
"siapa dia kenapa hatiku terasa damai saat melihatnya, senyumnya sangat menawan." batin Gilang saat berpapasan dengan seseorang
Gilang Arya Setiawan anak SMK kelas 11. Dia merupakan anak yang cukup berprestasi di segala bidang.
Dan seseorang yang dilihat Gilang adalah Reina Putri Maharani dia adalah adik kelas Gilang.
"bro lo tau gak cewek yang tadi lewat anak mana??" tanya Gilang pada Farhan temannya
"yang mana yang tadi lewat gak cuma satu orang kali." jawab Farhan
"kaya pernah liat dimana ya.. oh ya gue inget dia kan yang nungguin bus didepan gang sana." batin Rizqi teman Gilang
"itukan kelasnya bentar bukannya itu anak osis yang suka sama Erna berarti dia teman sekelasnya gampang cari info nih gue" gumam Rizqi
Gilang bersahabat dengan Rizqi Farhan dan Reza mereka berteman sejak kelas 10 kecuali Rizqi dan Gilang karena mereka sudah berteman sejak kecil. Sejak pertama melihat Reina Gilang sudah tertarik padanya begitu pun Rizqi tapi tak ada yang tau diantara keduanya.
Reina adalah gadis yang polos lugu dan pemalu dia lebih banyak diam. Dia akan banyak bicara pada sahabatnya Naina Yasmin dan Meysa. mereka berteman sejak SMP.
Saat itu Naina sedang ada urusan osis jadi dia pergi kekelas 11 TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) 1 dimana kelas Gilang berada dia bukan berurusan dengan Gilang melainlan dengan Erna teman sekelas Gilang. Erna itu partnernya diOSIS.
Setelah selesai urusan Naina ditanya oleh Rizqi yang menghadangnya di depan pintu.
"Hei cantik boleh kenalan gak?" tanya Rizqi
"apaan si kak minggir deh gak ada urusan gue sama lo." jawab Naina ketus
"eits ada dong urusannya kalo lo gak mau kasih tau nama lo, lo gak boleh lewat." kata Rizqi sambil merentangkan tangan nya
"Naina" jawab Naina singkat
__ADS_1
"udah sana minggir gue mau lewat" lanjutnya
"gue Rizqi salam kenal" Rizqi mejulurkan tangan
tapi tidak ditanggapin oleh Naina dan langsung ditanggapi oleh Reza.
"ak..aku Reza kak" jawab Reza sambil mengedipkan matanya yang langsung disanbut gelak tawa teman teman sekelasnya.
Karena malu Naina langsung pergi meninggalkan kerumunan tersebut.
"gila gila malu banget gue" kata Naina saat sampai kelasnya
"malu kenapa biasanya juga malu maluin lu." canda Meysa
"kenapa sie??" tanya Reina
"ya elah Na cuma diajak kenalan aja heboh banget ap lagi kalo diajak pacaran??" kali ini Yasmin yang bicara
"dia tu ganteng banget hitam manis gitu." kata Naina malu malu
Saat sedang asyik bersenda gurau tiba tiba bel tanda masuk berbunyi dan mengharuskan mereka duduk dibangku masing masing.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Keesokan paginya Reina dan Yasmin sedang menunggu bus di depan gang rumahnya. Tanpa Reina sadari dia melihat Rizqi lewat naik motor schooternya dan tersenyum. Rizqi yang menyadari itupun ikut tersenyum dan terus berlalu. Tak berapa lama bus yang biasa ditumpangi Reina dan Yasmin pun datang.
Saat sampai didepan sekolah mereka turun dan berjalan menuju kelasnya. Disana masih terlihat sepi.
"sepi amat kita yang kepagian apa mereka yang kesiangan ya Yas.?" tanya Reina pada Yasmin
__ADS_1
Plak
"aw.. kok lu nampol gue sie Yas gue salaah apa??" tanya Reina sambil mengusap usap lengannya
"ehehhe maaf deh abis lu pertanyaannya ngeselin sie.. kalo gak buru buru berangkat keburu buanya penuh."jawab Yasmin santai.
Disisi lain
"Hei Naina." sapa Rizqi
"hemm. paan?" kata Naina
"dih jutek amat. gue mau nanya itu yang lagi ngobrol depan kelas lu sapa??" tanya Rizqi.
"dih kepo" jawab Naina ketus
"iya nih gue kepo jadi siapa dia??" tanya Rizqi lagi
"yang berdiri namanya Yasmin kalo yang duduk itu Reina. udahkan bye." jawab Naina langsung belalu meninggalkan Rizqi.
Setelah tau namanya Rizqi pun cerita pada temen temennya. Disitu Gilang masih diam karena belum tau nama gadis yang dia lihat dan yang Rizqi maksud adalah orang yang sama.
Dari kejauhan Gilang memperhatikan Reina yang sedang berjalan bersama teman temannya, muncul ide jahil Gilang dia pura pura berjalan dan menabrak nya dan disitu Gilang mengambil kesempatan untuk melihat name tag gadis itu. Dan betapa terkejutnya Gilang saat tau namanya.
🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰
maaf jika banyak typo dan ceritanya masih lempeng lempeng aja.
jujur ini cerita pertamaku masih kaku untuk memulainya.
__ADS_1