Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
perasaan bersalah.


__ADS_3

Kenan begitu panik melihat istrinya tak sadarkan diri dengan badan yang dingin dan wajah pucat pasi.


dia membawa istrinya ke rumah sakit, sesampainya di rumah sakit Alexa langsung di bawa ke IGD dan Kenan menunggu di luar dengan rasa kawatir dan tentunya rasa bersalah karna begitu bodohnya dia seharian tidak memberi istrinya makan bahkan dia marah melihat istrinya di belikan makanan oleh kakaknya sendiri.


setelah hampir 30mnit akhirnya dokter keluar, kenanpun langsung menghampiri dokter.


" dok, bagaimana keadaan istri saya?"tanya Kenan dengan rasa khawatir.


" dari pemeriksaannya pasien memiliki riwayat penyakit lambung yang kronis, dan apa istri anda tidak mengontrol pola makanya dengan baik?" ucap dokter memberikan diaknosa.


Kenan terdiam sesaat dia mengingat kejadian dulu saat istrinya sakit karna makan mie instan.


" iya dok, istri saya bermasalah dengan lambungnya. dan hari ini dia telat makan." Kenan menjelaskan dengan perasaan bersalah.


setelah dokter menjelaskan Alexa pun di bawa ke ruang rawat. karna kondisinya yang begitu lemah Alexa harus di rawat untuk beberapa hari di rumah sakit.


Kenan menatap wajah istrinya yang terlihat begitu pucat, dia gengam erat tanganya. perasaan bersalah selalu muncul dalam benaknya. pertengkarannya tadi dan luapan emosi istrinya yang begitu membuat dia semakin merasa bersalah.


" maafin aku Lex, karna ngak bisa jadi suami yang kamu harapkan, maafin aku karna tak pernah bisa memahami perasaanmu. dan sekarang karna aku kamu terluka lagi" ucapnya pelan menyesali apa yang telah terjadi.


****


pagi hari di kediaman Anggara, kemal dan orang tuanya sedang sarapan bersama.


kemal nampak gelisah saat sarapan dan itu membuat bundanya merasa penasaran.

__ADS_1


" nak, kamu kenapa? ada masalah?" tanya bunda.


" ngak kok Bun, emang kenapa?" ucap kemal


" bunda perhatiin dari tadi kamu gelisah, kayak ada hal yang kamu pikirkan?" seru bunda.


" ada apa mal? kalau memang ada masalah kamu crita sama ayah dan bunda?! Jagan kamu simpan sendiri!" saut ayah.


" ngak kok yah Bun, aku ngak ada masalah kok" jawab kemal dia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya kalau memang dia sedang memikirkan adik iparnya yang tidak menjawab telp ada pesan darinya.


" Oya, pagi ini ada teman bisnis ayah yang akan menandatangani kerja sama perusahaan kita, ayah sudah menyuruh Kenan untuk mengurusnya. tapi ayah sudah telp dia tadi tapi tidak di jawab. Jagan Jagan dia lupa lagi?!" ucap ayah, kemal yang mendengar itu semakin merasa tak karuan.


" sebenarnya mereka kemana, atau Jagan Jagan terjadi sesuatu?!" ucap kemal dalam hati.


" ayah coba telp lagi sekarang, sapa tau tadi Kenan masih di kamar mandi!" ucap bunda.


" hallo,,, yah." sapa Kenan di telp.


" Ken, kamu kok baru angkat telp ayah? kamu baru bangun?!" ucap ayah.


" iya yah Kenan baru denger telp masuk!" jawab Kenan terdengar suara serak khas orang bangun tidur.


" hah, baru bangun? kamu lupa kalau pagi ini pak Riko dari GM grup datang untuk menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan kita?!" ucap ayah dengan nada agak panik.


" maaf yah, Kenan ingat kok?! tapi Kenan ngak bisa ke kantor yah. Alexa masuk rumah sakit!" ucap kenan membuat ayahnya kaget mendengar kabar mantunya masuk rumah sakit.

__ADS_1


" apa,,,, Alexa di rumah sakit?!" sontak membuat kemal dan bunda memandang ke arah ayahnya.


" ya udah biar ayah yang urus di kantor, nanti biar bunda mu kesana" pangilanpun di tutup.


" yah lele,,, maksud aku Alex kenapa?!" tanya kemal cemas.


" adik iparmu masuk rumah sakit, tadi Kenan bilang sakit perutnya kambuh?!" seru ayah.


" pasti mantu kita telat makan deh yah, apa Kenan tidak pernah perhatiin istrinya kenapa hal ini terjadi lagi!!" seru bunda merasa kesal dengan anaknya yang di angap lalai menjaga menantunya.


tanpa menunggu lama kemal langsung pergi tapi langkahnya terhenti ketika bundanya memangilnya.


" mal, kamu mau kemana nak?!" tanya bunda.


" mau ke rumah sakit Bun" jawabnya.


" tunggu, kamu gimana si bunda kan juga mau kesana masa kamu ngak ajak bunda" bunda merasa kesal dengan tingkah anak sulungnya itu.


" hehehe maap Bun, kirain bunda mau kesana sama ayah?!" seru kemal.


" ayah ke kantor dulu, nanti kalau urusan sudah selesai ayah langsung ke sana. kamu bareng bundamu dulu" ucap ayah.


dan tak menunggu lama merekapun pergi.


**** **happy reading,,,,,,,****

__ADS_1


Jagan lupa like dan komenya ya,😊***


__ADS_2