
hari pun sudah berganti malam tapi Alexa engan untuk pulang kerumah dia masih engan kalau harus bertemu dengan suaminya, setelah pulang dari pantai kemal mengajak alexa berkeliling kota entah apa yang di cari sampai waktu menjunjukan pukul 8 malam, kemal pun mengajak Alexa ke resto kesukaan Alexa.
Alexa makan dengan lahap, sesekali kemal menyuapi Alexa dengan makanan punya dia. beberapa kali kemal membersihkan pingiran mulut Alexa karna belepotan saat makan. ntah mengapa semua kesedihan Alexa seperti terobati saat berdua dengan kemal.
dari kejauhan dari meja ujung ada yang sedang memperhatikan mereka.
" eh coba liat, itu kan Alexa?" ucap virgo. ternyata Kenan,Sesil,Tomi, dan virgo melanjutkan acara tadi siang. mereka sempat menghubungi Alexa tapi ponselnya tidak bisa di hubungi.
" eh iya itu Alexa, dia sama siapa?" ucap Sesil penasaran.
" mungkin itu calon suaminya Alexa" ucap Tomi datar, Kenan yang mendengar nama istrinya di sebut langsung berbalik menatap arah meja ujung dekat jendela.
" Alexa kak kemal" gumam Kenan
" sayang, itu Alexa sama siapa?" tanya Sesil ke Kenan tapi Kenan hanya diam.
" eh kita gabung mereka aja yuk, mumpung pesanan kita belom Dateng" ajak Sesil dia penasaran dengan siapa Alexa karna kalau memang Alexa punya hubungan dengan cowok lain berati hubunganya dengan Kenan tetap aman.
awalnya Kenan menolak tapi karna Sesil memaksa dan virgo juga begitu akhirnya Kenan terpaksa ikut, padahal Tomi juga malas karena dia masih belom bisa move on dari Alexa.
" Lex,,," suara Sesil memangil Alexa membuat Alexa dan kemal menoleh bersamaan.
dan betapa kagetnya Alexa melihat empat sosok yang sangat dia kenal.
" eh,,kalian" Alexa nampak kaget akan kedatangan suami dan teman temanya.
" Lex, kita gabung ya?" seru Virgo tanpa basa basi.
" gabung?" ucap Alexa dia menatap kemal meminta izin seakan faham maksud Alexa kemal pun menganguk pelan.
" silahkan, gabung aja" ucap alexa.
mereka pun duduk bergabung di meja kemal dan Alexa.
Kenan hanya diam Sesil sesekali melirik ke arah Kenan dan alexa.
" Lex sapa ni, kok ngak di kenalin?" ucap Sesil
" eh,, Oya kenalin ini o,,,, maksud aku kak kemal" Alexa menarik nafas dalam hampir saja dia menyebut om.
__ADS_1
" kemal, Kenan, kok namanya hampir pirip dan liat kalian kok mirip ya?" ucap virgo merasa banyak kemiripan kemal dengan Kenan
" dia kakak ku" ucap Kenan tiba tiba membuat semua menatapnya kaget.
" apa,, dia kakak kamu sayang?" ucap Sesil menekan kata sayang.
" gila ni Alexa, dia selangkah lebih maju dari dugaanku, mendengar Kenan lebih milih aku dia langsung gebet kakaknya Kenan, dasar Uler" gerutu Sesil dalam hati.
" jadi calon suami Lo abangnya Kenan Lex? selama ini kenapa Lo nutupin dari kita, dan Lo Ken pura pura ngak tau lagi!!" ucap virgo kesal dengan temanya itu.
" jadi dia calon suaminya Alexa, pantas Alexa tidak menolak perjodohan itu dia tampan, dewasa, tajir dan keliatan sangan baik" gumam Tomi dalam hati merasa tak pantas jika harus bersaing dengan kemal kakaknya Kenan.
" haloo semua aku kemal kakaknya Kenan, kita belom pernah ketemu sebelumnya karna memang tinggal di luar" ucap kemal
" kakak beneran calonya Alexa?" ucap Sesil dia sengaja menanyakan di depan Kenan dan yang lain.
kemal tidak menjawab, dia hanya menatap lembut Alexa dan mengengam erat tangan Alexa.
Alexa kaget dengan tindakan kemal dia menatapnya tajam tapi Kemal membalas dengan senyuman.
mereka berdua tidak menyadari ada dua orang di depan mereka yang saat ini sedang kacau perasaanya.
karna merasa tidak nyaman Alexa pergi ke toilet, selang beberapa waktu Kenan pun berpamitan ketoilet padahal dia ingin berbicara dengan Alexa.
Kenan menunggu Alexa di depan pintu toilet, saat Alexa keluar dia menarik Alexa membawanya ketempat yang sepi.
" lepas Ken," seru Alexa dia kesal dengan tingkah suaminya itu.
" kamu sengaja ya lex bawa kak kemal kesini biar ketemu sama Sesil dan yang lain?" ucap Kenan nampak ada raut kemarahan di sana. mendengar itu Alexa mengerutkan alisnya.
" apa maksud kamu, aku sendiri ngak tau kalian kesini?!" ucap Alexa kesal.
" alesan kamu, aku tau kamu masih marah sama aku tapi dengan kamu kesini dengan kak kemal semua kacau, bagaimana aku menjelaskan dengan Sesil kamu bertunangan sama aku dan pacaran dengan kakaku?!" kini suara Kenan meninggi tiba tiba ada suara terdengar di belakang mereka.
" pelankan suaramu" ucap kemal rupanya dia mendengar pembicaraan adiknya dan Alexa
" kakak" ucap Kenan kaget.
" kakak ngak habis fikir, kamu jadi pecundang dan di butakan cinta. kakak sudah pernah ingatkan untuk tidak memberiku kesempatan merebutnya, dan kini dengan tangan terbuka lebar kau melemparnya.
__ADS_1
kini saatnya aku butikan ucapanku. Jagan harap kamu bisa mengapainya walau hanya bayanganya" ucap kemal dia nampak marah dengan aura yang begitu tajam seakan akan setiap katanya mengeluarkan pisau yang siap menancap.
kemal meraih tangan Alexa dia mengajak Alexa pergi meninggalkan adiknya yang masih diam mematung.
***
saat di mobil dalam perjalan pulang kemal hanya diam dia memang dalam keadaan tidak baik baik saja karna itu dia lebih memilih untuk diam dia tidak mau membuat Alexa takut.
" dari dulu aku ngak pernah liat om semenakutkan itu, kelihatanya dia benar benar marah pada Kenan. aku harus gimana? aku ngak mau karna aku kakak beradik yang tadinya saling menghormati jadi berantem?!" ucap Alexa dalam hati dia merasa begitu sedih dan bingung.
setelah sampai di rumah kemal dan Alexa masuk, saat mereka melewati ruang keluarga bunda memangil mereka.
" kemal, Alexa." pangi bunda mereka pun menoleh dan menghampiri bunda dan ayah di ruang keluarga.
" iya Bun," ucap kemal
" kalian dari mana, kenapa ngak ada yang angkat telp bunda. ngak kamu ngak adikmu sama saja, dan kamu sayang kenapa ponselmu ngak bisa di hubungi?!" tanya bunda nampak kekecewaan di wajahnya.
"maafin aku Bun, hp aku lowbat" ucap Alexa kemudian dia maju mendekat ibu mertuanya dan memeluknya erat.
bunda yang tadinya kesal menjadi tersenyum karna dia tidak bisa marah dengan menantu kesayangannya itu.
" suamimu mana nak?" tanya ayah.
" masih ada urusan di luar yah." Alexa berbohon karna dia tidak tau sekarang suaminya sedang di mana.
" yah Bun, Alex naik dulu y?" ucap Alexa
" kamu seharian sama Alexa nak?" tanya bunda ke kemal,kemal hanya menganguk kemudian dia duduk di samping ayahnya.
" apa Alexa dan Kenan baik baik aja nak?" tanya ayah.
" apa mereka bertengkar? terus kamu memanfaatkan kesempatan itu?!" ucap bunda menyelidik.
" ngak lah Bun, justru Kenan yang memberi kesempatan buat aku memanfaatkan itu" ucap kemal
" maksud kamu?" tanya bunda bingung dengan apa yang anaknya ucapkan.
" nanti ayah dan bunda juga akan tau maksud kemal, udah ah kemal istirahat dulu" kemal meninggalkan kedua orang tuanya yang masih penasaran akan maksud ucapannya tadi.
__ADS_1
*** happy reading smua,,,,, Jagan lupa vote,like and koment ya,,,,,****