Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
kondisi kenan


__ADS_3

Alexa membuka pintu kamar rawat suaminya, melihat sosok yang hampir sebulan lebih tergletak tak berdaya kini sosok itu sudah bisa membuka matanya, dengan langkah gontai dan badan yang bergetar karna tangisnya, Alexa ber jalan mendekat ke sosok yang kini sedang sedang menatap dirinya dengan penuh kerinduan.


" Alexa " terdengar Kenan menyebut nama istrinya dengan suara yang begitu lirih tapi masih bisa terdengar.


Kini Alexa memeluk tubuh suaminya dengan erat tapi masih mememberikan luang karna kondisi Kenan yang masih terluka.


" Kenan, maafin aku, maaf" sambil terisak Alexa berucap, berkali-kali dia meminta maaf kepada suaminya itu.


Semua yang melihat keduanya terharu, bahkan ayah dan bunda pun mengeluarkan air mata, air mata kebahagiaan melihat kini anak mereka yang koma kini sudah sadarkan diri. Alexa melepaskan pelukanya dia memberi ruang untuk kedua mertuanya melepas rindu kepada anak mereka.


Dengan berlinang air mata bunda mencium kening Kenan " akhirnya kamu sadar nak, terimaksih karna kamu Judah berjuang untuk tetap bersama kami" ucap bunda. Kenan hanya bisa mengedipkan matanya dan sedikit menyungingkan sudut bibirnya.


kenan kini nampak sedikit kurus dengan rambut yang sudah mulai memanjang, tapi tidak membuat ketampananya memudar. dia menatap satu persatu keluarganya, dan kembali menatap istrinya dengan tatapan penuh rindu, wanita yang sangat ia cintai.


tak lama pintu terbuka dan masuklah seorang suster. " maaf, sebaiknya anda semua keluar agar pasien bisa istirahat"


" baik sus, tapi apa boleh adik ipar saya menemani suaminya" ucap kemal, dia tau betul bagaimana kedua insan itu masih ingin melepas rindu terutama Alexa yang nampak sekali tidak mau lagi berpisah dari suaminya.


" baik, tapi Jagan ajak pasien ngobrol dulu" ucap suster.


" baik sus" jawab Alexa antusias.


Dan semuanya pun keluar meninggalkan keduanya. saat mereka semua sudah keluar dari kamar terlihat Sesil yang masih setia menunggu di sana. saat Sesil melihat keluarga Kenan keluar dia berdiri dari duduknya dan langsung mendekat.

__ADS_1


bunda mengalihkan pandanganya saat pandangan mereka bertemu, Nampak jelas ketidak sukaan bunda dengan kehadiran Sesil di sana.


Sesil memberanikan diri untuk bertanya kepada bunda" maaf Tante om, bagaimana dengan keadaan Kenan"


seketika langkah kaki mereka terhenti, kini semua menatap ke arah wanita yang tak pernah mereka harapkan kehadiranya.


"untuk apa kamu bertanya tentang anak saya?"


" Bun, udah ayok kita cari minum dulu" ucap ayah berusaha menahan agar tidak ada keributan disana.


ayah dan bunda pun pergi tanpa menghiraukan Sesil yang masih mematung dengan tatapan sedihnya. kemal sempat berhenti di hadapan Sesil


" Kenan sudah sadar, sebaiknya kamu pergi saja dari sini. Jagan pernah bikin suasana jadi ngak enak karna kehadiran kamu" ucap kemal dan langsung pergi sambil menarik tangan Lisa pelan mengajaknya pergi menyusul kedua orang tuanya.


" awas kalian, aku akan pastikan kalian membayar atas semua hinaan ini. dan lihat saja akan aku buat Kenan berpisah dengan wanita si***n itu" ucap Sesil penuh dengan amarah.


***


Sudah satu Minggu sejak Kenan sadar, setiap hari Alexa selalu setia menemani suaminya. dengan penuh kasih sayang Alexa merawat suaminya Alexa seakan takut untuk kehilangan suaminya untuk yang kedua kalinya.


hari ini hasil pemeriksaan Kenan keluar karna memang sejak dia sadar dia belum bisa mengerakan kedua kakinya bahkan dia tidak merasakan apapun pada kakinya. dokter sempat menjelaskan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada diri Kenan karna kecelakaan itu. dan hari ini semua keluarga sudah berkumpul.


Ayah,bunda dan juga kemal pergi menemui dokter di ruangannya. sedangkan Lisa menemani Alexa di ruangan kemal.

__ADS_1


Dengan cemas, dan rasa takut kedua orang tua Kenan dan juga kakaknya menyiapkan diri untuk hasil yang akan dokter sampaikan.


" bagaiman dok dengan hasil pemeriksaan anak saya" ucap ayah


dokter membuang nafas sebelum berbicara " luka di kepala saudara Kenan tidak ada masalah di dalamnya, kecemasan awal ternyata semua baik-baik saja"


mendengar itu semua bernafas lega, Bahakan bunda dan ayah sempat tersenyum bahagia. tapi sesaat senyuman itu hilang kala dokter kembali berbicara " tapi ada masalah lain"


" apa dok?" kali ini Kemal yang bertanya.


" ada masalah di kedua kaki saudara Kenan, dan kemungkinan kedua kakinya mengalami kelumpuhan" dokter memberitahu dengan penuh hati-hati.


" apa dok, lumpuh" semua kaget mendengarnya, serasa kebahagiaan yang sempat mereka rasakan kini harus berganti kembali dengan kesedihan. bunda kembali menangis mengetahui apa yang terjadi pada putranya. begitu juga ayah dan kemal nampak sangat terpukul dengan kenyataan itu.


" bapak dan ibu juga saudara kemal, saya sagat paham bagaimana perasaan kalian. tapi saya berharap kalian sebagai keluarga tidak boleh menyerah, Jagan biarkan saudara Kenan tertekan karna kondisinya sekarang karna itu bisa berdampak buruk apa lagi mengingat luka yang cukup parah pada kepalanya" donter berusaha menenangkan.


" terus apa adik saya bisa di sembuhkan dok,? ucap kemal


" semua kemungkinan bisa terjadi, tapi kami akan berusaha keras untuk kesembuhan saudara Kenan. dan yang terpenting bagaimana kita bisa menjelaskan dengan perlahan tentang kondisinya sekarang". ucap dokter.


setelah mendengar semua penjelasan dan saran dari dokter, merekapun keluar dengan kesedihan yang tidak bisa mereka sembunyikan.


****

__ADS_1


dukungannya Jagan lupa ya para readers πŸ™ vote,like, dan comen kalian sangat berarti buat karya authorπŸ˜ŠπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ€—


__ADS_2