
kenan memperhatikan wajah istrinya, wajah yang begitu cantik, dengan bilu mata lentik dan bibir yang merona.
" maafin aku lex, aku udah ngelakuin gini ke kamu" ucap kenan pelan.
pelan pelan alexa membuka matanya, dia melihat ke arah suaminya, dan dia langsung bangung.
" aou,,," alexa meringis kesakitan.
kenan yang mendengar itu lantas menoleh ke arah alexa.
" kamu kenapa, sakit? apa perlu aku bantu?" ucap kenan
" ngak usah ngak papa kok?!" seru alexa, dengan tertatih dia pergi menuju kamarnya dengan berbalut selimut.
kenan bangun dari tempat tidur, saat dia berbalik dia melihar noda merah di seprai tempat tidur.
" kenapa bisa lepas kontrol si, gw udah rengut kesucian alexa. gimana ini?! ucap kenan merasa khawatir dengan istrinya.
setelah mereka selesai bersih bersih, alexa dan kenan keluar kamar masing masing menuju meja makan.
mereka saling diam ada rasa cangung di antara mereka.
" lex, maafin gw buat kejadian semalem?! gw ngak, tau gw salah lo pasti marah baget sama gw?!" ucap kenan meminta maaf dengan tulus kepada istrinya, ada rasa khawatir pada diri kenan karna memang selama ini dia lah yang selalu memberi batas pada hubungan mereka.
" gw anggap semalem gw ngejalanin kewajiban gw sebagai seorang istri ken. lo ngak perlu minta maaf?!" ucap alexa santai, padahal di dalam hatinya dia kecewa akan sikap suaminya.
"deg,," jantung kenan serasa berhenti berdetak ada perasaan aneh mendengan ucapan istrinya tentang kewajiban sebagai seorang istri, karna memang selama ini bukan alexa yang ia cintai.
setelah selesai sarapan kenan pergi ke kampus dan alexa tidak berangkat karna memang tidak memungkinkan untuk dia berangkat.
__ADS_1
di dalam kamar alexa merenungi nasibnya, dia membayangkan bagaimana kelak jika memang kenan meninggalkanya untuk bersama sesil, bagai mana nasibnya kalau dia harus menyandang status janda.
tampa ia sadari air mata menetes membasahi pipinya. dia sudah tidak bisa menahan tangisnya lagi. dan swara ponselnya terdengar.
ia lihat di layar ponselnya tertera nama om mesum. sebelom mengangkat dia usap dilu air mata yang masih menempel di pipi mulusnya.
" hallo om?" sapa alexa
" le, kamu baik baik aja kan?" seri kemal merasa kawatir dengan alexa yang terdengar seperti hanis nangis.
" om mesum,,,," belom selesai alexa bicara dia menangis sejadi jadinya, dia merasa sudah tidak bisa menahan kesedihanya.
" le, kamu kenapa? apa ada masalah? coba tenang dulu?" ucap kemal berusaha menenangkan alexa.
" om,,, aku butuh pungung om saat ini?!" ucap alexa terbata bata sesegukan karna menangis.
" ok le, tunggu aku ya? sekarang juga aku kesana. tunggu aku ya?seru kenan dan langsung mematikan telpnya.
setelah beberapa jam akhirnya kemal sampai di jakarta. dia langsung menghubungi alexa seperti biasa mereka akan bertemu di resto favorit alexa, karna memang selama ini alexa tidak memberi tau dimana dia tinggal.
setelah menunggu hampir 20menit alexa tiba di lestoran, dia berlari dan langsung memeluk kemal dia menangis kembali.
" om mesum, hisk,,hisk,,hisk,," alexa kembali menangis di pelukan kemal
" kamu ya dateng dateng mewek aja, malu tu di liatin orang?!" goda kemal,
alexa melepas pelukanya dan menengok kanan kiri seketika dia berhenti menangis karna memang saat itu resto sedang banyak pengu jung.
" ayo duduk sini?!" ucap kemal. alexa duduk berhadapan dengan kemal. nampak mata yang sembab pipi yang merah mungkin karna kebanyakan menangis.
__ADS_1
sebenarnya kemal kasihan dan kawatir akan kondisi alexa, tapi bukan kemal namanya kalau dia tidak bisa membuat alexa melupakan kesedihanya.
" le kamu pas mau keluar rumah ngaca dulu ngak le?" ucap kemal
" emangnya kenapa?!" seru alexa bingung dengan ucapan kemal, lantas dia merapikan rambut dan pakaianya.
" ada yang salah ya,?!" ucap alexa lagi.
" heheheg,,,," kemal hanya tertawa.
" kok ketawa si, dasar om mesum aneh?!" gerutu alexa merasa kesal dengan kemal.
" tadi pas pertama aku liat kamu aku sampai kaget, kirain kamu abis kena tonjok?!" ucap kemal
" maksudnya?" alexa mengerutkan alis nya.
" tu mata kamu bengkak udah kaya kena tonjong aja, dan lagi ti pipi kenapa merah gitu? makanya kalau pake mak up tu ngaca?!" seru kemal dengan aksi jailnya, alexa melempar serbet yang ada di meja dia merasa kesal karna kemal selalu mengodanya tapi ada rasa lega setidaknya sudah ada kemal yang bisa menghiburnya.
" nah gitu dong, kalau senyum kan jadi cantik?! ngak serem kaya tadi?!!" ucap kemal kembali menghibur alexa.
kemal senang karna sudah bisa melihay senyum alexa lagi.
" om, makasih ya selama ini udah mau jadi temen aku?! tiap aku butuh om pasti om dateng?!" ucap alexa
" aku kan udah pernah bilang kapanpun kamu butuh aku, tinggal kamu pangil namaku pasti aku muncul?!" seru kemal membusungkan dadanya sambil mengangkat satu alisnya.
" emang situ jin?!dasar om mesum aneh?!" seru alexa
sebelom membicarakan masalah inti kemal dan alexa makan terlebih dahulu, seperti biasa kemal memesan makanan kesukaan alexa, ntah mulai kapan hubungan alexa dan kemal menjadi lebih dekat, alexa yang tadinya jutek baget dengan kemal sekarang dia seperti gadis kecil manja bila di hadapan kemal, dan ntah kenapa kemal selalu memperlakun alexa layaknya seorang kekasih, dan kadang seperti seorang adik kecil.
__ADS_1
**happy reading,,,,**