
Alexa dan keluarga sudah sampai di rumah sedari tadi mereka hanya diam dengan pikiran mereka masing masing, begitu juga Alexa dia nampak begitu sedih. bagaimana tidak suaminya lebih membela kekasihnya di depan orang tuanya.
Alexa pergi kekamar, sedangkan ayah dan bunda mengajak kemal untuk berbicara di ruang keluarga.
di kamar Alexa menjatuhkan dirinya di lantai, air matanya kini sudah tidak bisa di bendung lagi. kesakitan yang lama sudah dia pendam kini tak bisa lagi dia pertahankan.
" kenapa, kenapa begitu sesakit ini? sampai kapan aku bertahan, sampai kapan aku harus membohongi perasaanku sendiri? hikz,,hikz,,hikz,,," tangis Alexa pecah dia benar benar merasa kacau karna bukan dia saja yang terluka tapi kini dia benar benar telah melukai wanita yang pernah menjadi sahabatnya, dia merasa bersalah.
" maafin aku sil, maafin aku?" Alexa terus menangis tapi saat terdengar suara ketukan pintu dia seketika menghentikan tangisnya dia menghapus air mata yang masih membasahi wajahnya.
" Lex, aku masuk ya?" kemal membuka pintu dengan perlahan dia mesum kedalam kamar Alexa, dia menatap lekat wajah adik iparnya itu nampak matanya dan hidungnya merah pertanda jika dia habis menangis.
kemal melangkah mendekati Alexa yang duduk di lantai samping tempat tidur. dia mendekat berjongkok di depan Alexa, Alexa menatap kemal dengan tatapan sendu nampak sekali kesidihan didalamnya.
" kenapa?" ucap kemal Alexa hanya menggelengkan kepala tiba tiba dia memeluk kemal dengan erat. tangis pun pecah dia tidak bisa lagi menyembunyikan kesedihannya di hadapan kakak iparnya itu.
" aku ngak sangup om, aku udah ngak sangup" ucap Alexa dalam tangisnya dengan terisak. kemal mendekap tubuh Alexa dalam peluknya dia pengusap kepala aleksa merasakan kesedihan disana. air mata yang melama ini selalu Alexa sembunyikan darinya kini nampak sudah.
***
Sesil keluar dari hotel dia berlari kejalan bemaksud pergi dengan taxi, saat taxi sudah berhenti di hadapannya tangan Kenan berhasil menahanya. Kenan menarik tubuh Sesil dia memeluknya dengan erat.
" lepas, lepasin Ken. aku benci sama kamu?!" Sesil berusaha melepaskan diri dari pelukan Kenan dia memukuli dada bidang Kenan tapi Kenan tetap memeluknya dengan erat karna lelah sesilpun pasrah dalam tangisnya.
" maaf, maafin aku sil?!" kata itu yang terucap dari bibir kenan.
Sesil mendongakkan kepalanya, dia menatap sendu wajah kekasihnya itu.
" kamu jahat Ken, kenapa kamu sakiti aku, kenapa Ken?" ucap Sesil seraya berteriak dia berhasil lepas dari pelukan Kenan nampak jelas kemarahan di wajah sesil.
" sil tolong dengarkan penjelasanku dulu." Kenan berusaha meraih tangan Sesil tapi Sesil tetap menghindar.
" ok, kamu mau jelasin apa ke aku? kamu bilang kamu hanya tunangan dan sekarang pa Ken, kamu udah nikah sama dia?" ucap Alexa dalam isaknya
" maafin aku sil, memang semua salahku. a
__ADS_1
aku udah nyakitin kalian berdua, Alexa ngak salah selama ini dia selalu ngorbanin perasaan dia buat kita?!" ucap Kenan
" kita? kamu bilang kita, disini cuma aku yang kalian sakiti, dia pasti sekarang bahagia karna sudah berhasil buat aku hancur, dia udah ngerebut kamu dari aku Ken" Sesil terus menyalahkan Alexa membuat Kenan berasa semakin bersalah.
" sil, tolong Jagan salahkan dia?" ucap kenan
" Oo jadi sekarang kamu belain dia? kamu udah jatuh cinta sama dia, iya kan Ken? dasar ****** murahan, dia berhasil ngerebut kamu dari aku dan apa kamu ngak sadar dia juga ngerayu kakak kamu, pasti setiap malam dia ngerayu kamu dan kemal kan?!!" mendengar ucapan Sesil emosi Kenan memuncak
plakk,,,
tamparan keras berhasil mendarat di pipi Sesil, Kenan benar benar lepas kendali dia tidak bisa menahan diri mendengar istrinya yang selama ini selalu mengalah untuknya harus di hina seperti itu.
" kamu nampar aku Ken?" Sesil memegangi pipinya tangisnya semakin pecah.
" maafin aku sil, mungkin aku salah karna aku udah boongin kamu tapi aku akan terus merasa bersalah jika aku terus dan terus menyakiti hati istri aku." ucap Kenan dengan tatapan yang sulit di artikan.
mendengar itu Sesil mendekat dia mengapai tangan Kenan dan memeluk Kenan dengan erat, tapi Kenan tidak membalasnya.
" maafin aku Ken, aku sangat mencintaimu. aku ngak papa kalau kamu udah bohongin aku, aku tetap sayang dan cinta sama kamu?" Sesil berusaha meyakinkan Kenan, melihat Kenan yang begitu marah bahkan menamparnya dia sekarang takut kalau Kenan pergi meninggalkannya.
"kita mulai semua dari awal yah sayang, lupain semua yang udah terjadi. kamu ceraikan Alexa dan kita nikah? kita bisa pergi dan membangun semua dari awal" Sesil terus berbicara tapi Kenan hanya diam, di fikiranya hanyalah Alexa dia sadar hatinya untuk Alexa cinta yang dia miliki untuk Sesil sudah hilang.
" maafin aku sil, tapi aku ngak bisa menyakitinya lebih dalam. aku rasa memang takdir kita tidak untuk bersama" ucapan Kenan keluar begitu saja membuat mata Sesil terbuka lebar kristal air mata mulai muncul disana.
" ngak Ken, kamu ngak boleh gitu. bagaimana denganku Ken? aku menantimu dari dulu, kamu ngak bisa egois Ken kamu hanya mementingkan perasaan dia terus bagaimana dengan aku?!" Sesil terus memohon kepada Kenan.
" aku mencintainya" kata itu mampu membuat tubuh Sesil membeku, hati perasaan, dan jiwanya seakan hancur.
" maaf" kata terakhir yang Kenan ucapkan sebelum dia pergi meninggalkan Sesil sendiri.
" Ken, Kenan tunggu Ken. kamu ngak bisa kaya gitu? Kenan!!! Sesil berusaha memangil Kenan tapi Kenan tetap berjalan lurus tanpa menoleh lagi.
" Alexa, kamu udah berhasil ngancurin semuanya. kamu liat saja Lex sakit yang aku rasakan akan ku kbalikan untukmu jauh lebih dari ini!!!" batin Sesil dia terus memandangi pungung kekasihnya yang sudah menjauh pergi.
***
__ADS_1
di kamar kemal berhasil menenangkan Alexa Hinga wanita itu tertidur karna kelelahan menagis. kemal menutupi tubuh Alexa dengan selimut.
" maafin aku le, karna aku kamu harus memasuk dalam hubungan yang rumit ini"ucap kemal.
flasback.
di ruang keluarga ayah dan bunda berbicara dengan kemal. dengan wajah raut wajah ayahnya yang nampak marah dan bunda yang nampak mengeluarkan air mata.
" kemal, apa selama ini kamu tau soal hubungan adikmu dengan wanita itu?" ucap ayah
" iya yah," dengan datar kemal mendawab
" kamu biarin itu semua? sejak kapan nak?" bunda ikut berbicara
karna desakan orang tuanya kemalpun menceritakan semuanya kepada orang tuanya, dari wali pertemuan dengan Alexa dan juga hubungan mereka yang begitu rumit.
" apa kamu mencintai Alexa?" pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut ayahnya. semua kaget sontak menatap ke arah ayahnya
" apa maksud ayah?" bunda bertanya dia sebenarnya mengerti maksud ucapan suaminya.
" kalau kamu mencintai Alexa, bawalah dia pergi kamu bisa memulai dari awal denganya. kembalilah ke Singapura ayah akan urus semuanya untukmu nak?" ayah berbicara dengan tegas sedangkan bunda hanya menangis mendengarkan apa yang suaminya ucapkan, karna dia yakin sebenarnya Kenan dan Alexa saling mencintai tapi Kenan belum sadar akan hal itu.
" tapi yah, sesil mencintai Kenan bukan aku" ucap kemal
" buat dia mencintai kamu nak? ayah yakin ketulusan cintamu bisa membuatnya luluh" ayah berdiri berjalan mendekat jendela dan niat memandang jauh ke langit sana.
" aku yang memintanya dari kedua sahabatku, dan sekarang dia tersakiti oleh anaku sendiri. bagaimana aku harus mempertanggung jawabkanya kepada mereka?" suara ayah terdengar bergetar.
" aku ngak akan biarin itu terjadi, Alexa akan bahagia di sini bersama keluarga kita. ayah dan bunda tenang saja?" ucap kemal berusaha meyakinkan kedua orang taunya.
" Lex, bersabarlah aku janji ketulusan cintamu akan membuat semua berubah. tak akan ada lagi air mata dan kesedihan. akan ku kembalikan dia pada tempatnya" batin kemal.
****
*ah para readers Kaka_ ucapkan terimaksih banyak karna sudah stia dengan kisah Alexa.
__ADS_1
kaka_ mau minta dukungan para readers dengan vote dan like nya ya😊
terimaksih,,,,🙏🙏🙏🤗*