
hampir sebulan Kenan di rawat dan dia belum sadarkan diri dari komanya. Alexa yang kondisinya sudah membaik dia berusaha keras untuk tetap sehat dan kuat agar bayi yang ia kandung bisa lahir dengan selamat dan bisa berkumpul kembali bersama suaminya.
setiap hari Alexa selalu datang kerumah sakit di antar kemal sebelum dia kekantor, dan akan kembali ke rumah saat kemal menjemputnya sepulang kerja.
selama kemal koma semua pekerjaan kemal dan Lisa yang menangani semua, ayah mempercayakan semua kepada anak dan calon menantunya itu.
hari ini kebetulan hari libur, semua keluarga memutuskan untuk berkumpul menemani Kenan di rumah sakit. ayah dan bunda bersama dengan Alexa pergi bersama supir sedangkan Lisa berdua dengan kemal.
selama perjalanan Lisa dan kemal hanya diam, memang semenjak kejadia kecelakaan itu keduanya nampak jarang mengobrol urusan pribadi. biasanya mereka hanya membahas urusan pekerjaan dan juga kondisi Kenan. Lisa memang wanita yang baik, dia bisa menerima keadaan itu tanpa pernah mengeluh dan apa lagi dia selalu merasa bersalah karna kejadian malam itu.
** flashback on**
" maafin aku. karna semua ini kesalahanku" ucap Lisa sambil mengengam tangan kemal yang masih diam membisu.
" andai saja aku tidak memaksa untuk melakukan pesta itu pasti semua tidak akan seperti ini" ucap Lisa dalam tangisnya.
Lisa merasa bersalah karna memang pesta pertunangan itu Lisa yang meminta padahal sejak awal kemal sudah menolak dia lebih suka untuk mengadakan syukuran dengan keluarga inti saja tapi Lisa memaksa dengan alasan biar semua ora tau kalau dia dan kemal sudah terikat.
" mal, aku minta maaf aku benar-benar minta maaf. hikz,,,hikz,,hikz,,," suara isakan Lisa membuat kemal mengalihkan tatapanya kini dia menatap wanita yang sekarang sudah menjadi tunangannya itu.
" sudah kamu Jagan menangis, semua sudah terjadi dan ini bukan salah kamu" ucap kemal.
" yang terpenting sekarang kita berdoa agar Kenan dan Alexa baik-baik saja" ucap kemal lagi dia berusaha untuk tersenyum karna dia tida mau Lisa terus-terusan menyalahkan diri atas kejadia itu.
** flasback of**
" mal_" pangil Lisa nampak jelas ada keraguan saat dia memangil nama tunanganya itu.
" Jagan bilang kamu mau minta maaf lagi" seru kemal, Lisa tersenyum kaku mendengar ucapan kemal.
" ngak kok siapa yang mau minta maaf" ucap Lisa
" oo,, kirain, ada apa? ucap kemal dengan tetap fokus menyetir.
__ADS_1
" Alexa hebat ya, dia bisa sekuat itu menghadapi keadaan sekarang" ucap Lisa kemal sempat melihat ke arahnya dan kembali lagi menatap ke depan.
" iya dia memang wanita kuat, karna bukan cuma saat ini dia harus mendapatkan ujian dalam hubunganya" tutur kemal
" maksudnya?" ucap Lisa penasaran.
kemal pun menceritakan semua kepada Lisa, dari awal pertemuan ya, hubungan dengan Kenan dan juga Kenan yang masih memiliki kekasih begitu juga soal sebenarnya dia yang di jodohkan dengan Alexa. kemal menyadari perubahan expresi wajah Lisa saat mendengar sebenarnya Alexa yang di jodohkan dengannya.
" apa kamu juga akan sekuat itu untuk pertahanin aku" ucap kemal sontak Lisa yang tadi menundukan kepalanya kini mendongak menatap kemal dan berucap.
" walaupun yang aku lakukan tidak sama, tapi aku juga akan perjuangin cinta aku sampai kapanpun" ucap Lisa dengan serius.
" masa_??" kemal berusaha menggoda Lisa karna dia tau Lisa juga pasti tertekan dengan situasi sekarang. kemal berusaha mencairkan suasana.
" ih nyebelin, orang serius juga masih aja becanda" Lisa nampak kesal dia melipat kedua tanganya dan membuang pandanganya ke luar sendela membuat kemal terkekeh di buatnya.
" iya, iya sorry masa gitu aja ngambek" kemal mengusap pucuk kepala tunangannya itu dan berhasil membuat Lisa tersenyum kembali.
***
Di rumah sakit seseorang sedang duduk di samping Kenan, dengan kedua tanganya mengengam erat tangan Kenan.
nampak air mata mengalir membasahi pipi orang itu yang tak lain adalah Sesil.
ya, Sesil mengunakan kesempatan untuk menemani Kenan di saat keluarganya tidak berada di sana. dia merasa begitu sedih melihat orang yang sangat ia cintai terbaring koma.
" maafin aku aku sayang, bukan maksud aku melukai kamu." ucap Sesil
" harusnya wanita j****g itu yang berbaring disini bukan kamu, kenapa kamu harus tolongi dia" ucap Sesil raut wajahnya berubah penuh emosi.
Dan tiba-tiba Sesil merasakan pergerakan pada tangan Kenan, sontak ia kaget dia kembali memastikan apa yang ia rasaka. barusan. dan benar saja bukan cuma tangan Kenan yang mulai bergerak tapi mata Kenan kini perlahan terbuka. melihat itu Sesil segera memangil dokter.
saat dokter datang Sesil di minta untuk menunggu di luar dan dia pun duduk di luar sambil terus berdoa agar laki-laki yang sangan ia cintai segera sadar.
__ADS_1
tak lama Alexa datang bersama kedua mertuanya dan di susul kemal dan Lisa di belakang mereka. saat mereka melihat Sesil yang sedang berdiri di depan ruangan Kenan mereka seakan tidak menganggap kehadian wanita itu. saat Alexa hendak membuka pintu kamar Sesil menghentikanya.
" tunggu" seru Sesil membuat semua menoleh kepadanya.
" Jagan masuk dulu, di dalam ada dokter yang sedang memeriksa kondisi Kenan" tutur Sesil
" apa maksud kamu, ngapain kamu disini?" bentak bunda yang nampak jengah melihat Sesil. dan saat Sesil berusaha menjelaskan pintu kamar terbuka dan keluarlah dokter yang memeriksa Kenan.
" dok, bagaimana kondisi anak saya" ucap ayah merasa khawatir.
" ada kamar bagus untuk anda dan keluarga pak, putra anda sudah sadar" ucap dokter.
mendengar itu semua merasa kaget, rasa bahagia dan terharu mendengar berita bahagia itu. bahkan Alexa kembali menangis mendengarnya.
" sadar dok,?" ucap kemal kembali memastikan.
" iya pak kemal, adik anda sudah sadar. tapi_" semua kembali terdiam menunggu dokter menyelesaikan ucapanya.
" kita masih harus melakukan pemeriksaan lanjut pada pasien dan semoga semua baik-baik saja" ucap dokter.
" apa kami bisa masuk dok?"
" silahkan, karna memang saat ini keluargalah yang pasien butuhkan tapi ingat pasien tidak boleh terlalu banyak bicara Jagan biarkan otanga untuk bekerja terlalu banyak karna beresiko" tutur dokter.
Alexa beserta yang lainya masuk ke dalam, saat semua sudah masuk kemal berbicara dengan Sesil.
" aku ngak tau apa sebenarnya niat kamu, tapi aku ngak akan lepasin siapapun orang yang mau mencelakai Alexa termasuk kamu, ingat itu baik-baik" ucap kemal penuh penekanan membuat tubuh Sesil sedikit begetar dan wajahnya memucat mendengar ancaman dari kemal.
" ngak mungkin dia tau, ngak akan aku biarkan orang lain tau akulah dalang semuanya" batin sesil.
***
jangan lupa untuk vote,like, dan coment ya🤗😘🙏
__ADS_1