dan bahagia. betapa kedua mertuanya menyayanginya seperti anaknya sendiri, di sisi lain alexa sedih membayangkan kelak dia harus berpisah dengan suaminya.
setelah pembayaran mereka keluar dari toko dan menuju ke sebuah restoran, mereka memesan makanan dan menunggu beberapa menit makanan pun tiba, mereka menikmati makanan dengan senangnya.
bunda dan ayah yang merasakan kebahagiaan karna bisa memiliki menanty yang begitu cantik dan baik. alexa yang bahagian mendapat keluarga yang sangat menyayanginya.
saat alexa hendak pergi ke toilet alexa melihat sosok kenan yang berjalan bergandengan mesra dengan sesil, dan yang lebih parah dia masuk ke restoran yang sama denganya.
" gawat, gimana ini? duh ayah bunda bakalan ngeliat mereka!!" gumam alexa
" kok sudah balik, kamu ngak jadi ke toilet" tanya bunda.
" en,,ng,,ngak jadi bun" cupan alexa gugup, bunda menatap heran ke alexa.
" kamu kenapa nak?" tanya ayah.
" ayah bunda ayok kita pulang, alexa lupa nanti ada janji ma teman alexa?!" ucap alexa panik sambil sesekali melirik ke arah kenan dan sesil yang duduk di ijung.
" kamu kenapa nak, apa yang kamu liat? tanya bunda dan seketika bunda berbalik memandang ke arah yang alexa liat.
bagai tersambar petir bunda dan ayah melihat sosok anaknya bersama seorang wanita dan mereka bercengkraman mesra.
alexa yang sudah kelihatan panik hanya bisa terdunduk lemas, dia bingung harus bagaimana. dia takut melihat expresi mertuanya.
__ADS_1
bunda yang sudah bangun dari kursinya hendak menghampiri anaknya di tahan oleh alexa.
" bun jagan bun, alex mohon? ayo kita pulang aja" ucap alexa yang mulai panik.
" ayok kita pulang, nanti kita selesaikan di rumah, biar nanti ayah telp kenan suruh dia pulang"ucap ayah marah.
mereka pun akhirnya pulang, tapi saat mereka hendak keluar dari restoran sesil melihat alexa, lantas dia memangil sahabatnya itu.
" alex,,," pangil sesil, kenan yang mendengar sesil memangil alexa lantas dia menatap ke arah alexa.
betapa terkejutnya kenan, dia melihat istri dan kedua orang tuanya menatap tajam ke arahnya, dia diam membisu terasa seluruh tubuhnya kaku seketika.
sesil menghampiri alexa dengan senyum mengembang di bibirnya, tati tidak dengan alexa dia kelihatan panik.
" kenapa sesil harus pangil gw sih, ngak tau apa di smping gw ada dua pasang singa yang lapar" guman alexa dalam hati.
sesil langsung memeluk alexa, alexa hanya tersenyum se mampunya.
" lex lo disini, sama siapa?" tanya sesil menatap ke arah mertuanya sembari menganguk menberi salam tapi hanya mendapat balasan tatapan sini dari orang tua kenan.
" bunda ma ayah duluan y, tunggu alexa di mobil?" ucap alexa menyuruh mertuanya untuk duluan karna takut sesil akan tau. karna memang sesil selama ini belom sempat bertemu dengan orang tua cowoknya.
sesil yang mendengar alexa memangil mertuannya dengan pangilan ayah bunda pun menaikan kedua alisnya, dia penasaran siapa mereka.
" lex mereka siapa lex?" tanya sesil
" mereka om sahabat orang tua gw, mereka udah kaya orang tua gw yang k2, makanya gw pangil ayah bunda" jawab alexa yang masih gugup.
alexa menatap ke arah suaminya kenan hanya diam, terlihat jelas dari mukanya kalau dia frustasi, mungkin karna sudah ketauan jalan dengan sesil.
" sil gwe cabut dulu ya, ngak enak sama ayah bunda udah nunggu" ucap alexa yang langsung keluar meninggalkan sesil sambil melambaikan tangan.
__ADS_1
*makasih ya readers yang masih setia dengan kisah alexa,,,, jagan lupa like and komen ya???**