
Alexa berjalan melihat-lihat beberapa ruangan yang ada di kantor milik ayah mertuanya itu. nampak beberapa karyawan menatap dengan bebagai tatapan, ada yang ramah dan ada pula yang menatap dengan tatapan sinis karna mereka tidak tau kalau Alexa adalah menantu pemilik perusahaan mereka bekerja.
Alexa tidak memperdulikannya, dia hanya tersenyum dengan setiap orang yang ia temui. dia tidak mau ambil pusing dengan mereka yang kelihatan tidak senang dengan kehadiranya di sana.
Alexa pergi ke kantin karna dia merasa haus, dia sempat bertanya dengan beberapa karyawan tapi entah kenapa dia merasa semua karyawan perempuan disana bisu semua karna tidak ada yg menjawab pertanyaanya.
saat Alexa melewati lobi dia berpapasan dengan pak satpam.
" maaf pak mau tanya kantin sebelah mana ya?" ucap Alexa sopan.
" oh di sebalah sana Bu, ibu lurus aja terus lalu belok kanan" jawab pak satpam tadi dengan ramah.
Entah mengapa dia menyadari dari tadi hanya karyawan laki-laki yang mau senyum dengannya kecuali skretaris Kenan tentunya.
Alexa sekarang sudah di kantin kantor, dia memesan jus dan siomay. sejak hamil Alexa memang gampang sekali lapar.
Alexa duduk sendirian dia melihat sekeliling yang nampak sepi karna memang sekarang sudah jam tiga sore tentu semua orang sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.
saat Alexa sedang menikmati makananya terdengar suara dari beberapa wanita yang tiba-tiba sudah duduk di belakang kursi Alexa.
" o jadi ini mainannya anak-anak boz?" ucap salah satu karyawan yang baru datang di susul dengan gelak tawa dari yang lainya.
" hebat bener ya, bisa main sama dua orang sekaligus. dasar murahan" ucap karyawan yang lainya.
Alexa tau siapan yang mereka maksud. tapi dia ngak mau ambil pusing karna kejadian di kampus dan di mall tadi membuat dia merasa pusing.
" sedang apa kamu di sini" ucap karyawan yang memiliki paras cantik dengan tubuh yang ideal bak seorang model.
Alexa mendongakkan wajahnya, melihat satu persatu wajah mereka yang sedari tadi bergosip di belakangnya.
" aku sedang makan, maaf ada urusan apa y?" ucap Alexa dengan santai.
" ini kantin kantor hanya karyawan kantor dan orang-orang yang berkepentingan yang bisa makan disini" ucap wanita tadi dengan nada tinggi nampak dia begitu tidak suka dengan Alexa.
__ADS_1
wanita itu adalah lusi manager di salah satu bagian di perusahaan. dia adalah teman kemal semasa sekolah dulu. dari dulu Lusi suka dengan kemal tapi sosok yang begitu dingin dia susah untuk mendekatinya. awalnya Lusi sudah membuang jauh-jauh perasaanya dengan kemal tapi saat dia mengetahui kemal kembali ke Indonesia dia bertekad kembali untuk mendekatinya, berbagai macam cara ia lakukan tapi sampai saat ini dia tetap tidak bisa mendapatkan perhatiannya.
Alexa bangun dari tempat duduknya, dia tidak mau cari ribut dengan mereka. Alexa bangun dari duduknya saat hendak pergi Lusi menahanya.
" Mau kemana kamu ?" ucap Lusi dengan suara keras ia juga mencengkram lengan Alexa. membuat Alexa memekik karna sakit.
" kalian mau apa?" ucap Alexa kini dia sedikit terpancing.
" dasar wanita ngak tau diri, berasa jadi istrinya boz dengan seenaknya berkeliaran di sini. ingat Lo itu suma cewek murahan yang suka godain para pria tajir" ucap salah satu dari mereka dengan nada menghina.
Mendengar itu Alexa benar-benar sudah tidak bisa menahan emosinya.
" jaga ucapan anda, antau anda akan menyesal setelah ini" ucap Alexa dengan menujuk pada wanita itu.
Dan tiba-tiba Lusi menampar pipi Alexa dengan keras membuat terhuyung kebelakang untung saja Alexa bisa menyeimbangkan tubuhnya dan berpegangan dengan kursi sehingga dia tidak terjatuh kelantai. melihat itu mereka malah tertawa senang tapi seketika tawa mereka berhenti tak kala terdengar suara seseorang terdengar.
" apa yang kalian lakukan?!" semua menatap ke arah suara. seketika raut wajah mereka menjadi pucat melihat sosok yang sekarang berdiri di sana tapi tidak dengan Lusi yang tetap angkuh dengan sikapnya.
" sial, si penjilat datang" gerutu Lusi.
" Mbk Alexa ngak apa-apa Bu?" Rere begitu kawatir apa lagi dia melihat Alexa hampir terjatuh.
" aku ngak apa-apa kok Mbk Rere" ucap Alexa
" apa yang barusan kamu lakukan hah? ngapain kalian disini, kalaian sudah bosan kerja disini?" Rere benar-benar emosi.
" kami kebetulan lewat melihat nona ini jatuh kami kesini buat nolongi" ucap Lusi bohong karna tidak mungkin jika dia harus berkata jujur.
" menolong katamu, jelas-jelas tadi aku lihat kamu tampar Bu alexa sampai hampir jatuh" dengan suara sangat keras rere berbicara dengan Lusi .
Lusi memang terkenal dengan klakuan buruknya, selama ini dia bertahan di perusahaan karna dia adalah anak dari kolega tuan angara.
" Mbk Rere udah aku ngak apa-apa kok?" lebih baik ayo kita pergi dari sini." ucap Alexa dia tidak mau semakin memancing perhatian banyak orang marna keributan itu.
__ADS_1
" ciieh,,, dasar penjilat, mentang mentang tu simpenan boz sok-sok belain" ucap salah satu dari mereka dan mereka pun pergi meninggalkan Alexa dan Rere.
" apa kamu bilang, Jagan ucapan kamu kalau kamu masih mau kerja disini?!" teriak Rere.
" Ada apa ini?" suara laki-lak terdengar begitu keras membuat semua orang yang ada di kantin menoleh kepadany.
Rere nampak tersenyum tapi sebaliknya dengan Lusi dan kawan-kawan wajah mereka ketakutan dan panik melihat sosok laki-laki yang begitu Lusi kagumi sekarang ini sudah ada di dipan mereka.
" mati aku, kalalu sampai wanita sialan ini bicara tamat sudah semuanya. kemal bakalan tambah benci sama aku" batin lusi
*** flasback on ***
Satu jam yang lalu Kenan menghubungi skretaris nya menanyakan keadaan Alexa, Rere mulai panik saat mendapat ultimatum dari boznya itu. dia langsung mencari ke beradaan Alexa. saat urusanya selesai Kenan kembali keruanganya dan dia tidak mendapati istrinya di ruangan dan juga skretaris nya juga tidak dia jumpai bahkan dia beberapa kali telp tapi tidak di angkat sedangkan ponsel Alexa tidak bisa di hubungi.
Kenanpun mulai gelisah akhirnya dia turun untuk mencari keberadaan istrinya.
kemal juga menelpon kakaknya karna siapa tau kakaknya bertemu dengan Alexa .
Kemal yang saat itu sudah berada di tempat parkir dia langsung berlari kembali ke dalam gedung setelah mendapat telp dari adiknya. dia kembali kedalam mencari Alexa dan kebetulan dia bertanya kepada satpat yang tadi menunjukan jalan ke Alexa.
Setelah tau kalalu Alexa tadi pergi ke kantin.
***flasback of***
" kamu ngak apa-apa le?" Kenan mendekat ke Alexa dengan lembut dia meraih tangan Alexa tapi tatapanya mengarah ke pipi Alexa yang nampak merah kemudian kemal menatap satu-satu orang yang ada di sana dengan tatapan yang begitu mematikan membuat mereka tegang karna takut.
" om, aku ngak apa-apa cuma insiden kecil" ucap Alexa berusaha menenangkan kemal karna dia tau kemal nampak mareh. dia tidak mau karna dia orang-orang itu kehilangan pekerjaan mereka walaupun memang mereka salah.
" semua ikut ikut keruangan saya" ucap kemal dengan dengan kerah membuat semua mendongak karna kaget.
nampak Lusi dan teman-temanya mulai berkeringat dingi mereka takut kalalu hari itu adalah hari terakhir bekerja.
****
__ADS_1
happy reading,,,,, Jagan lupa dukunganya ya???😘😘😘😘