
Kenan keluar dari kamar mandi, dia sudah berpakaian rapi sekarang. Kenan menatap tajam ke arah istrinya itu.
" kenapa kau tidak keluar?" ucap Kenan dingin.
" cieh,,, dasar labil" decak Alexa lalu dia pergi keluar dari kamar melewati suaminya begitu saja membuat Kenan tersenyum.
Sebenarnya Kenan hanya pura pura marah, dia ingin melihat bagaimana sikap istrinya kalalu dia marah, ternyata di luar dugaannya Alexa justru nampak lebih kesal darinya.
Alexa sudah duduk di ruang makan, nampak sekali wajahnya yang masih cemberut. Kenan berjalan ke arahnya dan duduk di hadapannya.
" Bi, pada kemana kok sepi?" ucap Alexa ke bibi saat bibi menyiapkan makanan setelah di panaskan karna mereka turun terlalu lama jadi makananya sudah dingin.
" Bapak sudah pergi ke kantor non, kalau ibu tadi dapet telphon dari temanya terus ibu pergi katanya ada urusan" ucap bibi menjelaskan.
" o,, ya udah makasih ya bi?" ucap Alexa tersenyum kepada bibi.
" Non Alexa mau bibi buatin jeruk peras?" ucap bibi
" Ngak usah Bi, biar dia minum susu?!" ucap Kenan tiba tiba, membuat istrinya menatapnya.
"Kalau gitu bibi pamit mau belanja kepasar dulu ya den,non?" ucap bibi
Alexa dan Kenanpun memulai sarapan mereka, saat Alexa melihat menu makananya raut wajahnya berubah masam dan Kenan memperhatinya itu.
" Kenapa?" ucap Kenan menyelidik
" Ngak?!" saut Alexa datar.
Kenan pun segera mengisi piringnya dengan nasi goreng dengan telur dadar dengan sosis dan menambahkannya dengan bawang goreng. dia mulai memasukan makananya kedalam mulut. berbeda dengan Alexa yang hanya mengkorek-korek nasi yang ia ambi.
" Kenapa ngak makan?" tanya Kenan
" Emm,,,, aku ngak nafsu makan," jawabnya
" Lex, kamu harus makan? kasian anak kita kalau Momynya ngak makan, ntar baby-nya kelaparan?!" Kenan berusaha merayu istrinya, karna dia tau betul akhir akhir ini istrinya sangat pemilih sekali dalam urusan makanan.
Alexa tidak menjawab dia lebih memilih mengabiskan susu yang di buatkan bibi, sebenarnya dia engan untuk minum tapi mengingat yang bibi buatin adalah susu hamil dan dia juga ngak mau baby-nya kenapa-kenapa jadi terpaksa ia minum susu sampai habis tak tersisa.
Kenan menyungingkan sudut bibirnya melihat istrinya menghabiskan susu di gelasnya, merasa senang ternyata istrinya juga perduli dengan calon anak mereka.
Kenanpun buru-buru melanjutkan makanya karna kini ALexa sudah bangkit dari tempat duduknya dan pergi naik kembali ke lantai dua menuju kamarnya.
Di kamar Alexa kembali membaringkan tubuhnya di tempat tidur dia memejamkan mata karna merasa pusing dan mual.
dia merasa hari itu moodnya jadi jelek gara-gara kelakuan suaminya yang menurutnya seperti anak kecil.
Tak lama terdengar suara langkah kaki mendekat Alexa membuka matanya nampak sosok suaminya kini telah berdiri di samping tempat tidur.
" kamu kenapa?" tanya Kenan
" ngak apa-apa kok?!" saut Alexa dia kembali memejamkan matanya.
Merasa khawatir Kenan pun duduk di tepian tempat tidur.
dia menatap istrinya yang kini benyandarkan tubunhnya di bantalan tempat tidur.
" Aku tinggal ke kampus ya?" ucap Kenan satu tanganya kini berada di paha istrinya.
membuat si pemilik tubuh membuka matanya dan menatapnya tajam.
__ADS_1
" Bukanya kamu marah sama aku?!" ucap Alexa sambil mengibaskan tangan suaminya.
" Ya kan marahnya tadi, sekarang emang ngak boleh kalau marahnya udahan?" ucap Kenan dengan senyum mengembang di wajahnya.
merasa lucu melihat istrinya yang sedang ngambek.
" Cieh,,, dasar labil?!" gerutu Alexa Kenan terkekeh di buatnya.
" Udah Jagan ngambek lagi, aku minta maaf ya?" ucap Kenan dia mengacak acak rambut istrinya.
" Ih siapa yang ngambek?!" bantah Alexa
Kenan bangun dari duduknya lalu ia mengambil jam tangan di atas nakas dan memakainya.
keman mengambil jaket dan juga tas nampak ia sedang bersiap diri untuk berangkat ke kampus.
" Aku tinggal ngak apa-apa kan?" ucap kenan
" Tinggal kemana?" ucap Alexa heran.
" Ya ke kampus dong sayang, hari ini kan ada kuliah" ucap Kenan dia kembali lagi duduk di samping istrinya.
" Kamu di rumah aja istirahat" ucap Kenan
" Aku juga mau ke kampus, aku ngak mau dirumah yang ada ntar aku tambah pusing!" seru Alexa dia beranjak dari tempat tidur dan bersiap diri tak lupa dia sedikit memoles wajahnya dengan bedak dan juga lipstik.
" Kamu beneran mau ke kampus?" Kenan meyakinkan istrinya lagi karna dia khawatir dengan kondisi istrinya yang nampak kurang enak badan.
" Iya, buruan kalau ngak aku berangkat sendiri!" Alexa keluar begitu saja meninggalkan suaminya, membuat Kenan sedikit kesal dan diapun berlari menyusul istrinya.
" Apa wanita hamil menyebalkan seperti dia?" gerutu kenan.
***
nampak sekali raut wajah yang sedang menahan emosi, wanita itu berbicara dengan terisak.
wanita itu tak lain adalah Sesil, dia sengaja menceritakan apa yang terjadi pada malam pesta pernikahan sepupunya itu.
Tomi dan virgo begitu kaget, marah dan tentunya kecewa.
bagaimana tidak? sahabat yang selama ini sudah mereka anggap seperti saudara tega membohongi mereka.
tak cuma itu, sesilpun mejelek-jelekan Alexa seolah-olah alexalah yang salah karna tega merebut kekasihnya.
" brengsek baget tu Kenan? tega mainin cewek!!" ucap virgo
" tapi Alexa lebih brengsek lagi, tampangnya aja kalem ternyata pelakor!!" ucap virgo lagi dia benar-benar marah.
Dari tadi Tomi hanya diam, dia sama sekali tidak berbicara tapi nampak jelas dia begitu marah dan kecewa.
selama ini Tomi benar-benar mencintai Alexa bahkan dia rela jika Alexa bahagia dengan pilihanya yang selama ini dia ketahui kemal lah calon suaminya.
" Tom Lo kenapa? kok diem?"ucap Sesil yang kini lebih tenang dari sebelumnya.
" Gw ngak apa-apa sil" saut Tomi
Dan tak lama nampak mobil Kenan melaju menuju tempat parkir.
Kenan dan Alexa turun dari mobil, Tomi yang melihat itu langsung saja dia bangkit dan berjalan menghapiri keduanya dengan wajah yang penuh emosi.
__ADS_1
tiba-tiba Tomi mencengkram kerah baju Kenan dan memukulnya Hinga tubuh Kenan terpental kebelakang.
" Kenan..." teriak Alexa panik kala melihat suaminya jatuh.
Dia langsung membantu suaminya untuk berdiri.
" kamu apa-apaan si tom, kenapa kamu pukul Kenan?" teriak Alexa
Virgo dan Sesil berlari mendekat. terlihat jelas Virgo memandang sinis ke arah keduanya tidak dengan Sesil dia memasang tampang sendu seolah-olah dia benar benar menjadi korban oleh sepasang suami istri itu.
" kenapa lo mukul gw?!" ucap Kenan sambil memegangi sudut bibirnya yang sedikit mengeluarkan darah.
" Lo pantes dapetin itu, gw ngak nyangka Lo sebrengsek itu Ken?!" ucap Tomi penuh amarah.
Kini Tomi kembali maju hendak memukul kembali sahabatnya itu tapi Alexa segela menghalanginya.
Alexa berdiri di depan tubuh suaminya dia juga memegangi lengan Tomi yang sudah dia angkat.
" sudah tom aku mohon tolong berhenti, Jagan pukul Kenan lagi?" ucap Alexa yang kini sudah mulai menangis.
" cieh,,, dasar pelakor!! ngak usah pake acara nangis segala deh Lo, wajah lo yang cantik itu ngak bisa nutupi hati Lo yang busuk!!" ucap virgo yang sudah terhasut oleh ucapan Sesil.
"Udah tom,go, gw ngak mau kalian jadi gini gara-gara gw. cukup gw saja yang merasa sakit gw ngak mau kalian jadi orang jahat di sini?" ucap Sesil dengan tatapan sendu sengaja dia buat agar mereka semakin merasa kasihan terhadapnya.
" Sil, gw minta maaf kita bisa bicarakan baik-baik sil gw ngak mau kita saling benci kayak gini?" ucap Alexa dia mendekat ke Sesil dan mencoba memegang tangannya tapi bukanya menyambut Sesil malah mengibaskan tangan Alexa hingga dia hampir terjatuh tapi untungnya Tomi cepat menahanya.
" Alexa,,," dari kejauhan terdengan seseorang meneriakan nama Alexa.
orang itu tak lain adalah Linda, Linda melihat alexa yang hampir terjatuh dia langsung berlari menghampirinya takut terjadi apa-apa karna sahabatnya kini sedang mengandung.
" kamu ngak apa-apa?" Kenan meraih tangan Alexa yang sedang di pegang Tomi, Tomipun memundurkan tubuhnya.
" kamu beneran ngak apa-apa kan?" ucap Kenan khawatir.
" kamu apa-apaan si sil, emang aku salah disini tapi kamu ngak berhak kasar sama dia?!" bentak Kenan kepada mantan kekasihnya itu.
" kok Lo jadi nyalahi Sesil si? salahin tu bini Lo yang sok lemah" ucap virgo kembali membela Sesil dia benar benar sudah kemakan oleh cerita yang Sesil buat.
" diam Lo, dasar ubur-ubur beracun!!" ucap Linda dia lalu melihat ke Alexa
" Lo ngak apa-apa kan Lex?" ucap Linda cemas dia benar benar khawatir dengan sahabatnya itu.
Alexa hanya menggeleng dia masih memegang erat tangan suaminya.
" eh ngapain Lo ikut campur, Dateng-dateng nimbrung aja!!" gerutu virgo
" emang kenapa kalau gw ikut campur, dia sahabat gw mau apa Lo?" tantang Linda dengan kedua tanganya yang ada di pingang.
" udah go, kalian ngak perlu kaya gini karna gw" ucap Sesil dengan wajah sendunya.
" Ken Lo urus tu ubur-ubur beracun sama dua penasehatnya gw bawa Alexa dulu" ucap Linda dia mengajak Alexa pergi sebenarnya Alexa khawatir dengan suaminya takut-takut kalau Tomi kembali memukulnya tapi karna dia merasa pusing dan mual kembali jadi dia terpaksa mengikuti sahabtnya itu.
" tom, go, gw tau gw salah. gw juga ngak marah karna Lo udah mukul gw tom. tapi asal kalian tau buka Alexa yang ngerebut gw dari Sesil tapi gw sendiri yang memilih dia, gw emang salah sil gw udah jahat sama elo. gw harap Lo bisa buka lembaran baru dan lupain gw karna sekarang di hidup gw cuma ada keluarga gw Alexa dan calon anak kami" kenan berusaha menahan egonya biar bagaimanapun disini dia memang salah, dia membuat semua orang terluka bukan cuma Sesil,Alexa tapi dia tau Tomi juga terluka karna selama ini dia tau Tomi mencintai istrinya.
Setelah berbicara Kenan pergi meninggalkan mereka bertiga, Virgo dan Tomi terdiam tapi tidak dengan Sesil dia berusaha menahan Kenan dan terus memohon tapi Kenan tidak lagi menghiraukanya karna kini hanya Alexa yang ada di dalam hatinya.
*****
happy reading para readers,,,,, mohon maaf jika up nya lama.
__ADS_1
Jagan lupa dukunganya ya biar kaka_ selalu semangat dalam berkarya dan kaka_ ucapkan terimaksih banyak karna udah suka dengan karna kaka_ yang pertama ini.
🤗🤗😘😘😘😘