Ketulusan Cinta Alexa

Ketulusan Cinta Alexa
Menginginkanya


__ADS_3

Setelah selesai mandi Kenan dan Alexa turun ke bawah bergabung dengan ayah dan bunda di meja makan.


"Bun, yah" sapa Alexa


" eh anak bunda cantik yang seharian ngak kelihatan" ucap bunda


" maaf,," dengan manja Alexa menggelayut memeluk ibu mertuanya. membuat sang ayah dan bunda tersenyum melihatnya.


" ayo duduk, sekarang kita makan dulu" ucap ayah.


" ini bunda udah bikinin capcay ayam dan sate ayam pesenan kamu" ucap bunda.


" ih asik,,, bunda baik baget si" ucap Alexa manja dia merentangkan tangan dengan memberi ciuam jarak jauh untuk ibu mertuanya membuat ayah dan Kenan mengeleng-gelengkan kepala meresa tingkah mantunya itu benar-benar lucu.


seperti biasa mereka makan tanpa mengeluarkan suara karna itu sudah menjadi kebiasaan keluarga Anggara. barulah setelah selesai satu- persatu dari mereka mulai berbicara.


" Ken gimana persiapan kamu untuk lusa" tanya ayah membuat Alexa yang sedang asik mengupas jeruk mendokan wajahnya dan melirik suaminya yang duduk di sebelahnya.


" semua sudah di urus yah, tinggal nanti lusa berangkat" ucap Kenan sambil melirik istrinya.


" Oya yah, Alexa mau ngomong yah" ucapnya lagi. membuat ayah dan bunda menatanya bersamaan.


" mau ngomong apa nak?" tanya ayah.


" em- e- itu yah" Alexa menatap suaminya Kenan menganguk pelan.


" kenapa nak? ayo ngomong aja" ucap bunda.


" Alexa mau ikut Kenan ke Singapura boleh ngak?" dengan ragu-ragu Alexa memberanikan diri berbicara.


" kamu mau ikut ke Singapura?" tanya bunda lagi. dan Alexa hanya menganguk.


" tapi sayang kamu kan lagi hamil muda, nanti kalau kamu kecapekan gimana, disana suamimu pasti sibuk baget nanti kamu sendirian di sana sayang" ucap bunda, wajarlah kalau bunda khawatir karna Alexa menantu pertama di keluarga itu dan sekarang dia juga sedang mengandung cucu pertama mereka.


Mendengar ucapan ibu mertuanya Alexa nampak menunduk ada raut kesedihan disana. menyadari itu Kenan menggengam tangan Alexa.


" bunda biar Alexa ikut, lagian selama menikah dengan putra kita dia belum pernah pergi bulan madu kan? anggap saja mereka pergi bulan madu setelah urusan kerjaan selesai biar mereka tinggal disana untuk dua atau tiga hari." ucap ayah


" tapi yah,,," ucapan bunda terpotong saat dia melihat kode dari suaminya, bunda menatap mematunya yang kini menunduk merasa kecewa karna ibu mertuanya tidak mengizinkan.


Bunda mendekat ke Alexa, bunda duduk disampingnya. di usapnya pungung menantu dengan lembut. membuat Alexa mendongakkan kepalanya dan tersenyum yang nampak di paksakan itu.

__ADS_1


" sayang bukan bunda tidak mengizinkan kamu pergi. tapi bunda kawatir dengan keselamatanmu" ucap bunda


" bunda tenang aja nanti kemal juga ikut, biar kemal yang menjaga menantu kita" ucap ayah.


" kemal ikut?" tanya bunda dengan expresi sedikit kaget, bunda si senang karna ada kemal yang menjaga menantunya tapi ada sedikit kekawatiran karna bunda tau bagaimana perasaan anak sulungnya itu terhadap menantunya.


" iya Bun, ada kakak yang jagain Alexa buat aku. bunda tenang saja" ucap Kenan meyakinkan.


" kalau begitu bunda izinin, tapi kamu harus ingat ya kamu harus kabari Buda setiap saat, ngak boleh kecapekan dan selalu minum vitamin dan susu kamu" ucap bunda protektif terhadap menantunya.


mendapat izin dari ibu mertuanya alexapun tersenyum sumpringah karna bahagia. dia pun memeluk ibu mertuanya itu.


" makasih bunda, makah juga ayah" ucap Alexa tersenyum kepada keduanya.


***


setelah selesai Kenan dan Alexa kembali beristirahat di kamar.


Alexa naik ke atas tempat tidur dia duduk bersandar di bantalan tempat tidur dengan bantal yang ada di pangkuanya sambil memainkan ponselnya.


Sedangkan Kenan tadi sempat turun lagi mengambil susu dan buah untuk istrinya. tak lama Kenan masuk kembali kekamar dengan kedua tanganya membawa piring dan gelas.


"Sayang kamu melupakan ini." ucap Kenan dengan mengarahkan tatapanya ke gelas dan piring yang iya bawa.


" ya buat nanti kalau kamu lapar" Kenan meletakanya di atas nakas dan kini menaiki tempat tidur. dia berbaring di samping tubuh istrinya dan melingkarkan tangannya di pingang istrinya. membuat Alexa mengeliat geli.


" Jagan gitu, aku geli" ucap Alexa


" kamu harus terbiasa mulai sekarang," ucap Kenan yang kini sudah membenamkan wajahnya di perut istrinya itu.


sesekali Alexa merusaha menjauhkan kepala suaminya dari sana tapi percuma Kenan mengeratkan pelukanya.


" Ken ada yang mau aku tanyakan" ucap Alexa.


" soal apa?" saut Kenan tapi dia masih dalam posisi yang sama.


" soal om,, eh kak kemal" ucap Alexa mengoreksi pangilanya ke kemal. mendengar nama kakaknya di sebut kenan bangun dan kini duduk menghadap istrinya dengan tatapan menyelidik.


" bisa tidak mulai sekarang kamu Jagan pangil kakaku dengan pangilan om" ucap kemal dengan kesal.


" kenapa?" Alexa mengerutkan dahinya.

__ADS_1


" ya aku ngak suka aja, dia itu kakak ipar kamu kamu harus pangil dia kakak ipar. biar semua orang tau kalau kamu adik iparnya kakakku bukan pacar ataupun istrinya" mendengar suaminya marah bukanya takut malah membuat Alexa terkekeh.


" kenapa kamu malah ketawa?" teriak kemal membuat Alexa seketika diam tapi kemudian tertawa lagi.


karna istrinya itu menertawainya bahkan tidak berhenti walaupun dia sudah memintanya Kenan pura-pura ngambek. dia kembali menjatuhkan dirimu di tempat tidur tapi dengan posisi membelakangi istrinya.


" ciehh,,,, dasar labil, gitu aja ngambek" gerutu Alexa.


" Ken, kenan, Kenan sayang masa gitu aja ngambek" Alexa berusaha merayu suaminya tapi tetap tidak ada pergerakan di sana. membuat Alexa sedikit kesal.


" Ken, kamu beneran ngambek ? ya udah aku mau telp om biar dia bawa aku tidur di apartemen" seketika Kenan baerbalik kemudia mendekap tubuh istrinya dengan posisi kini Alesa di atas tubuhnya.


" auw lepas" teriak Alexa


" ngak boleh, kamu ngak boleh pergi kemana-mana apa lagi dengan pria lain" ucap Kenan yang memeluk erat tubuh istrinya.


" lepas, salah sendiri siapa yang nyuruh ngambekan" gerutu Alexa.


" kanapa jadi kamu yang marah?!" seru Kenan dan tiba-tiba dia memegangi tengkuk leher istrinya dan menariknya kebawah. kini bibir mereka bertemu. Kenan mencium istrinya dengan rakus membuat istrinya kesulitan bernafas. Alexa mendorong tubuh suaminya dan kini dia terlepas dari pelukan Kenan.


" kau mau membunuhku?" seru alexa.


Kenan hanya tersenyum.


" siapa yang mau membunuhmu? makanya kamu nikmati Jagan hanya diam" ucapan Kenan mengoda membuat wajah Alexa memerah karna malu.


Kenan sudah tidak bisa mengendalikan hasratnya. dia bangun dan mendorong tubuh istrinya Hinga kini dia berada di atas istrinya.


" lepas" seru Alexa


" pleace,,, aku menginginkannya" suara Kenan kini terdengar parau. tanpa menunggu jawaban istrinya Kenan langsung saja mencium kembali istrinya dan tanganya mulai menyusup kedalam baju istrinya.


Tak ada penolakan disana membuat sudut bibir Kenan terangkat.


Kenan menyalurkan hasratnya dengan lembut karna sekarang istrinya sedang hamil. mereka melewatkan malam dengan panjang dengan penuh gairah. Alexa nampak begitu kelelahan setelah beberapa kali suaminya mencapai puncaknya.


kini Alexa tertidur lelap, Kenan mengecup lembut pipi istrinya sebelum ia membersihkan diri ke kamar mandi dan kemudia beristirahat di samping istrinya.


***


happy reading,,,,, 😊😊😊

__ADS_1


Jagan lupa dukungan kalian ya🤗🤗😘


__ADS_2