Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
siluman ubur ubur


__ADS_3

setelah kuliah selesai Linda dan Alexa keluar kelas di susul dengan Kenan di belakang mereka. saat sampai di parkiran raut wajah Alexa dan Linda yang tadinya dengan tawa lebar berubah menjadi kaku setelah melihat sosok yang sekarang sedang berdiri di samping mobil Kenan dan sedang bercengkraman dengan Tomi dan virgo.


" ciih,,, siluman ubur ubu" decak Linda Alexa mencubit pelan sahabatnya itu karna dia tau Kenan berjalan di belakangnya. lindapun menoleh ke Alexa dengan memutar bola matanya karna jengah.


" sayang,,,," sapa Alexa saat melihat Kenan dan dia langsung menghampiri Kenan dan memeluknya di depan yang lain termasuk Alexa. dan entah mengapa Kenan merasa tidak enak apa lagi di sana ada istrinya lantas dia melepas tangan Sesil Dari lenganya.


" Lex,," sapa Tomi dengan senyum mengembang di wajahnya.


" hei tom." saut Alexa dia juga memberikan senyuman manisnya Kenan menatapnya dengan kesal.


" Oya sayang kamu ngak lupa kan, nanti sore nemenin aku ke acara nikahan sepupu aku?!" ucap sesil Kenan tidak menjawab dia masih diam menatap tajam ke arah sahabtnya Tomi karna sedari tadi dia tidak berpaling dari tatapanya ke Alexa.


Sesil merasa sangat kesal karna sikap Kenan akhir akhir ini berubah, dia merasa kalalu Kenan mulai tertarik dengan Alexa.


" kurang ajar kamu Lex, kamu beneran mau rebut Kenan dari aku. Jagan mimpi kamu" gumam Sesil dalam hati dia menatap sinis ke arah Alexa.


" Lex, gw balik duluan ya tu ojek gw udah Dateng" ucap Linda sambil menunjuk ke arah ojol yang sudah dia pesan.


" iya, hati hati ya?!" saut alexa dan Linda pu pergi sebelumnya dia berpamitan ke Tomi dan virgo tapi tidak dengan Kenan.


" Lex Lo bawa mobil?" tanya tomi


" giliran Abang ojol Lo ni Lex yang Dateng?!" ledek virgo.


"resek Lo!!" Tomi hendak memukul lengan sohibnya itu tapi Virgo berhasil menghindar.


" Wek ngak kena!!!" seru virgo.


" ya udah aku duluan ya, sil aku balik dulu ya?!" Alexa berpamitan tapi Tomi menahan tangan Alexa


" Lex aku Anter ya?" ucap Tomi

__ADS_1


" dia pulang denganku!!" suara Kenan terdengar semua mata menatap ke arahnya termasuk Alexa.


" tapi sayang aku mau minta antar nyari baju buat nanti sore?!" ucap Sesil dia semakin merasa kesal dengan Alexa karna berhasil membuat Tomi dan Kenan berebut untuk mengantarnya.


" sil, aku ada urusan keluarga dengan Alexa. kamu pergi sendiri atau minta temani Virgo dak Tomi?!" ucap Kenan


" ngak mau, aku maunya sama kamu?!" Sesil mengeluarkan jurus manjanya.


" aku pulang naik taxi aja Ken, kita bisa bicara nanti di telphon?!" ucap Alexa dia lalu pergi meninggalkan semua tapi Kenan kemudian berlari menyusulnya.


" sayang, Kenan,,,,!!" Sesil berusaha memangil tapi percuma karna Kenan benar benar tidak menghiraukanya.


Kenan menarik Alexa agar masuk ke mobilnya dan dia pun melakukan mobilnya.


" udah lah sil, Lo Jagan terlalu neken Kenan, Jagan Sampek Kenan jadi males sama lo?!" ucap virgo.


" resek Lo, urus urusan Lo sendiri?!!" seru Sesil dia pergi meninggalkan Tomi dan virgo.


" Lo ngrasa ngak si kalau Sesil sekarang berubah ngak kaya dulu, dia kaya ambisi baget gitu sama Kenan?!" ucap virgo dia berbicara dengan Tomi tapi Tomi hanya dia membisu.


" gw ngrasa aneh sama Kenan dan Alexa. sekarang kenapa Kenan jadi lebih perhatian dengan alexa,?! gumam tomi dia mulai curiga ada yang tidak beres dengan Alexa dan Kenan.


***


di perjalanan tiba tiba Alexa minta berhenti saat melihat warung bakso yang ada di pingiran jalan, walaupun terletak di pingiran jalan tapi warung bakso itu nampak begitu rame.


" Ken aku pegen makan bakso di sana, kayaknya enak deh?!" ucap Alexa dengan memelas sambil memegangi perutnya. mendengar itu kemal mengerutkan alis dan keningnya dan dia pun menghentikan laju mobilnya.


" kamu masih lapar? tadi kan udah makan banyak baget Lex?!" ucap Kenan tak percaya.


" iya aku pegen bakso di sana," Alexa menunjuk warung bakso di sebrang jalan.

__ADS_1


" tapi kan rame banget Lex, kita nyari makan di tempat lain y?!" tolak Kenan melihat tempatnya yang begitu rame dia tidak mungkin makan di sana.


" ya udah kalau ngak mau aku turun sendiri, ntar aku pulang naik taxi" ucap Alexa dengan kesal.


" udah deh Lex, nanti nyuruh bibi aja buat beli bakso di komplek rumah" Kenan tetap pada pendiriannya dia ngak mau nuruti permintaan istrinya dan langsung melajukan kembali mobilnya.


mendapat penolakan dari Kenan entah mengapa Alexa merasa begitu sedih, padahal dia tidak pernah seperti itu sebelumnya apa lagi merengek hanya sekedar untuk makan bakso.


selama perjalanan Alexa diam tatapanya di arahkan ke kaca samping, dan tak terasa dia tertidur.


" dia semakin aneh saja, ngak pernah dia seperti ini hanya karna aku menolak di ajak makan bakso dia begitu sedih,?!" gumam Kenan dalam hati sambil sesekali mengarahkan pandanganya ke arah istrinya.


mobil Kenan sudah sampai di kediaman rumah keluarga angara. setelah mobilnya di parkiran dia membangunkan istrinya tapi entah kenapa Alexa begitu lelap sampai dia tidak bergeming saat di bangunkan.


akhirnya Kenan memutuskan mengendong istrinya kedalam rumah.


saat Kenan masuk kedalam nampak bunda terlihat kaget melihat Kenan mengendong menantunya itu.


" sayang istrimu kenapa nak?! ucap bunda panik dia berlari menghampiri Kenan tapi sesaat berhenti saat Kenan mengisyaratkan kalau Alexa tertidur.


"hufff,, bunda kira Alexa kenapa kenapa" bunda membuang nafa panjang merasa lega.


" entah kenapa bunda yakin nak, kamu sudah mulai mencintai istrimu tapi kamu belum menyadarinya" ucap bunda pelan dia menatap pungung anaknya.


setelah Kenan membaringkan istrinya di tempat tidur dia langsung bergegas keluar karna sedari tadi ponselnya berdering dan saat dia melihat layar ponselnya ternyata pangilang dari Sesil. di luar kamar Kenan mengangkat telp.


" haloo,,," ucap Kenan


" sayang kamu lagi ngapain si, aku telp dari tadi ngak di angkat?! kamu kan udah janji mau temenin aku ke acara nikahan sepupu aku?!" ucap Sesil


" ia, acaranya kan nanti malam?! ini baru jam berapa?" seru Kenan sambil melihat jam tanganya.

__ADS_1


" ya udah pokoknya aku ngak mau kamu telat jemput aku, sebelum jam 6 sore kamu udah harus di rumah aku?!" tanpa menunggu jawaban Sesil langsung menutup pangilanya. membuat Kenan mengerutkan alisnya, dia merasa kalau Sesil sekarang sudah berubah tidak seperti dulu, dia sekarang suka memaksa dan bawel.


** Jagan lupa dukunganya ya,,, untuk para readers mohon bantu vote dan likenya dan juga Jagan lupa tinggalkan coment kalian agar author selalu semangat. terimakasih**


__ADS_2