Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
Alexa menghilang


__ADS_3

sesampainya di rumah orang tuanya Alexa turun dari taxi, saat di berjalan menuju pintu dari arah halaman samping ada sosok yang datang menghampiri.


" non, non Alexa,," pagil orang itu


" kakek,," alexa langsung memeluk erat orang tersebut, dia adalah kakek Herman penjaga rumah yang dari dulu sudah bekerja dengan keluarga Alexa saat Alexa masih sangat kecil.


kakek Herman di percayai orang tua Alexa untuk menjaga dan merawat rumah keluarga Alexa karna memang sering sekali di tinggal pergi dalam waktu lama, kakek Herman berkerja bersama keluarganya istrinya bekerja di bagian dapur, dua anak perempuannya bekerja di dalam bagian membersihkan rumah sedangkan menantu mereka bekerja sebagai supir. karna itu kluarga Alexa sangat dekat dengan keluarga kakek Herman.


" non Alexa, kenapa non kesini? kenapa tidak memberi tau dulu? dan non kenapa naik taxi?" tanya kakek


" jawabnya nanti ah, alex pegen masuk Alex haus" ucap Alexa


" maaf non, iya non silahkan" kakek mempersilahkan Alexa masuk dia membukakan pintu rumah.


Alexa menuju ruang tv, dia menjatuhkan dirinya di sofa. tak lama kakek firman datang bersama istri dan anaknya.


" non Alexa,," pangil istri kakek herman


" mbok,,," Alexa bangun menghampiri simbol dan memeluknya dengan erat. bergantian dengan ke dua anak mereka.


" teh Ani, teh Ida" ucap Alexa sambil memeluk keduanya.


" aku kangen baget sama kalian, dan rumah ini tentunya" ucap Alexa sendu.


" kami juga kangen sama non Alexa" ucap simbok


" udah udah kalian Jagan ngomong terus, non Alexa baru datang dia pasti capek dan haus. biar non Alexa istirahat dulu. sana kalian siapkan minum dan makan buat non Alexa" perintah kakek herman kepada istri dan anaknya.


" kalau gitu Alex masuk ke kamar ya, nanti minta tolong bawakan coklat panas ke kamar ya teh Ani?" ucap Alexa kemudia dia naik ke lantai dua dia masuk ke kamarnya. kamar yang sudah lama sekali dia tidak datangi.


di kamar Alexa menjatuhkan diri di tempat tidur, dia menatap ke langit langit kamarnya. dia merasa sedikit tenang kembali, merasakan ketenangan tanpa adanya siapa siapa.


kenangan masa dulu sebelum dia menikah terngiang kembali, tanpa ada beban, tanpa ada air mata, walau memang dari dulu dia memendam rasa cintanya untuk kenan, tapi setidaknya dia tidak merasakan keadaan yang begitu rumit dan menyakitkan.


tanpa terasa Alexa memejamkan matanya dan tertidur.


***


di kantor kemal sedari tadi gelisah karna no Alexa tidak bisa di hubungi. saat rapatpun dia tidak bisa konsentrasi dengan baik. dan saat rapat selesai dia langsung pergi menuju kampus Alexa.


dan sialnya jalanan kini sangat macet membuat dia bertambah kesal sendiri.


" kamu kenapa le, kenapa ponselmu ngak aktif?" gumam kemal kesal.


setelah sampai di kampus seperti biasa kemal menunggu Alexa di tempat parkir, dia terus menghubungi Alexa tapi tetap saja tidak bisa. kemal keluar dari mobil berniat menghampiri langsung ke gedung dimana Alexa kuliah. tapi saat dia berbalik menutup pintu mobil ada seseorang memangilnya.


" kak kemal?" pangil orang itu. kemal pun berbalik dan melihat sosok yang memangilnya. ternyata itu Sesil pacar adiknya dan dia tidak sendiri dia bersama dengan Kenan.

__ADS_1


" eh kalian," ucap kemal datar


" kakak disini ngapain? cari Alex ya?" ucap Sesil


" Ken Alexa mana?" dia tidak menghiraukan Sesil membuat Sesil kesal.


" kurang ajar ni orang dia cuekin aku" gumam Sesil dalam hati.


" aku ngak tau, dia tadi ngak masuk kelas" ucap Kenan dingin.


" kamu bilang apa, ngak tau?" ucap kemal marah mendengar jawaban adiknya dia sedikit maju menghampiri adiknya dengan tatapan tajam. Sesil yang melihat itu dia berusaha menghalangi dengan tanganya. tapi nyalinya menciut saat kemal menatapnya dengan tatapan tajam membuat Sesil kembali mundur.


" kamu kan yang antar dia" ucap kemal


" tadi dia turun di jalan" jawab Kenan datar


mendengar jawaban adiknya membuat kemal benar benar marah, bagaimana bisa dia menurunkan Alexa di jalan bahkan dia suaminya, dan kini dengan tenangya dia berduaan dengan wanita lain sedangkan istrinya entah dimana.


" aku masih menghargai kamu sebagai adikku, tapi ingat aku tidak akan lagi segan dengan seorang pecundang" ucap kemal dia langsung pergi meninggalkan keduanya dia masuk ke dalam mobil dan langsung melajukan mobilnya.


" sayang kakak kamu nakutin baget, kenapa dia begitu peduli dengan Alex? apa kak kemal dan Alexa menjalin hubungan? benar benar hubungan yang rumit." ucap Sesil sengaja agar Kenan menjadi sadar kalau kakak dan Alexa mungkin saling mencintai.


" kemana Alexa pergi, kenapa dia tidak ke kampus? kalau dia kenapa kenapa gimana?" ucap Kenan dalam hati ada kekhawatiran di hati Kenan dia merasa bersalah kenapa tadi dia harus bertengkar dengan istrinya.


****


hari sudah mulai gelap tapi Alexa belom juga bisa di hubungi. kemal yang tadinya berencana menyembunyikan dari kedua ora tuanya tapi karna bundanya menanyakan terus menerus dia mana Alexa jadi terpaksa kemal memberitau kalau Alexa pergi entah keman.


" kemal, gimana nak apa Alexa sudah bisa di hubungi?" ucap bundanya semas dengan mata sembab karna menangis kawatir dengan menantunya itu.


" mal, sebenarnya apa yang terjadi? kenapa Alexa pergi tanpa memberi kabar. bukanya tadi kamu janjian bakal jemput pulang kuliah? tanya ayah. tiba tiba Kenan datang.


" ayah bisa tanyakan itu pada suaminya" ucap kemal sinis, nampak jelas ke marahanya kepada adiknya itu.


" apa maksud kamu nak?" ucap bunda


" Kenan kamu apakan istrimu, kemana istrimu nak? teriak bunda yang terus menangis.


" bunda tenang" kemal berusaha menenangkan bundanya yang nampak begitu emosi.


" maaf Bun, tadi Alexa minta turun di jalan" ucap Kenan


" dan kamu biarkan istrimu pergi? seru ayah.


Kenan hanya dia tanpa jawaban. membuat bundanya semakin terisak.


" kamu itu gimana si Kenan, istri kamu baru saja sembuh dari sakit. bagaimana kalau dia kenapa kenapa, terus kemana coba dia pergi?!" ucap bunda dengan terus menangis membuat suasana semakin mencekam.

__ADS_1


sejenak suasana hening semua duduk di sofa. hanya terdengar isakan dari bunda.


****


di rumah keluarga Alexa, Alexa menggeliat saat mendengar ketukan pintu kamarnya. dia membuka matanya perlahan di lihatnya arah jendela ternyata hari sudah mulai gelap.


" tok,,tok,,tok,,, non bangun non sudah sore non Alexa belom makan dari tadi" ucap simbok dari luar kamar.


Alexa membuka pintu kamarnya.


" iya mbok, alex mandi dulu ya?" ucap Alexa.


Alexa pergi ke kamar mandi, setelah selesai dia berganti pakaian dan keluar kamar. dia turun ke lantai bawah untuk makan.


di lihatnya betapa banyak makanan yang sudah mbok siapkan.


" wah simbok masak banyak baget, padahal cuma aku sendiri yang akan makan" gumamnya.


alexapun pergi ke dapur dia mencari simbok dan yang lainya.


" mbok Alexa minta tolong pangilkan smua ke sini ya mbok" ucap Alexa


" semua non, ?" tanya simbok heran


" iya semuanya?" jawab Alexa.


setelah menunggu akhirnya semua yang di panggil datang.


" non, memangil kami ada apa ya non?" tanya kakek Herman.


" ayo semua duduk" ucap Alex membuat semua bingung dan saling memandang.


" ngak usah bingung gitu. ayo duduk semua kita makan bareng" ucap Alexa


" ngak non, non Alexa silahkan makan sendiri kami bisa makan di belakang non" ucap simbok membuat Alexa murung,


" kok gitu si, kalian ngak angap aku kaluarga kalian ya. padahal aku kangen baget sama simbok,kakek dan yang lain makanya aku pulang." ucap Alexa merasa sedih. kakek Herman tidak tega melihatnya karna memang non Alexa dari dulu sering sekali minta di temani makan, karna papa dan mamanya memang sering pergi.


merekapu mematuhi perintah majikanya, mereka duduk dan makan malam bersama. sunguh moment yang Alexa rindukan.


" setidaknya ini bisa membuat aku lupa dengan rasa sakitku" ucap Alexa dalam hati dia tersenyum melihat kebersamaan itu.


setelah selesai makan Alexa pergi ke kamarnya lagi, dia mengambil ponselnya yang memang sengaja dia matikan. dan saat ponselnya di aktifkan sunguh di luar dugaan begitu banyak pangilan dan pesan masuk.


" bunda, ayah, pasti mereka cemas baget sama aku. apa aku pulang aja ya?"gumam Alexa tapi tak lama terdengar suara ketukan pintu.


" iya sebentar," seru Alexa dia langsung membuka pintu kamarnya. dan betapa kagetnya melihat sosok yang sedang berada di depan pintu kamarnya kini.

__ADS_1


" om,,,," ucap Alexa kaget kemal langsung memeluk erat adik iparnya itu. seakan dia takut untuk kehilangannya lagi.


*** happy reading ya,,,,jgn lupa vote,like,and coment,,,terimakasih***


__ADS_2