
Sesampainya di kantor Alexa dan kemal langsung masuk ke dalam.
saat melewati lobi semua mata karyawan menatap ke arah Alexa. mereka penasaran siapa walita yang bersama atasan mereka itu karna setau mereka Alexa pernah juga datang ke kantor bersama dengan Kenan.
" Iyo wanita yang dulu pernah di bawa pak Kenan kan? kok sekarang sama pak kemal?" bisik salah satu karyawan.
" iya, gw kira dia istrinya pak Kenan ngak taunya sekarang sama si pangeran gw" saut karyawan satunya dengan expresi kesal karna di kantor banyak sekali yang mengagumi sosok kemal karna karismanya yang begitu kuat.
Alexa sedikit merasa sirih karna dia tau banyak mata yang memperhatikannya. Alexa berjalan pelan dan menundukan wajahnya membuat dia menabrak pungung kemal yang berhenti tiba-tiba.
" aow,,,," pekik Alexa kaget karna dia menabrak pungung kakak iparnya itu.
" kamu nyari apa di bawah, ada uang jatuh?" ucap kemal mengelus pucuk kepala Alexa dengan senyum yang bisa membuat semua wanita terpesona akan ketampanannya.
" duh,,,, manis baget gw mau donk di gituin?" rajuk salah karyawan tadi yang bergosip.
Kemal lalu mengandeng tangan Alexa menuju lift naik ke ruangan suaminya mengunakan lift khusus.
tak lama pintu lift terbuka kemal berjalan menuju ruangan Kenan dan di ikuti Alexa di belakangnya.
" selamat siang pak kemal dan Bu Alexa" sapa Rere skretaris Kenan yang kebetulan baru keluar dari ruangan boznya.
" siang juga Mbk Rere" saut Alexa
" Kenan ada di ruangannya re? ucap kemal.
" iya pak, pak Kenan baru selesai meeting" ucap Rere.
Kemal dan Alexa pun masuk ke ruangan Kenan. nampak Kenan sedang sibuk dengan berkas-berkas yang ada di hadapannya dengan wajah yang begitu serius.
Saat mendengar suara pintu terbuka dan melihat sosok yang ada di belakang tubuh kakaknya raut wajahnya berubah seketika.
Senyum mengembang di wajahnya.
Kenan berdiri menghampiri istrinya sedangkang Kemal sudah duduk di sofa. memperhatikan keduanya.
__ADS_1
" kamu baik-baik aja?" ucap Kenan lembut
" iya aku baik-baik aja, luka kamu masih sakit?" ucap Alexa sambil memegang pipi suaminya karna sudut bibirnya sedikit membiru karna kejadian tadi pagi.a
" ngak apa-apa hanya luka kecil" ucap kemal dia mengengam tanga istrinya dan menciumnya. mereka tak sadar kalalu di sana ada Kemal yang memperhatikannya.
Kemal berusaha tenang dengan apa yang ia lihat. walaupun hati bergejolak tapi dia tetap berusaha menerimanya karna bagaimanapun dia tidak berhak untuk merebut kebahagiaan keduanya. apa lagi semua karna kesalahan dia sendiri.
" eehem,,," deheman Kemal membuat keduanya menatap ke arah kearah suara. nampak Alexa sedikit salah tingkah tapi tidak dengan Kenan.
"kalian lupa aku disini?" ucap Kemal kesal.
" hehehe,,,, sory" Kenan mengajak istrinya duduk Alexa benar-benar merasakan perbedaan sikap Kenan terhadapnya.
Dulu dia tidak pernah membayangkan hubunganya dengan Kenan akan sampai ke tahan sekarang ini. apa lagi mengingat dulu Kenan sangat membencinya.
" Oya ken, persiapan kita di singapur apa sudah siap semua?"ucap kemal
" semua sudah di urus Rere, kita tinggal berangkat lusa" ucap Kenan
" bilang sama Rere siapkan satu tiket lagi" ucap kemal dia melirik kembali adik iparnya itu dan kini nampak sudut bibir Alexa terangkat.
" Untuk siapa?" ucap Kenan dia memperhatikan sikap kakak dan istrinya yang nampak sedang main isyarat.
" untuk ibu hamil yang sedang ngidam" mendengar ucapan Kakaknya Kenan pun mengerutkan alisnya menatap ke arah istrinya yang kini sudah tertunduk karna malu.
" kamu mau ikut Lex? tanya Kenan Alexa hanya tersenyum kecut dia sendiri tidak yakin kalau suaminya mengijinkan dia ikut. dia bukan Kemal yang tidak pernah menolak permintaan Alexa.
" tapi kamu kan sedang hamil, nanti kalalu kamu kenapa-kenapa gimana?" ucap Kenan mengawatirkan kondisi istrinya.
" biarkan dia ikut, biar kakak yang akan menjaganya untuk mu" ucap kemal menekan kata untukmu. karna sebenarnya urusan kerjaan di singapur adalah kerjaan Kenan tapi karna Kemal lebih pengalaman dan dia juga tinggal di sana sebelumnya jadi Kemal di minta ayahnya untuk mendampingi adiknya itu.
Kenan menatap istrinya yang nampak kecewa karna raut wajahnya kini berubah.
Sebenarnya bukan karna kehamilan Alexa alasan utama Kenan ragu mengajak istrinya. tapi karna disana Alexa akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan kakaknya Kemal dan itu akan membuat dia tidak fokus dengan pekerjaanya. tapi dia juga tidak mau membuat istrinya bersedih di usia kandungannya yang masih rentang ini.
__ADS_1
" ok deh, kamu ikut. tapi harus izin sama bunda dan ayah dulu ya? dan apapun yang ayah dan bunda bilang kamu harus nurut?" ucap Kenan dan seketika wajah Alexa berubah tak secemberut tadi. senyum mengembang di sana dia langsung memeluk kemal yang duduk di sampingnya dia tidak sadar kalau tindakannya membuat suaminya kesal.
" ehem,,,," deheman Kenan membuat Alexa sadar akan tindakannya. dia langsung melepas pelukanya dari kemal dan menatap suaminya dengan senyum kecut dan mengangkat kedua jari telunjuk dan jari tengahnya.
Sedangkan Kemal hanya tersenyum geli melihat kelakuan adik dan adik iparnya itu.
" Dengan kalian seperti ini sudah membuatku bahagia" batin Kemal.
**
Karna ada rapat dengan dewan direksi Kemal dan Kenan meninggalkan Alexa sendiri di ruangannya.
Alexa sebenarnya sedikit kesal karna dia harus menunggu lagi tapi dia ngak mau egois semua juga demi masa depan mereka.
Karna bosan Alexa memutuskan untuk pergi keluar.
"Anda mau kemana Bu Alexa?" ucap Rere skretaris Kenan saat melihat Alexa keluar dari ruangan boz nya karna Kenan berpesan padanya untuk mengawasi Alexa Jagan biarkan dia pergi sendirian.
" eh,, aku bosan di dalam Mbk Rere aku mau keliling kantor bentar" ucap Alexa
"tapi pak Kenan berpesan kalau ibu harus menunggu di dalam" ucap Rere dengan simpan.
" Mbk Rere boleh ngak kalau pangi aku Alexa aja, aku ngak nyaman kalau di pagi ibu aku masih muda" ucap Alexa dengan expresi yang mengemaskan membuat Rere tersenyum
" pantesan kedua anak pemilik perusahaan ini posesif baget sama Bu Alexa dia begitu cantik dan ramah. apa pak kemal juga suka sama Bu Alexa ya dia?" batin Rere
" kok diam Mbk Rere?" seketika Rere sadar dari lamunannya.
" ngak apa-apa Bu? ibu kan istri pak Kenan boz saya" ucap Rere dia masih saja terlihat sungkan.
" pangil aku Mbk aja gimana" ucap Alexa awalnya Rere berfikir sejenak kemudia dia tersenyum pada Alexa.
" Ok sekrang aku jalan-jalan dulu ya, bentar aja kok?" ucap Alexa
" tapi Mbk" belum selesai Rere berbicara Alexa sudah pergi begitu saja.
__ADS_1
***