
Hari ini Alexa di perbolehkan pulang, semua keluarga sudah berkumpul untuk mengantar Alexa pulang kerumah begitu juga Linda dan Virgo yang sudah datang sedari pagi.
" kamu yakin mau pulang sekarang" ucap Kemal lembut.
Linda menyengol lengan Virgo dan berbisik
"lihat tu kak kemal manis banget sama Alexa"
" bisa diem ngak tu mulut, Lo ngak liat tu wajah laki nya udah Kaya kepiting rebus" bisik Virgo.
ya, memang Kenan nampak sedikit kesal dengan apa yang ia lihat. padahal hal seperti itu sudah sering sekali terjadi.
" iya kak, aku ngak betah aku pengen pulang" ucap Alexa.
Setelah semua selesai bunda dan ayah juga sudah datang setelah berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi anaknya Kenan, karna memang mereka belum tau perkembangan dari kenan. mereka pulang ke rumah Kenan dengan Alexa dan Kenan naik mobil bersama Linda dan asistenya, sedangkan ayah dan bunda bersama Lisa dan juga kemal. sedangkan Tomi dan Virgo mereka naik motor masing-masing karna saat kerumah sakit mereka naik motor.
***
Sesampainya saat mobil Kenan sampai kemal langsung mendekat membuka pintu mobil dan mengangkat Alexa dari sana. tapi sebelum itu nampak Alexa melihat ke suaminya seakan dia meminta izin kepada suaminya. dan Kenan menganguk pelan dan sedikit menyungingkan senyuman. setelah itu Alexa pun di gendong kemal masuk kedalam rumah.
Tanpa mereka sadari bukan hanya Kenan yang merasa sedih karna dalam kondisi seperti itu di tidak bisa berbuat apa-apa, tapi ada juga sosok lain yang merasa sedih melihat orang yang ia cintai memberikan perhatian yang lebih untuk wanita lain.
" kenapa kamu selalu bersikap seperti itu mal, apa kamu tidak pernah benar-benar mencintai aku sekarang" batu Lisa.
**flashback**
Hari ini Lisa melakukan pertemuan dengan klien di restoran yang ada di salah satu mall. saat dia hendak pulang setelah selesai dia perpapasan dengan seseorang.
" selamat siang kak Lisa" sapa orang itu yang adalah Sesil.
Lisa menoleh ke arah suara dia nampak bingung" maaf anda_" ucap Lisa dia berusaha ramah dengan orang yang baru ia lihat itu.
" kenalin kak, aku Sesil aku teman dekat Kenan" ucap Sesil dengan PD nya dia memperkenalkan diri.
__ADS_1
Lisa mengerutkan alisnya " teman dekat" Lisa mencoba untuk meyakinkan kembali.
" iya kak" seru Sesil tersenyum.
melihat expresi Lisa yang bingung Sesil langsung melancarkan rencananya. " Oya kak ada waktu sebentar, aku mau bicara dengan kakak" ucap Sesil.
awalnya Lisa menolak tapi karna dia menyebutkan nama tunanganya kemal diapun semakin penasaran dan akhirnya dia mengikuti permintaan Sesil.
mereka masuk kembali ke dalam mall, mencari tempat duduk di salah satu kafe di sana.
" sebenarnya apa yang kamu mau bicarakan" ucap Lisa.
" kakak mau pesan makanan atau minum?" ucap Sesil nampak basa-basi.
sepertinya Lisa sudah sangat jengah dengan tingkah Sesil yang menurutnya sangat bertele-tele.
" aku minum aja" ucap Lisa.
" ok" dan sesilpun memangil pelayan dan memesan minuman.
Sesil tersenyum " gini kak, sebenarnya aku mau bicara soal kak kemal" ucap Sesil.
mendengar nama tunanganya di sebut Lisa mengerutkan alisnya " kenapa dengan kemal" ucap Lisa.
" kakak tau kan selama ini kak kemal sangat dekat sekali dengan adik iparnya" ucap Sesil.
" maksud kamu Alexa" tanya Lisa.
Sesil tersenyum kembali " benar sekali, aku hanya mau kasih tau kakak, lebih baik sebelum terlambat aku hanya kasian saja sama kakak kalau nanti akan memiliki nasib yang sama denganku" ucap Sesil dan membuat Lisa semakin bingung terhadapnya.
Sebenarnya Lisa sudah sedikit banyak mengetahui soal Kisan Alexa dan Kenan dan tentunya wanita ular yang sekarang di hadapannya itu. tapi karna dari awal Sesil menyebut soal tunanganya dia merasa dia perlu mendengarka apa yang Sesil akan bicarakan.
" aku rasa kamu langsung saja pada intinya, aku ngak ada banyak waktu" ucap Lisa kini dia sedikit terlihat kesal.
__ADS_1
" kakak tau kan selama ini kak kemal sangat dekat dekan Alexa, aku cuma ngak mau nanti nasib kakak seperti aku. aku di campakkan oleh Kenan karna wanita itu. dan aku takut kak kemal juga akan melakukan hal yang sama" tutur Sesil.
Lisa mengerutkan kedua alisnya " maksud kamu kemal dan Alexa selingkuh di belakang aku dan suaminya" ucap Sesil kini dia nampak emosi.
melihat respon Lisa Sesil tertawa dalam hati " aku tidak bermaksud seperti itu, aku cuma mengingatkan kakak harus mencegah itu terjadi. selama ini Alexa menerima semua perlakuan sepesial dari kak kemal bahkan dia sengaja mencari perhatian lebih. kakak tau kan kak kemal ora seperti apa, dia pasti tidak pernah bisa menolak apapun permintaan orang terdekatnya" tutur Sesil.
sejenak Lisa terdiam dia masih memikirkan apa yang Sesil ucapkan " apa benar, sebenarnya mereka ada hubungan di belakang kami" ucap Lisa dalam hati.
" kak_" suara Sesil membuyarkan lamunan Lisa.
" maafin aku kak, aku ngak ada maksud untuk bikin kakak jadi sedih. aku hanya ingin mengingatkan agar kakak lebih hati-hati karna sebenarnya Alexa tidak sebaik dan se naif yang kita lihat selama ini. karna aku sudah menjadi korbannya" ucap Sesil dan tak lama dia pamit karna merasa apa yang menjadi tujuannya sudah berhasil.
" bagus Lisa, permainan akan semakin seru jika kamu juga terlibat di dalamnya. kita lihat saja aku akan menghancurkan wanita j****g itu sampai hancur tak bersisa" ucap Sesil dalam hati.
setelah Sesil pergi Lisa masih termenung " apa benar yang wanita tadi ucapkan, apa Alexa tidak sebaik yang aku lihat"
** flashback of **
Setelah Alexa di bawa ke kamarnya satu persatu dari mereka berpamitan dan kini hanya tersisa kemal dan Lisa. entah kenapa kemal seakan tidak mau untuk meninggalkan Alexa dan itu membuat Lisa semakin yakin akan apa yang ia dengar dari Sesil tempo hari.
" kak, sekarang kakak dan kak Lisa Bali ge ke kantor biar Alexa aku yang jaga" ucap kenan
" iya kak, aku mau istirahat" ucap Alexa
kemal sempat berfikir dan kemudia dia menganguk dan tersenyu.
" ayo Lis,," ajak kemal dia meraih tangan Lisa dengan lembut.
Lisa kaget dengan apa yang kemal lakukan dan lalu dia tersenyum " Lex, Ken, kami pergi dulu ya. kamu banyak-banyak istirahat ya lex" ucap Lisa dan mereka pergi meninggalkan kamar Kenan dan Alexa.
Dalam perjalanan Lisa sesekali menatap Kenan dia masih sibuk dengan fikirannya. " apa aku terlalu berfikir jahat tentang kamu mal, atau memang aku terlalu naif karna tidak bisa menerima kenyataan" batin Lisa
****
__ADS_1
happy reading semua,,,,, Jagan lupa dukunganya ya😊🤗😘😘😘😘😘